Hal Penting yang Harus Dipersiapkan untuk Studi di Jerman

Studi di Jerman – Negara Jerman merupakan salah satu negara maju di Eropa yang menjadi favorit banyak mahasiswa yang ingin kuliah di luar negeri. Negara ini terkenal sebagai negara para peneliti dan tokoh-tokoh sukses seperti Albert Einstein, BJ Habibie, dan lain sebagainya.

Bahkan beberapa universitas di Jerman banyak yang telah berhasil meraih peringkat sebagai 100 besar universitas terbaik di dunia. Tak heran jika banyak pelajar yang berbondong-bondong ingin studi di Jerman dengan harapan bisa belajar banyak hal untuk meningkatkan wawasan dan karir mereka ke depannya.

Mengapa Harus Kuliah di Jerman?

Mengapa Harus Kuliah di Jerman?

Banyak alasan yang bisa memotivasi kamu untuk kuliah di Jerman karena negara ini merupakan destinasi kuliah di luar negeri yang sangat ideal. Mulai dari kualitas edukasi tingkat dunia, pemandangan alam yang indah, budaya yang menarik dengan multikultural dari orang-orang yang datang dari berbagai negara, hingga kehidupan perkotaan yang menyenangkan.

Jerman memiliki sistem pendidikan yang paling bergengsi di Eropa bahkan di tingkat dunia. Negara ini juga memiliki ekonomi terbesar dan terkuat nomor empat di dunia. Bahkan negara ini juga terkenal sangat aman bagi pendatang karena merupakan salah satu negara di Eropa yang memiliki tingkat kriminal terendah di dunia.

Baca Juga  Sekolah Sambil Kerja Melalui Program Ausbildung di Jerman

Berbagai fasilitas seperti pendidikan dan kesehatan pun bisa didapatkan secara gratis untuk semua penduduknya. Tak heran jika negara ini dinobatkan sebagai negara dengan populasi yang paling bahagia dan menduduki peringkat ke-17 dunia.

Tidak perlu diragukan lagi, kualitas pendidikan di universitas-universitas Jerman sudah terbukti di tingkat internasional.

Banyak lulusan Jerman yang berhasil menjadi ilmuwan, teknisi, bankir, dan peneliti terbaik di dunia. Beberapa jurusan mulai di bidang ekonomi, sosial, pendidikan, teknik, sastra, hingga kedokteran bisa kamu pilih di berbagai universitas di negara ini.

3 Jenis Institusi Studi di Jerman

3 Jenis Institusi Studi di Jerman

Universitas yang ada di Jerman cenderung bersifat internasional dan memiliki standar yang tinggi atau dikenal dengan sebutan pendidikan tersier (tingkat tinggi). Pada dasarnya, jenis institusi untuk studi di Jerman terdiri dari 3 jenis berikut, yaitu:

1. Universitas (Universitäten)

Jenis institusi ini menawarkan disiplin ilmu yang beragam dan berfokus pada riset secara khusus. Sehingga sistem di universitas lebih berorientasi pada teori dengan komponen yang berorientasi pada riset.

2. Universitas Ilmu Terapan (Fachhochschulen)

Jenis institusi ini lebih berkonsentrasi pada program studi khusus jurusan di bidang teknik dan disiplin teknis lainnya, pekerjaan sosial, bisnis, dan desain.

Setiap mahasiswa yang sekolah di Universitas Ilmu Terapan akan diharuskan untuk magang di industri atau perusahaan yang sesuai dengan programnya. Misi umum yang diterapkan adalah riset dan pembangunan yang berfokus pada orientasi aplikasi dan karakter profesional bidang studinya.

3. Universitas Seni/Musik (Kunst-und Musikhochschulen)

Sesuai namanya, institusi jenis ini hanya khusus menawarkan studi untuk karir di bidang musik dan kesenian. Mulai dari jurusan production, directing, perfilman, penulisan skrip teater, dan media lainnya.

Hal-Hal yang Harus Disiapkan untuk Studi di Jerman

Hal yang Harus Disiapkan untuk Studi di Jerman

Setiap calon mahasiswa yang ingin mendaftar kuliah tentu harus mempersiapkan beberapa persyaratan atau hal-hal lain yang dapat mendukung proses belajar-mengajar, tak terkecuali untuk studi di Jerman.

1. Penguasaan Bahasa Inggris dan Jerman

Sangat jarang bisa ditemui bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa pengantar untuk perkuliahan di universitas-universitas Jerman. Bahasa Jerman menjadi bahasa utama yang digunakan sebagai pengantar perkuliahan selain juga bahasa Inggris.

Calon mahasiswa universitas di Jerman harus memenuhi persyaratan administrasi bahasa Jerman yang bisa ditempuh dalam waktu satu tahun. Tak heran jika untuk lulus strata Sarjana 1 akan membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan perkuliahan di Indonesia.

Selain diperlukan untuk membantu kamu dalam mengikuti perkuliahan, kemampuan bahasa asing khususnya bahasa Jerman akan sangat membantu kamu untuk berkomunikasi dengan penduduk sekitar.

Kamu juga akan dengan mudah memahami beberapa papan petunjuk di fasilitas-fasilitas umum. Level kemampuan bahasa Jerman yang disyaratkan dan perlu dimiliki oleh calon mahasiswa setidaknya adalah level dasar B1 atau B2.

Baca Juga  Tips Memilih Kursus Bahasa Jerman Untuk B1 dan B2

2. Biaya

Biaya untuk pendidikan merupakan faktor utama yang harus disiapkan sebelum memutuskan untuk kuliah. Karena tidak bisa dipungkiri lagi bahwa setiap jenjang pendidikan pasti membutuhkan biaya. Mulai dari biaya pendidikan (SPP), biaya buku dan alat tulis, hingga biaya untuk transportasi.

Terlebih lagi jika kamu memilih untuk kuliah di luar negeri, tentu kamu akan membutuhkan biaya tambahan yang lebih banyak seperti biaya tiket pesawat, tempat tinggal selama di luar negeri, biaya makan, hingga biaya untuk refreshing. Namun, kamu masih bisa mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan biaya kuliah dan biaya hidup selama di Jerman secara gratis melalui program beasiswa.

3. Kualifikasi Penerimaan Universitas

Setiap kampus atau universitas tentu mengharuskan calon mahasiswanya yang mendaftar untuk memenuhi beberapa persyaratan tertentu. Khususnya persyaratan administrasi untuk kualifikasi penerimaan mahasiswa di universitas.

Contohnya seperti surat keterangan ijazah kelulusan atau “hochschulzugangsberechtigung”, sertifikat TOEFL/IELTS/SAT, nilai rapport, serta sertifikat-sertifikat penghargaan lainnya. Persyaratan administrasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan pihak kampus apakah calon mahasiswa yang mendaftar diterima atau tidak untuk kuliah di kampus tersebut.

4. Persyaratan Administrasi atau Dokumen

Mengingat pelajar di Indonesia yang akan mendaftar di luar negeri merupakan mahasiswa asing di Jerman, tentu ada dokumen persyaratan yang harus dipenuhi sebagai bentuk ijin untuk mengikuti perkuliahan di Jerman.

Visa yang digunakan untuk kuliah di Jerman tentu berbeda dengan Visa Schengen atau visa yang biasanya digunakan sebagai visa turis ke Eropa. Untuk kuliah di Jerman, setiap mahasiswa dari luar negara ini harus memiliki visa Nasional yang masa berlakunya hingga masa studi di Jerman selesai.

Kamu bisa mendapatkan dokumen ini dengan cara mendaftar di kedutaan Jerman di Indonesia dengan menyiapkan biaya sebesar EUR 75 dan mempersiapkan beberapa dokumen seperti berikut:

• Dokumen paspor yang masih berlaku

• Laporan rekening koran atau buku tabungan sebagai bukti ketersediaan dana untuk biaya hidup selama kuliah di sana

• Konfirmasi pendaftaran dari universitas

• Konfirmasi penerimaan dari universitas

• Konfirmasi pertanggungan asuransi

Selain dokumen visa, mahasiswa yang kuliah di Jerman juga memerlukan asuransi kesehatan sebagai salah satu syarat untuk melamar residence permit atau izin tinggal.

5. Tes Bakat dan Kecerdasan (Aptitude Test)

Test for Foreign Students diperlukan untuk mengukur kemampuan berupa bakat dan kecerdasan apa yang dimiliki oleh peserta yang mendaftar masuk universitas di Jerman. Tes ini akan sangat membantu untuk mengukur apakah seseorang bisa menyelesaikan program atau jurusan yang diambil atau tidak.

Tes bakat dan kecerdasan ini terdiri dari tiga bagian yaitu The Core Test, tes bahasa “onScreen”, dan modul tes subyek tertentu (subject specific test modules).

Baca Juga  Studienkolleg Indonesia: Persyaratan dan Langkah-Langkah Pendaftaran

6. Mengikuti Kelas Persiapan Studienkolleg

Studienkolleg merupakan pre-university course atau kelas persiapan sebagai salah satu tahapan yang harus dilalui untuk melanjutkan kuliah di Jerman. Kelas persiapan ini diadakan dengan tujuan untuk menyetarakan kemampuan akademis calon mahasiswa mengingat setiap negara tentu memiliki kurikulum yang berbeda pada setiap jenjang sekolahnya.

Selain itu, adanya kelas studienkolleg ini adalah untuk membantu pelajar agar bisa menggunakan bahasa Jerman sehari-hari tanpa kendala. Terdapat dua jenis studienkolleg yang menyesuaikan dengan dua jenis universitas yang ada di Jerman, yaitu:

• Fachhochschule (FH) merupakan kelas persiapan untuk masuk ke jenis institusi FH yang memiliki ciri bidang perkuliahan hanya mencakup IT, bisnis, teknik, dan desain serta penekanan kurikulumnya lebih berfokus pada penerapan dalam keseharian industri dan pekerjaan. Jenjang pendidikan ini hanya tersedia pada tingkat S1 dan S2.

• Universitat (Uni) merupakan jenjang pendidikan yang mencakup bisnis dan IT, IPA murni, teknik, humaniora, kedokteran, serta ilmu sosial. Fokus kurikulum pada jenis institusi pendidikan ini adalah pada teori dan pengembangan ilmu yang dipelajari.

Salah satu hal yang perlu dijunjung tinggi saat merantau dan mengikuti pendidikan di negeri orang adalah tetap menjaga attitude yang baik. Seperti pepatah yang berbunyi “di mana langit dijunjung, di situ bumi berpijak” yang memiliki makna untuk tetap menjaga adat istiadat dan budaya di tempat tinggal baru selama di luar negeri.

Tidak cukup hanya mengandalkan nilai akademis dan rapot yang bagus, karakter dan sifat baik yang dipupuk selama kuliah akan menjadi modal penting untuk meniti karir selanjutnya. Tentu saja untuk bisa studi di Jerman juga tidak bisa lepas dari kerja keras dan ketekunan kamu dalam belajar

Dan untuk kalian yang ingin studi ke Jerman maka bisa memanfaatkan berbagai macam program pendidikan di Virtu Education, klik banner di bawah ini untuk informasi selengkapnya.

Leave a comment