Mengupas Perbedaan Sistem Pendidikan Di Jerman dan Indonesia

Sistem Pendidikan Di Jerman – Apakah anda membayangkan sistem pendidikan di Jerman sama dengan di Indonesia. Sepertinya anda harus merubah mindset lebih awal. Karena sistem pendidikan di negara maju terkemuka di Eropa Barat ini 180 derajat berbeda jauh dengan di Indonesia.

Kenapa bisa demikian? Jerman dalam sejarahnya sendiri telah melalui hal-hal berat dalam sektor pendidikan, melakukan uji coba berbagai kurikulum, serta menjadi bagian dari pemain politik dan perang selama berabad-abad lamanya. Serta di dunia modern ini, Jerman juga menjadi bagian dari negara industri yang cukup pesat.

Baca Juga  Belajar Bahasa Jerman Sehari Hari Dengan 4 Cara Mudah Ini

Sistem pendidikan di Jerman memang sangat berbeda dengan negara-negara berkembang di Asia dan Afrika. Di Jerman, sistem pendidikan sangat dekat dengan dunia kerja dan industri. Hal ini dilakukan agar siswa ketika selesai menempuh jenjang pendidikan tidak menganggur terlalu lama dan menjadi beban negara.

Gratis Beasiswa Program, Kuota Sangat Terbatas (Isi Form Dibawah Ini)
*salin kalimat berikut "Saya mendaftar program beasiswa (mohon diisi dengan program pilihan)"

Sementara pada jenjang pendidikan tingginya, beberapa sektor pendidikan dicurahkan pada riset yang mendukung kemajuan industri dan ilmu pengetahuan. Anda bisa cek dimana saja. Bahwa hasil paten yang dikeluarkan riset-riset pendidikan di Jerman selalu menduduki ranking-ranking teratas. Coba anda bandingkan dengan di Indonesia. Tentu sangat jauh berbeda.

 

Mengupas Perbedaan Sistem Pendidikan Di Jerman dan Indonesia

Di Indonesia, sistem pendidikan sebenarnya sudah diarahkan menuju industri dan riset pengetahuan. Serta dengan tidak melupakan penggunaan dan pengabdian ilmu pengetahuan bagi masyarakat (biasa disebut kegunaan sosial humaiora). akan tetapi sistem pendidikan Indonesia juga masih bertumpu pada kurikulum yang kaku warisan kolonial Belanda. Kurikulum saat ini bongkar pasang dan membuat peserta didik semakin tidak terarah

A. Sistem Pendidikan Di Indonesia

Sistem pendidikan di Indonesia mewarisi pendidikan kolonial Belanda dan juga Jepang. Dimana seorang peserta didik menghabiskan 6 tahun di sekolah dasar.

Baca Juga  Jangan Malu, Ini 3 Cara Memperkenalkan Diri Dalam Bahasa Jerman

Serta sekolah menengah pertama di 3 tahun dilanjutkan menengah atas selama 3 tahun juga. Selebihnya peserta didik bisa memilih pendidikan vokasi atau pendidikan kuliah reguler. Jika ditotal, peserta didik di Indonesia menghabiskan nyaris 12 tahun sekolah.

Hampir mayoritas selama 12 tahun belajar teori-teori ilmu pengetahuan. Hanya diselingi beberapa magang, praktek dan juga percobaan penelitian. Bagi beberapa yang menempuh pendidikan SMK. Maka teori juga diajarkan bersamaan dengan praktek.

B. Sitem Pendidikan Di Jerman

Nah, sistem pendidikan di Jerman sangat jauh berbeda daripada di Indonesia. Di Jerman jenjang sekolah dasar menengah dan atas, dipenuhi dengan porsi yang seimbang antara teori dan juga praktek. Hal ini wajar karena Jerman telah berpengalaman dalam menyeimbangkan dunia pendidikan dengan dunia industri. Karena pengalaman panjangnya ini. Jenjang pendidikan menengah dan atas dibagi atas porsi teori yang disesuaikan dengan kebutuhan kerja di lapangan.

Sistem pendidikan di Jerman diawali dengan sekolah dasar selama 4 tahun. Kemudian nilai-nilai selama mengikuti pendidikan sekolah dasar akan menentukan jenjang pendidikan menengah selanjutnya. Jika siswa-siswa selama sekolah dasar memiliki nilai di bawah rata-rata. Maka wali kelas akan merekomendasikan sekolah di Hauptschule selama 6 tahun. Sementara bagi mereka yang nilai tengah-tengah atau baik.

Baca Juga  3 Julukan Negara Jerman yang Perlu Anda Ketahui

Bisa melanjutkan diri ke gesamtschule selama 6 tahun juga atau Realschule yang juga 6 tahun. Sementara bagi mereka yang memiliki nilai baik, atau termasuk luar biasa dikelasnya. Akan direkomendasikan masuk ke Gymnasium selama 6 tahun juga. Mengapa ada pembedaan seperti itu. Karena jenjang sekolah menengah ini akan menyaring bakat-bakat siswa terbaik di sekolah lanjutannya.

Bagi mereka yang bersekolah di hauptschule, hanya yang masuk kategori terbaik yang bisa direkomendasikan ke sekolah lanjutan atas bernama Abitur selama 3 tahun.

Sementara tiga jenis sekolah menengah lainnya, hanya berbekal ijazah dan nilai akhir saja bisa melanjutkan diri ke abitur dan selanjutnya perguruan tinggi negeri. Anda masih tertarik mengenal Jerman lebih dekat? anda bisa mengunjungi info info pendidikan di Jerman di www.virtueducation.org berlokasi di alamat Bellagio Mall Lt UG, Suite 26-27, Mega Kuningan Barat Kav. E4, Jakarta Selatan.

Leave a comment



Kesempatan Beasiswa

Sponsored

TANYA JAWAB ONLINE

*salin kalimat berikut "Saya mendaftar program beasiswa (mohon diisi dengan program pilihan)"

Gratis Beasiswa Program, Kuota Sangat Terbatas (Isi Form Dibawah Ini)
*salin kalimat berikut "Saya mendaftar program beasiswa (mohon diisi dengan program pilihan)"