Sejarah Bahasa Jerman dan Variasi Perkembangannya

Bahasa Jerman adalah salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia setelah bahasa Inggris. Bahasa Jerman telah digunakan oleh hampir 100 juta orang di dunia yang menjadikan bahasa ini sebagai bahasa Ibu mereka. Secara resmi bahasa Jerman digunakan oleh tiga negara yaitu, Jerman, Austria dan Liechtenstein. Selain itu, bahasa Jerman juga digunakan sebagai bahasa kedua di negara  Swiss, Luksemburg, Belgia dan negara Uni Eropa lainnya.

Banyak orang Amerika beranggapan bahwa sangat disarankan untuk mempelajari bahasa Jerman. Mengapa demikian? Sebab, bahasa Jerman seringkali digunakan untuk publikasi dan penelitian scientific. Itu sebabnya, dalam mempelajari bahasa Jerman kalian akan mendapatkan banyak manfaatnya. Lalu bagaimana sejarah bahasa Jerman hingga menjadi bahasa yang harus dipelajari? Yuk simak informasi sejarah bahasa Jerman berikut ini.

Baca Juga :   Rekomendasi Tempat Kursus Bahasa Jerman

Asal Mula Bahasa Jerman

Di kawasan Eropa, terdapat bahasa Germanik Barat yang seringkali dipakai sebagai bahasa pengantar utama di Denmark, Afrika, Frisian, Inggris hingga Yiddish, bahasa Jerman termasuk ke dalam anggota bahasa tersebut. Hingga ke abad-20 bahasa ini dijadikan sebagai salah satu bahasa yang banyak dituturkan di Eropa sebagai bahasa pengantar antar bangsa.

Gratis Beasiswa Program, Kuota Sangat Terbatas (Isi Form Dibawah Ini)
*salin kalimat berikut "Saya mendaftar program beasiswa (mohon diisi dengan program pilihan)"

Hal tersebut diperkuat dengan adanya banyak bukti yang menyatakan bahwa Bahasa Jerman berasal dari anggota Germanik. Bukti tersebut berupa prasasti yang menjelaskan tentang proto Jerman terpecah menjadi dialek Barat, Timur dan Utara. Namun, dialek yang masih erat kaitannya dengan bahasa Jerman pada abad ke 8 Masehi adalah dialek Jermanik Barat.

Sejak saat  itulah, sejarah bahasa Jerman menjadi terbagi-bagi karena mengalami pemisahan keluarga bahasa Jerman atau yang dikenal dengan Pergeseran Konsonan Jerman Tinggi . Akibatnya menimbulkan dua kelompok dialek bahasa yakni Bahasa Jerman Tinggi (Hochdeutsch) yang berkembang di Selatan dan Bahasa Jerman Rendah (Plattdeutsch) yang berkembang di Utara. Itulah sebabnya, pemisahan keluarga bahasa jerman telah melahirkan bahasa Jerman modern yang sekarang ini kita kenal dan pelajari.

Perkembangan Variasi Bahasa Jerman

Dalam sejarah bahasa Jerman disebutkan bahwa bahasa Jerman bukanlah bahasa yang tunggal, sebab didalamnya terdapat banyak variasi. Adapun variasi bahasa Jerman dapat terlihat dari dialek tempatan (lokal, berdasarkan geografi penuturnya), dialek temporal (dikenal paling tidak tiga versi dialek temporal), hingga dialek sosial (berdasarkan kelompok sosial penuturnya).

Baca Juga  Kuliah di Jerman dengan Beasiswa

Untuk lebih jelasnya, berikut ini sejarah bahasa Jerman berdasarkan perkembangan variasi bahasa dari masa ke masa.

  1. Bahasa Jerman di Abad ke 1 – Abad ke 5

Sejarah bahasa Jerman dimulai sejak adanya mutasi dua konsonan pada bahasa Jerman. Mutasi terjadi pertama kali pada abad ke-1 ketika menurut ahli bahasa mengatakan bahasa Indo-Eropa diucapkan dengan bahasa Proto-Jermanik dan Armenia pada daerah tersebut.

Akibatnya banyak orang yang mulai menggunakan bahasa Jerman dengan mengucapkan konsonan tertentu dengan cara yang berbeda. Selain itu, pada abad ke 4 terdapat campur tangan kerajaan Romawi, akibatnya kristiani lebih menguasai wilayah Jerman. Bahasa Jerman pun disebarkan oleh biarawan dan biarawati melalui Injil.

  1. Bahasa Jerman Kuno Tinggi (Althochdeutsch)

Lalu, sejarah bahasa Jerman tidak berhenti disitu saja. Mutasi konsonan pun terjadi untuk kedua kalinya pada abad ke-4 dan ke-8. Namun, mutasi kali ini menyebabkan konsonan fonetik mengalami pergeseran secara menyeluruh pada kosakata bahasa Jerman Kuno. Yang kemudian oleh ahli sejarah bahasa Jerman dikenal sebagai Hukum Grimm.

  1. Bahasa Jerman Menengah Atas (Mittelhochdeutsch)

Pada abad pertengahan, tepatnya selama abad ke-10, terjadi penurunan produksi teks-teks dalam bahasa Jerman. Kemudian muncul kembali pada tahun 1050. Bahasa Jerman pada saat itu terdiri dari beberapa dialek Swabia dan Franconia Timur.

Sebenarnya, pada abad ini telah terjadi kesenjangan yang besar pada Bahasa Jerman Kuno dan Bahasa Jerman Tengah dan Tengah mengingat bahasa Latin adalah bahasa penulisan pada abad ke-10 dan ke-11. Pada abad ini, terdapat perubahan vokal suku kata yang diperkecil dan sintaksis yang lebih analitik. Misalnya saja pada vokal panjang, seperti iß uß ui [y:] dan diftong yaitu ou üe.

Selain itu, penyebaran bahasa Jerman seringkali digunakan melalui mitos dan legenda dari masa lalu Jerman yang ditulis dalam bentuk puisi. Dalam penulisannya pun banyak yang menggunakan dialek lokal masing-masing.

  1. Bahasa Jerman Rendah

Bahasa Jerman rendah sering dijadikan sebagai bahasa kelas pekerja yang digunakan oleh orang-orang di utara negara Jerman. Itu sebabnya, bahasa Jerman Rendah dikatakan sebagai daftar yang lebih rendah. Dialek yang terdapat dalam bahasa Jerman rendah diantaranya mencakup dialek Low Franconian dari Belanda dan Flanders, Bahasa Belanda dan Frisian yang, ketika dibawa oleh Saxon ke Inggris pada Abad Pertengahan, nantinya akan menjadi bahasa Inggris.

  1. Bahasa Jerman Standar (Hochdeutsch)

Akibat Munculnya protestanisme telah menyebabkan bahasa Jerman standar digunakan di banyak sekolah guna membantu penggunaan bahasa Jerman pada masyarakat Jerman utara. Sejarah bahasa Jerman telah membuktikan bahwa pada tahun 1520 – 1535 Martin Luther menerjemahkan Perjanjian Lama dan Baru ke dalam bahasa Jerman. Dari situlah dapat diketahui bahwa bahasa Jerman standar merupakan bahasa asing di Selatan Jerman.

  1. Bahasa Jerman Modern

Tiba di tahun 1600, sejarah bahasa Jerman telah memasuki era modern. Pada masa ini, bahasa Jerman banyak dipengaruhi oleh bahasa Perancis. Hal tersebut disebabkan karena bahasa Perancis adalah bahasa yang populer di kalangan menengah ke atas pada masa pemerintahan Raja Louis XIV.

Baca Juga  Kuliah Dan Kerja Di Jerman Dengan Program Aupair

Hingga pada abad ke 18 bahasa Jerman secara lisan telah mengacu pada bahasa tertulis yang dipengaruhi oleh variasi lokal dan regional. Karya sastra pun berpengaruh besar terhadap perkembangan bahasa Jerman modern terutama akibat banyaknya buku puisi yang terbit pada tahun 1624, meski standarisasi bahasa Jerman pada saat itu belum jelas dalam bentuk tertulis.

Namun, pada tahun 1800 bahasa jerman standar sudah hampir dibuat dalam bentuk tulisan yang sempurna. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya penulis yang membuat standar bahasa modern Jerman dalam berbagai bentuk literasi untuk kepentingan gereja, negara dan pendidikan.

Salah satu tokoh yang terkenal adalah Brothers Grimm. Ia dikenal dengan dongeng Cinderella dan Hansel dan Gretel serta filolog dan pencinpta kamus bahasa Jerman yang pertama. Selain itu ia juga mendapatkan tugas untuk membuat leksikon Jerman. Namun sayang, tugas tersebut tidak pernah terselesaikan oleh mereka.

Penyebaran Bahasa Jerman

Terlepas dari sejarah bahasa Jerman berdasarkan perkembangannya, kini bahasa Jerman telah banyak menyebar kebeberapa negara baik di Eropa maupun di Dunia. Contohnya saja di Perancis, kini bahasa Jerman telah dituturkan oleh 2 juta penduduk dari negara ini, khususnya yang berada di Alsace-Lorraine.

Selain itu, di Amerika bahasa Jerman menggunakan dialek Pfalz yang dipakai oleh orang-orang Amish. Di Patagonia tepatnya di selatan Argentina terdapat pula komunitas berbahasa Jerman. Sedangkan Namibia, sebagai satu-satunya bekas koloni Jerman di Afrika, juga menjadi tempat sisa-sisa komunitas berbahasa Jerman yang ada di Afrika.

Nah, itu dia sejarah bahasa Jerman yang perlu kalian ketahui sebelum mulai belajar bahasa Jerman. Hingga saat ini pun, bahasa Jerman masih banyak yang berbeda dari standar yang digunakan baik dalam tata bahasa maupun pelafalannya. Dengan mengetahui sejarah dan perkembangan bahasa Jerman, kalian tidak akan heran saat menemui bahasa Jerman yang berbeda dari standarnya.

Leave a comment



Kesempatan Beasiswa

Sponsored

TANYA JAWAB ONLINE

*salin kalimat berikut "Saya mendaftar program beasiswa (mohon diisi dengan program pilihan)"

Gratis Beasiswa Program, Kuota Sangat Terbatas (Isi Form Dibawah Ini)
*salin kalimat berikut "Saya mendaftar program beasiswa (mohon diisi dengan program pilihan)"