Pengertian Kantor Virtual dalam Dunia Bisnis Modern

Pengertian Kantor Virtual – Kantor virtual dalam pengertian dunia bisnis modern memiliki arti yang luas dan tidak bersandarkan pada kata virtualnya saja. Dalam artian kantor virtual atau biasa disebut dengan virtual office bukanlah kantor yang berada di dunia internet. Kantor virtual adalah transformasi dari kantor fisik menuju kantor tanpa ruang, jadi bukan murni memindahkan kantor ke internet.

Kenapa disebut transformasi? Karena pengertian kantor virtual adalah memindahkan 80% operasional kantor fisik ke dalam bentuk kantor remote yang kita sebut sebagai kantor virtual. Sisanya 20% masih menyisakan ruangan fisik yang kita sebut sebagai virtual office untuk meeting, surat menyurat dan kebutuhan tatap muka dalam porsi yang minimal.

Pemindahan inilah yang kemudian membuat cara kerja karyawan mengalami perubahan gaya bekerja, yang dari sebelumnya bekerja tatap muka datang ke kantor menjadi bekerja remote (bisa dikerjakan dimana saja), para pegawai bisa bekerja di rumah, di kota lain dan bahkan di negara lain dan mengirimkan pekerjaan mereka melalui internet.

Gratis Beasiswa Program, Kuota Sangat Terbatas (Isi Form Dibawah Ini)
*salin kalimat berikut "Saya mendaftar program beasiswa (mohon diisi dengan program pilihan)"

Lalu sisa 20% nya masih dibutuhkan dalam bentuk kantor sederhana yang bisa diwujudkan dalam virtual office yang bisa kita sewa di berbagai penyewaan virtual office di kota kota besar Indonesia. Biasanya hanya menyewa sebuah ruangan sederhana untuk menaruh dokumen dan rapat kecil. Lalu apa fungsinya 20% kantor virtual office tatap muka ini? Tentunya beberapa perusahaan membutuhkan bertemu dengan klien secara tatap muka, bertemu dengan investor prospektif dan membutuhkan alamat surat menyurat.

Baca Juga  Yang Perlu Diperhatikan Ketika Sewa kantor Surabaya

Porsi 20% dalam pengertian kantor virtual ini sebagai usaha mempertahankan bisnis dalam aturan hukum perundang-undangan, dimana beberapa otoritas pemerintah daerah, perpajakan dan surat menyurat masih membutuhkan alamat tetap dan ruangan sebagai bukti keberadaan sebuah perusahaan.

Porsi 20% pengertian kantor virtual ini dapat anda wujudkan dengan menyewa jasa penyewaan virtual office baik di jakarta, medan, bandung, jogja, surabaya hingga denpasar. Jadi secara mudahnya anda bisa membuka cabang bisnis anda dalam dunia modern secara mudah tanpa harus mengeluarkan modal yang besar. Enak sekali kan?

Perbedaan Pengertian Kantor Virtual dengan Kantor Fisik

pengertian kantor virtual

Pengertian kantor virtual secara ekonomi bisnis juga akan membahas lebih detail perbedaan utama dengan kantor perusahaan secara fisik. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kantor virtual memindahkan 80% operasional fisik ke dalam koneksi internet dan hanya menyisakan 20% saja dalam bentuk ruangan sederhana untuk memenuhi aspek hukum dan legalitas.

Secara kasarnya, pengertian kantor virtual bertujuan untuk memangkas biaya operasiona, mengefektifkan biaya ekspansi bisnis, dan tentunya membuat perusahaan mampu berdaya saing di dunia bisnis modern yang penuh dengan persaingan modal kerja. Bagi perusahaan yang bermodal besar, membuka cabang dengan bentuk kantor fisik dengan banyak karyawan tidaklah masalah, lalu bagaimana dengan perusahaan bermodal kecil dan menengah? Kantor virtual adalah solusinya.

Namun, selain alasan utama di atas, pengertian kantor virtual dalam aspek aspek dunia modern juga ternyata dilatarbelakangi dinamika ekonomi di Indonesia yang sudah semakin maju, naiknya semangat anak muda Indonesia untuk berbisnis, serta kemudahan akses internet yang membuat orang bisa bekerja dimana saja.

Baca Juga  Coworking Space Surabaya untuk Kantor Baru Bisnis

Untuk lebih detailnya berikut beberapa perbedaan pengertian kantor virtual dengan kantor fisik:

1. Kantor fisik sama seperti namanya 100% operasional dilakukan di sebuah kantor yang bisa diakses secara fisik, karyawan datang bertatap muka dan melakukan pekerjaan kantoran yang bisa dipantau atasan secara on the spot.

2. Sementara kantor virtual hanya memiliki porsi 20% operasional fisik, itupun kantornya hanya berupa ruangan sederhana, bersama dnegan kantor virtual perusahaan lain yang dijaga oleh seorang resepsionis penerima tamu. Sisanya 80% pekerja bekerja dari luar, progress kerja dipantau oleh atasan melalui online dan pekerjaan diselesaikan melalui online.

3. Kantor fisik membutuhkan sebuah tempat untuk memberikan aspek aspek hukum legal secara maksimal, dalam artian seorang klien, konsumen atau investor bisa bertemu langsung dengan manager kantor, melihat produk kerja bisnis anda, kantor juga dapat disurvei oleh otoritas pajak dan pemerintah secara langsung.

4. Sementara pengertian kantor virtual adalah usaha yang memberikan aspek-aspek hukum legal secara minimal, walaupun minimal tetap sah di mata hukum. Otoritas pajak, investor, klien dan konsumen harus melakukan janji terlebih dahulu untuk bertemu di kantor virtual karena biasanya di kantor virtual hanya dijaga oleh seorang resepsionis.

5. Kantor fisik biasanya memakan banyak biaya operasional, tentu saja hal ini disesuaikan dengan profil bisnis usaha anda. Ada beberapa bisnis yang memang memerlukan tatap muka dan keberadaan kantor fisik sebagai indikator jalannya usaha.

6. Sementara pengertian kantor virtual sendiri sesuai dengan penjelasan di atas adalah kantor yang diperlukan untuk memangkas biaya operasional seminim mungkin dengan hasil laba sebanyak mungkin. Strategi inilah yang dicapai dengan memindahkan operasional fisik ke dalam dunia online/digital dan hanya menyisakan 20% untuk aspek-aspek dasar hukumnya.

7. Kantor fisik jika dihuni oleh karyawan maka kapasitasnya akan terbatas. Jika anda pernah melihat gedung BUMN, maka kapasitas pegawai yang bekerja di kantor fisik terbatas hanya dalam kisaran ratusan orang saja. Hal ini karena sesuai dengan profil bisnisnya yang mewajibkan pegawai untuk datang bekerja secara tatap muka.

8. Sementara kantor virtual dapat mempekerjakan ribuan orang dari luar kota, luar daerah dan luar negara hanya dalam bersamaan saja. Contoh paling nyatanya adalah bagaimana Google memberdayakan ribuan pegawai dari berbagai perusahaan dengan membagi cara kerja fisik dan cara kerja virtual. Secara khusus akan dibahas di bagian bawah.

Keuntungan Membuka Kantor Virtual

pengertian kantor virtual

Mendirikan kantor virtual sendiri, sesuai dengan pengertian kantor virtual yaitu untuk memangkas biaya operasional dan memindahkan ke dalam digital/online. Secara hitung-hitungan ekonomis matematis, maka cara cara ini dapat memangkas biaya pengeluaran dan menghemat perusahaan untuk bisa melakukan ekspansi bisnis secara efektif.

Nah, selain hitung-hitungan ekonomis, ternyata pembukaan kantor virtual juga memiliki segudang keuntungan lain yang bisa kita dapatkan baik untuk bisnis modal kecil maupun bisnis modal besar:

Baca Juga  Kursus Digital Marketing dan Pelatihan Digital Marketing

1. Kantor virtual adalah salah satu cara efeKtif membuka cabang bisnis tanpa perlu mengerluakan banyak modal. Anda tinggal sewa sebuha kantor virtual di kota tujuan, rekrutmen beberapa pegawai saja dan bisnis anda sudah mulai bisa berjalan, sangat mudah sekali kan?

2. Kantor virtual adalah salah satu strategi efektif bagi usaha usaha start up, teknologi dan usaha digital/online karena mampu memaksimalkan kemampuan karyawan untuk terlatih dalam mengoperasikan tools-tools melalui internet.

3. Kantor virtual mampu memangkas nyaris 60% pengeluaran perusahaan, sehingg anda bisa mengalihkan pengeluaran perusahaan tersebut ke dalam bentuk alokasi yang lain.

4. Kantor virtual menjadi strategi bagi perusahaan yang ingin menangkap investor investor prospektif secara terukur dan terencana, anda bisa jadwalkan dan rencanakan pertemuan dengan investor dan klien sesuai jadwal yang anda miliki tanpa perlu repot repot menyiapkan kantor fisik. Sesuai dengan poin pertama bahwa kantor cabang bisa dibuka dimanapaun secara cepat dan efektif.

5. Ingin mendapat alamat bisnis yang bergengsi tanpa mengeluarkan biaya yang besar? Maka disinilah pengertian kantor virtual dalam bisnis modern. Anda bisa menyewa sebuah kantor virtual di bilangan sudirman jakarta, basuki rahmat surabaya atau diponegoro jogja dan bisa memakai alamat kantor virtual tersebut untuk usaha anda, terlihat keren kan? Ini tentu saja sah secara hukum dan aturan bisnis.

Kekurangan Membuka Kantor Virtual

pengertian kantor virtual

Walaupun secara pengertian kantor virtual adalah memangkas operasional bisnis secara fisik ke dalam transformasi internet. Sehingga usaha bisnis modern anda sudah secara resmi berbasis dengan ruang virtual di internet. Namun, pada akhirnya, membuka kantor virtual akan terkendala dengan kekurangan-kekurangan dalam bisnis yang mesti anda tangani:

1. Jika secara pengertian kantor virtual adalah memindahkan layanan fisik ke dalam ruang virtual internet, tampaknya bisnis ini tidak cocok bagi usaha-usaha dagang dan jasa yang banyak membutuhkan tatap muka secara fisik. Misalnya anda membuka rumah makan kuliner mungkin masih butuh banyak tatap muka, ketimbang dengan jual merchandise online kan ya?

2. Beberapa investor masih menanggap bahwa pembukaan kantor virtual terlihat seperti perusahaan yang tidak niat. Hal ini karena beberapa usaha dagang yang menggunakan sistem kantor virtual sering tidak up to date, misalnya tidak tanggap ketika dihubungi oleh investor atau klien. Bahkan beberapa usaha dagang yang sering berpindah-pindah alamat kantor virtual akan menyulitkan investor atau klien untuk berkomunikasi.

3. Kesan kantor virtual bagi klien, konsumen dan investor papan atas masih belum mendapat perhatian. Hal ini karena segmentasi yang berbeda, jadi perlu anda perhatikan bahwa beberapa investor papan atas dan konsumen besar biasanya minta dilayani lebih yaitu dengan jasa ruangan meeting di kantor utama secara fisik, bertemu di hotel atau kita datangin langsung ke tempat usahanya.

4. Pengertian kantor virtual bagi beberapa pelaku usaha juga tidak dipahami dengan baik. Sebagian dari mereka menganggap bahwa dengan mengoperasikan bisnis secara online saja sudah dianggap sebagai kantor virtual. Padahal secara hukum, kenapa undang undang meminta adanya kantor fisik karena adanya kepastian hukum dalam berdagang antara penjual, pemberi jasa, dan pembeli atau pengguna jasa. Ketidakpahaman ini akan mengurangi kredibilitas kantor virtual itu sendiri.

5. Pengertian kantor virtual yang memindahkan transformasi bisnis ke dalam sistem online juga tidak bisa dipahami banyak orang. Misalnya adalah tanda tangan dokumen elektronik, kebanyakan orang masih terpaku dengan dokumen dokumen kontrak yang ditandangani langsung secara tatap muka dan fisik. Mereka masih memaksa untuk bekerja secara fisik, padahal perkembangan dokumen kontrak yang bisa ditanda tangani secara online sudah memudahkan banyak bisnis.

Pada bagian terakhir ini, artikel ini akan membahas pengertian kantor virtual dalam bisnis bisnis modern yang telah dijalankan oleh perusahaan-perusahaan besar di Indoensia dan juga di dunia. Pada bagian ini akan membahas sistem kerja kantor virtual kantor media mesin pencari internet terbesar yaitu google yang memiliki kantor cabang di Indonesia.

Selanjutnya akan membahas cara kerja pengertian kantor virtual yang dijalankan oleh para jurnalis online maupun berita online yang bisa dikerjakan dimana saja dan kapan saja. Termasuk cara kerja mereka yang nyaris 100 persen menggunakan internet.

Pada bagian akhir akan membedah pengertian kantor virtual yang dijalankan oleh bisnis aplikasi transportasi online yaitu gojek dan grab. Walaupun kebanyakan menggunakan aplikasi dan mitra kerja secara fisik, namun sebenarnya cara kerja grab dan gojek dalam ekosistem aplikasi mereka telah menerapakan apa itu yang dinamakan pengertian kantor virtual dengan memindahkan operasional fisik menjadi online.

Contoh Bisnis Modern Berbasis Kantor Virtual Seperti Google

pengertian kantor virtual

Pengertian kantor virtual dalam cara kerja google adalah memindahkan pekerjaan fisik ke dalam pekerjaan internet. Hal ini bisa dicek dimana kantor operasional google di Indoensia di jakarta tidak banyak menggunakan sumber daya fisik, alias karyawannya tidak terlalu banyak.

Pun karyawan yang bekerja di kantor juga tidak bekerja seperti kantor pada umumnya. Para karyawan dibebaskan jam kerjanya asalkan tugas dan kewajibannya terpenuhi. Biasanya para karyawan bekerja dari internet, diberikan fasilitas internet dan melakukan meeting, evaluasi dan rapat rapat strategis melalui aplikasi onlien seperti zoom atau webinar.

Lalu apa fungsi kantor fisik google di jakarta? Biasanya malah untuk kepentingan eksternal seperti tatap muka bertemu dengan klien, pihak otoritas indonesia hingga bertemu dengan pihak-pihak yang ingin bekerjasama dengan google biasanya akan datang bersilaturahim ke kantor mereka.

Ini adalah fungsi dan pengertian kantor virtual yang sesungguhnya karena google berhasil memindahkan nyaris 80% pekerjaan fisik mereka ke internet dan hanya menggunakan 20% kantor virtualnya untuk bertatap muka fisik secara terbatas. Lalu apakah kemudian google merugi?

Kenyataannya tidak, karena profil bisnis google yang berbasis dengan internet mampu mendukung pola kerja mereka. Pun para karyawan sudah terbiasa bekerja dan rapat dengan menggunakan internet juga.

Baca Juga  Bisnis Properti dari Virtual Office Hingga Sukses

Contoh Bisnis Modern Berbasis Kantor Virtual Seperti Jurnalis Online

Pada bagian ini, pengertian kantor virtual dalam dunia jurnalistik juga sudah dipraktekkan sangat lama. Apakah anda pernah lihat kantor-kantor cabang koran atau media online di daerah yang sebesar kantor pusat mereka di jakarta? Tentu saja tidak kan.

Nah, karena kantor kantor cabang di daerah ini telah memberlakukan sistem kerja berbasis kantor virtual dimana memindahkan operasional pekerjaan karyawan dari fisik ke dalam internet / online.

Cara kerjanya bagaimana? Jika sebuah kantor cabang memiliki 5 orang wartawan yang terbagi atas wartawan politik, wisata, hukum, olahraga dan kuliner. Maka masing masing wartawan ini akan mencari berita baik audio, video ataupun gambar, menulisnya dan mengirim naskah berita melalui email atau google drive ke kantor mereka.

Berita bisa diunggah ke website atau koran dalam hitungan jam saja, sehingga memudahkan cara kerja wartawan dimana saja. Bahkan wartawan bisa sambil ngopi dan tidur di rumah. Biasanya mereka baru akan rapat seminggu atau sebulan sekali untuk mengevaluasi atau merencanakan desain berita kedepan.

Contoh Bisnis Modern Berbasis Kantor Virtual Gojek dan Grab

pengertian kantor virtual

Pada pembahasan pengertian kantor virtual yang dikerjakan grab dan gojek terletak pada ekspansi kantor gojek dari pusat ke daerah. Biasanya mereka tidak akan banyak merekrut karyawan. Karyawna di kantor pun tidak terlalu banyak, para enginerr pun bisa bekerja di man saja untuk mendukung pengembangan aplikasi grab dan gojek.

Sementara pelaksanaan kantor virtual grab dan gojek yang lebih modern adalah soal penggunaan kontrak pada grab food dan go food yang semaunya serba digital sehingga para vendor makanan dan merchant tidak perlu bertatap muka hanya untuk mendaftar menjadi bagian dari mitra gojek atau grab.

Begitu juga para driver yang ingin mendaftar menjadi mitra driver, mereka biasanya akan mendaftar secara online dahulu, kemudian mendapat nomor panggilan untuk mengambil jaket dan helm dan beberapa peralatan yang berhubungan dengan keselamatan kerja.

Leave a comment



Kesempatan Beasiswa

Sponsored

TANYA JAWAB ONLINE

*salin kalimat berikut "Saya mendaftar program beasiswa (mohon diisi dengan program pilihan)"

Gratis Beasiswa Program, Kuota Sangat Terbatas (Isi Form Dibawah Ini)
*salin kalimat berikut "Saya mendaftar program beasiswa (mohon diisi dengan program pilihan)"