Ingin Jadi Professional Video Editor? Kursus Motion Graphic Aja Dulu

kursus motion graphic – Kamu yang bekerja di industri desain pasti tidak asing lagi dengan kata motion graphic. Motion graphic belakangan terakhir sedang menjadi pekerjaan yang trend di kalangan anak muda. Bahkan pekerjaan yang satu ini menjadikan primadona bagi anak-anak milenial.
Bahkan sekarang sudah banyak sekali kursus motion graphic yang dibuka bagi kamu yang tertarik belajar. Skill yang dimiliki oleh seorang desainer motion graphic juga sangat menarik sekali untuk dipelajari salah satunya adalah belajar edit video. Penasaran? Berikut ini akan menjelaskan mengenai berbagai hal dalam motion graphic.

Pengertian dan Kursus Motion Graphic

Motion graphic adalah suatu percabangan ilmu dari bisa seni desain graphic yang didalamnya merupakan penggabungan dari ilustrasi, fotografi, tipografi, dan videografi dengan menggunakan teknik animasi.

Motion graphic terdiri dari dua kata yaitu motion yang artinya gerak dan graphic yang berarti grafis. Sehingga jika digabungkan, pengertian sederhananya adalah grafis gerak. Dari sini mungkin dapat dibayangkan bawah motion graphic merupakan jenis gambar yang dapat bergerak dan beranimasi, padahal tidak sampai disitu saja.

Umumnya motion graphic adalah teknik penyatuan antara media audio visual dengan cara menggabungkan antara seni film dan desain grafis. Cara yang dilakukan adalah dengan menambahkan elemen-elemen berbeda seperti ilustrasi, fotografi, tipografi, video, dan musik yang dibuat dengan menggabungkan teknik animasi 2D atau 3D.

Dalam dunia broadcasting, motion graphic memiliki peran yang sangat penting di industri kreatif khususnya pertelevisian. Karena motion graphic dapat membuat iklan komersial, program berita, program hiburan, konten promosi, bahkan bisa membuat opening atau closing pada suatu program acara di televisi. Oleh sebab itu belajar video editing menjadi salah satu materi yang akan kamu dapatkan jika mengikuti kursus motion graphic.

Motion graphic digunakan untuk menjalankan semua jenis gerakan grafik yang terdiri dari elemen 3D, cell animation, animasi stop motion, video digital, film dan masih banyak lagi. Perancang grafik akan memberikan informasi melalui grafik dengan cara membimbing para pembaca melalui cerita dengan cara yang menarik. Motion graphic tidak hanya dimanfaatkan untuk pengunaan internet saja melainkan juga televisi bahkan film.

Motion graphic bisa dikatakan sebagai video yang dianimasikan. Motion graphic bisa berbentuk animasi 2D, 3D dan juga format GIF. Tetapi, sekarang motion graphic paling banyak mengambil gaya animasi 2D paling sedikit dengan perpaduan warna warni supaya terlihat menarik.

kursus motion graphic

Fungsi Motion Graphic

Berikut ini adalah beberapa fungsi motion graphic, yaitu :

1. Untuk memberikan informasi secara lebih menarik

Tujuan utama dari motion graphic adalah membuat suatu informasi yang ingin diberikan menjadi terlihat lebih menarik. Contohnya adalah seperti memberikan informasi mengenai promo, diskon, atau menjelaskan suatu produk dan jasa, hingga memberikan informasi mengenai pembaharuan layanan dengan cara yang unik. Kursus videografi dalam program kursus motion graphic akan mengajarkan kamu bagaimana cara membuat video yang dapat memberikan informasi secara lebih menarik.

2. Untuk meningkatkan grafik pengunjung

Dengan didukung oleh motion graphic suatu informasi pasti akan mencuri perhatian banyak orang. Contohnya pada suatu website iklan yang menggunakan motion graphic sudah pasti akan membuat para pengunjung tertarik untuk mengklik banner dan membawa para pengunjung mendatangi website Anda.

3. Menciptakan profile company

Tidak hanya untuk menunjang iklan dalam bidang promosi produk atau jasa saja tetapi juga dapat dibuat untuk profile company. Motion graphic dapat dijadikan salah satu strategi dalam memperkenalkan sekaligus meningkatkan daya tarik dari produk atau jasa perusahaan kepada calon pelanggan. Jika kamu sudah mengikuti kursus video editing dalam program kursus motion graphic sudah pasti kamu akan dapat membuat profile company secara menarik.

Baca Juga  Formasi dan Syarat Daftar Seleksi CPNS Kemendikbud

Skill yang Harus Dimiliki Desainer Motion Graphic

1. Skill desain grafis

Jika kamu ingin masuk ke dunia motion graphic sudah pasti kamu harus mempunyai kemampuan teknik dalam desain grafis. Dalam hal ini kamu tidak hanya belajar mengedit video saja, tetapi kamu juga harus mengerti bagaimana cara layout, typography, dan juga unsur penting dalam teori warna.

Membuat suatu gambar menjadi bergerak tidak mudah, oleh karena itu diperlukan skill desain grafis yang harus selalu diasah sebelum membuat animasi dengan mengikuti kursus motion graphic.

2. Kreatif

Tugas utama seorang desainer motion graphic adalah menyampaikan cerita kepada audiens. Pekerjaan ini bukan hanya sekedar membuat gambar terlihat menjadi hidup melainkan harus tahu bagaimana cara terbaik untuk membuatnya terlihat hidup.

Motion desainer bisa dikatakan sebagai seorang story teller karena kreatifitas sangat penting dalam menjadi seorang desainer. Menjadi seorang desainer motion graphic berarti kamu juga harus siap ketika dihadapkan dengan berbagai macam klien dan proyek.

Permintaan setiap klien berbeda dan tentu saja seorang designer tidak hanya menggunakan gaya atau cara yang sama pada setiap proyek yang dikerjakan. Ketika menjadi seorang desainer motion graphic kamu harus sering mencari inspirasi dengan memperkaya referensi yang ada.

Software yang Digunakan untuk Belajar di Kursus Motion Graphic

kursus motion graphic

1. Adobe Premiere

Adobe Premiere merupakan software professional video editor. Fungsi dari aplikasi yang satu ini adalah untuk video editing. Pada kursus editing video dalam program kursus motion graphic kamu akan sering menggunakan software yang satu ini. Keahlian motion graphic software ini penting dimiliki oleh seorang desainer.

Adobe Premiere bisa digunakan dalam proses pembuatan motion graphic untuk melakukan pemotongan adegan dari file mentah, color grading, menyatukan adegan, menyatukan audio dan visual menjadi satu video dengan komposisi yang sesuai termasuk menambahkan efek suara, dan untuk rendering pada tahap akhir.

2. Adobe Photoshop

Adobe Photoshop bukan hanya digunakan untuk mengedit foto saja, tetapi software ini juga memiliki banyak kegunaan untuk mendukung proses pembuatan motion graphic. Adobe Photoshop bisa digunakan untuk membuat objek, menciptakan grafis, mengedit gambar termasuk juga menghapus background jika tidak diperlukan. Pada tahap awal, Adobe Photoshop juga bisa dipakai untuk membuat storyboard.

3. Adobe Illustrator

Adobe Illustrator merupakan software pertama yang harus dikuasai bagi seorang desainer motion graphic. Jika kamu mengikuti kursus motion graphic kamu akan lihai juga menggunakan Adobe Illustrator. Karena software yang satu ini berfungsi untuk membuat bahan pecahan animasi vector.

Kamu juga dapat bebas mengubah bentuk vector apapun yang kamu buat bisa diubah untuk “motion tweening”, ini merupakan istilah yang diterapkan pada cara seseorang bisa membuat gerakan dengan hanya membingkai objek dari satu titik bingkai ke titik lainnya. Sebagai alternatif, beberapa desainer motion graphic juga gemar memakai CorelDraw.

4. Adobe After Effects

Motion graphic tidak akan berjalan jika tidak menggunakan Adobe After Effects. Software ini menjadi sangat penting karena untuk melakukan komposisi objek dan menganimasikan tiap adegan atau tiap sequence. Yang menjadi kelebihan Adobe After Effects karena selain paling populer dan mudah digunakan adalah plug ini koreksi warnanya yang sangat lengkap.

Siapapun bisa menjadi desainer motion graphic asalkan mereka memiliki skill dan juga bisa menggunakan software-software motion graphic. Kemampuan yang dibutuhkan seorang desainer motion graphic bisa diperoleh melalui kuliah di bidang tersebut ataupun mengikuti kursus motion graphic. Jika kamu tertarik untuk belajar edit video motion graphic, kamu bisa mengikuti kursus motion graphic di Codeva. Dapatkan informasi lengkap kursus motion graphic di https://codeva.co.id/

Leave a comment