Formasi dan Syarat Daftar Seleksi CPNS Kemendikbud

CPNS Kemendikbud – Sebenarnya di setiap zaman pasti ada pendidikan. Hanya saja perubahan zaman menuntut pendidikan yang semakin maju dan modern.

Dan sampai kapanpun, pendidikan menjadi penentu kemajuan bangsa. Tanpa pendidikan, maka bidang lain seperti ekonomi, politik, keamanan, industri, budaya akan hancur.

Sebaliknya, kemajuan pendidikan membuat bangsa tersebut maju dan berkembang pesat. Karena pendidikan membuat yang tadinya tidak tahu menjadi tahu.

Pendidikan juga meningkatkan pola pikir, pengetahuan, dan kualitas tiap individu. Yang pada akhirnya akan meningkatkan peradaban bangsa.

Coba saja kita lihat negara-negara maju di dunia seperti Jepang, Jerman, Inggris, dll, dapat dipastikan memiliki level pendidikan sangat tinggi.

Dan sebagai bangsa, sebenarnya para pendiri negeri mengakui bahwa pendidikan-lah yang akan membuat kemajuan. Buktinya, di dalam Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan salah satu tugas negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tapi nyatanya pendidikan Indonesia masih jauh dari keberhasilan. Terbukti masih banyak anak-anak yang putus sekolah, atau bahkan tidak merasakan bangku sekolah sama sekali.

Belum lagi dengan tingginya pengangguran yang salah satu penyebabnya adalah kualitas pendidikan rendah. Bahkan berdasar data kemampuan pelajar yang dikeluarkan Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2019, Indonesia berada di peringkat 72 dari 77 negara.

cpns kemendikbud

Data dari PISA ini sering digunakan untuk mengukur kualitas pendidikan negara-negara di dunia. Dan peringkat Indonesia jauh di bawah negara ASEAN lainnya, seperti Malaysia atau Brunei Darussalam.

Kenyataan ini mau gak mau menjadi tantangan besar bagi Kemendikbud. Karena Kemendikbudlah yang bertugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan bidang pendidikan, mulai dari pendidikan usia dini sampai perguruan tinggi.

Nah kalau kamu ingin ikut membenahi pendidikan, tidak ada salahnya mencoba bergabung sebagai PNS di Kemendikbud. Apalagi hampir tiap tahun ada saja lowongan CPNS di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Wajar saja, karena tiap saat selalu ada PNS Kemendikbud yang pensiun.

Lalu formasi apa saja yang tersedia dan syarat pendaftarannya? Yuk ikuti ulasan berikut ini.

Formasi lowongan CPNS Kemendikbud

Pekerjaan apa yang kamu pikirkan saat mendengar lowongan CPNS di Kemendikbud? Kalau kamu menjawab guru, tidak selalu benar.

Berdasar lowongan CPNS tahun-tahun sebelumnya di Kemendikbud, ternyata tidak ada formasi guru. Karena lowongan guru ada di formasi CPNS masing-masing pemerintah daerah.

Sedangkan untuk formasi Kemendikbud, biasanya akan ditempatkan di kantor pusat Kemendikbud serta unit teknis.

Dan Kemendikbud punya lebih dari seratus kantor unit teknis yang tersebar di berbagai kota. Jadi besar kemungkinan CPNS yang diterima akan ditempatkan di luar ibu kota.

Untuk penempatan di Kemendikbud pusat, CPNS kemendikbud akan ditempatkan di beberapa unit kerja berikut ini:

-Sekretariat Jenderal
-Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
-Direktorat Jenderal Kebudayaan
-Inspektorat Jenderal
-Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan
-Badan Penelitian dan Pengembangan

Sedangkan untuk penempatan di Unit Pelaksana Teknis (UPT), CPNS akan ditempatkan merata dari Indonesia bagian barat (kota-kota di Sumatera, Jawa, Kalbar, dan Kalteng), Tengah (Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi), serta Indonesia timur (Papua dan Maluku).

Adapun kualifikasi yang dibutuhkan, Kemendikbud membuka peluang untuk lulusan SMA/SMK, dan D3, D4, S1 sampai S3.

Buat lulusan SMA atau sederajat, mereka bisa melamar posisi Teknis dan Administrasi. Adapun untuk S2 dan S3, biasanya dipersyaratkan untuk mengisi lowongan di Kemendikbud Dikti (Pendidikan Tinggi).

Baca Juga  Cara Memilih Kursus CPNS Agar Diterima Seleksi CPNS

Syarat Tes CPNS

Dari informasi yang dirangkum dari website resmi https://cpns.kemdikbud.go.id, dijelaskan bahwa pelamar harus memenuhi beberapa persyaratan umum. Diantaranya:

-Berusia antara 18-35 tahun untuk pelamar SLTA hingga S2 dan maksimal 40 tahun untuk lulusan S3, terhitung saat melakukan pendaftaran online
-Sehat jasmani rohani
-Bukan pengguna narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya
-Berkelakuan baik serta tidak pernah dipenjara selama 2 tahun atau lebih
-Tidak pernah diberhentikan dengan hormat maupun tidak hormat sebagai CPNS kemendikbud, PNS, Polri, TNI, BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak hormat sebagai karyawan swasta
-Tidak berkedudukan sebagai CPNS kemendikbud, PNS, Polri, TNI, dan tidak sedang menjalani ikatan dinas dengan instansi lain
-Tidak terdaftar sebagai anggota atau pengurus partai politik atau terlibat dalam politik praktis
-Memiliki kualifikasi sesuai persyaratan posisi yang dilamar
-Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia atau negara lain sesuai ketentuan Kemendikbud

Selain syarat umum di atas, Kemendikbud juga memberikan persyaratan umum. Misalnya tentang IPK minimal, akreditasi kampus, syarat untuk jalur cumlaude, penyandang disabilitas, serta formasi untuk Papua dan Papua Barat.

Selanjutnya, kamu bisa melakukan pendaftaran online dengan alamat https://sscasn.bkn.go.id/ pada waktu yang sudah ditentukan.

Beberapa file yang perlu diunggah ke website diantaranya pasfoto, scan KTP, KK, ijazah, transkrip nilai, dan surat lamaran.

Tes seleksi CPNS

cpns kemendikbud

Seleksi administrasi akan menyaring berkas yang memenuhi syarat. Dan ini akan berlangsung sekitar 2 minggu. Peserta yang lolos seleksi administrasi selanjutnya akan dipanggil untuk ikut Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

SKD dilaksanakan berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT). Metode CAT ini sudah digunakan dalam 7 tes CPNS terakhir. Tes ini memungkinkan peserta bisa melihat skor saat itu juga atau real time.

Dan dalam SKD peserta akan diberikan 100 soal yang harus selesai dalam waktu 30 menit. Ada 3 jenis tes yang diujikan dalam SKD, yaitu:

  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

TWK biasanya menjadi yang pertama diujikan. Tes ini bertujuan agar didapatkan CPNS yang memiliki nasionalisme, integritas, serta semangat bela negara.

Karena itu akan diuji wawasan kamu seputar pilar bangsa Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan pengetahuan tentang negara kesatuan Republik Indonesia.

  • Tes Intelegensi Umum (TIU)

Untuk menguji kemampuan logika pelamar, pemerintah juga memasukkan TIU dalam tes CPNS. Kisis-ksis TIU hampir sama dengan Tes Potensi Akademik, yaitu tes verbal, numerik, dan penalaran logika. Untuk kalian yang suka Matematika dan logika dasar, tidak akan kesulitan dengan tes ini.

  • Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Di antara tes SKD lainnya, TKP justru paling penting. Karena TKP memiliki passing grade tertinggi. Artinya untuk lolos SKD, persyaratan persentase jawaban benar pada TKP lebih tinggi dibanding 2 tes lainnya.

Dan TKP akan menguji seputar kepribadian diri kamu sendiri. Misalnya seputar semangat melayani, team work, kemauan mengembangkan diri, inovasi, adaptasi, kepemimpinan, dll.

Bagi yang skor SKD-nya masuk ambang batas atau passing grade, kamu berhak masuk ke tes SKB atau Seleksi Kompetensi Bidang.

Umumnya SKB terdiri dari uji kemampuan seputar posisi yang dilamar, psikotes, dan wawancara. Kalau diperlukan, mungkin saja ada tes tambahan, misalnya tes TOEFL. Nah total skor SKD dan SKB inilah yang akan menentukan kelulusan akhir CPNS Kemendikbud.

Nah demikian tadi informasi seputar tes CPNS Kemendikbud. Bagi kamu yang ingin memajukan pendidikan, silakan coba ikut tes di departemen yang dipimpin Nadiem Makarim ini.

Tapi ingat, ada ribuan peserta lain yang ingin masuk CPNS di Kemendikbud. Artinya hanya dipilih yang terbaik diantara yang terbaik.

Kalau kamu ikut tes dengan persiapan minim, sudah pasti hasilnya kurang maksimal. Karena itu disarankan untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kalau perlu ikuti bimbel CPNS dan mencoba try out.

Sehingga kamu bisa menguji kemampuan dibanding calon peserta tes CPNS lainnya. Selamat belajar dan semoga sukses ya!

Leave a comment