Studienkolleg Indonesia

Studienkolleg Indonesia: Persyaratan dan Langkah-Langkah Pendaftaran

Studienkolleg Indonesia – Tahukah kalian? Saat ini Jerman merupakan negara yang terkenal dengan kualitas pendidikan dengan biaya yang terjangkau. Tidak hanya terjangkau, banyak universitas di Jerman yang masuk ke dalam ranking Top Universities di dunia. Tak heran jika kini, Jerman menjadi salah satu negara yang menjadi tujuan bagi banyak calon mahasiswa yang ingin kuliah di luar negeri.
Namun, ada tantangan terbesar sebelum kalian memutuskan untuk kuliah di Jerman. Selain persoalan penggunaan bahasa yang digunakan bukan bahasa Inggris. Kalian juga harus mampu bersaing dengan siswa asli Jerman yang tentunya memiliki cara pandang dan budaya yang berbeda.

Apakah kalian sudah siap dengan semua konsekuensi itu? Lalu bagaimana caranya bisa kuliah di Jerman? Berikut ini adalah beberapa informasi dan langkah-langkah agar kalian bisa kuliah di Jerman.

Baca Juga  Beasiswa di Jerman Penuh dan Separuh Ini Bisa Anda Dapatkan

Apa Itu Studienkolleg Indonesia

Studienkolleg merupakan program persamaan yang wajib diikuti calon mahasiswa asing sebelum masuk kuliah di Jerman. Sesuai dengan ketentuan pemerintah Jerman, Studienkolleg hanya berlangsung selama dua semester atau satu tahun saja.

Batasan waktu yang diberikan pemerintah Jerman untuk menyelesaikan program persamaan Studienkolleg tersebut maksimal 2 tahun. Proses pembelajaran di Studienkolleg Indonesia sangat mirip dengan sekolah SMA di Indonesia pada umumnya.

Dengan sistem belajar dimulai dari jam 8 pagi sampai jam 1 siang. Adapun tujuan dari Studienkolleg ini adalah untuk memastikan pelajar asing memiliki level pendidikan dan kemampuan bahasa Jerman yang cukup untuk belajar di level S1.

Selain itu Studienkolleg juga bertujuan untuk mempersiapkan kalian dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan dalam jurusan universitas kalian. Sebelum mengikuti Studienkolleg ini, kalian harus menyesuaikan dengan jurusan kuliah yang akan kalian tuju di universitas Jerman.

Adapun Studienkolleg ini terbagi dalam 5 program, yaitu Technik-Kurs atau T-Kurs untuk jurusan teknik dan kimia, Medizin-Kurs atau M-Kurs untuk kedokteran dan biologi. Geisteswissenschaften/Sozialwissenschaften-Kurs atau G/S Kurs untuk jurusan sosial ataupun bahasa, serta Wirtschaft-Kurs atau W-Kurs untuk jurusan ekonomi. Semua jurusan Studienkolleg sama, begitu juga dengan studienkolleg Indonesia.

Persyaratan Studienkolleg Indonesia

Studienkolleg Indonesia

Untuk mendaftar Studienkolleg Indonesia, tentunya ada beberapa persyaratan yang harus kalian penuhi terlebih dahulu. Pastikan kalian harus mempersiapkan beberapa dokumen penting di jauh hari sebelum pendaftaran.

Kalian juga harus menyesuaikan persyaratan pada universita di Jerman yang kalian tuju. Sebab, terkadang beberapa universitas memiliki persyaratan yang berbeda. Berikut ini adalah informasi lengkap tentang persyaratan untuk pendaftaran Studienkolleg Indonesia.

1. Persyaratan Kemampuan Bahasa Jerman

Sebelum mengikuti ujian masuk di Studienkolleg, salah satu persyaratan yang harus kalian ketahui adalah memiliki sertifikat kemahiran bahasa Jerman tingkat dasar (Grundstufe) dengan Zertifikat Deutsch (ZD) yang dikeluarkan lembaga bahasa Goethe Institut. Akan tetapi, sangat disayangkan persyaratan itu seringkali berbeda dengan Studienkolleg setempat atau jurusan yang akan kalian masuki nantinya.

Misalnya saja, diperlukan kemampuan Bahasa Jerman tingkat menengah atau Mittelstufe dengan sertifikat Zentrale Mittelstufe Prüfung yang dikeluarkan Goethe Institut sebagai persyaratan untuk memasuki Studienkolleg jurusan M-Kurs atau G/S Kurs. Oleh karena itu, sebelum mendaftar pastikan terlebih dahulu persyaratan bahasa jurusan yang kalian ambil. Jika tidak sesuai, akan sangat kecil kemungkinannya untuk diterima.

2. Persyaratan Dokumen Penting

Persyaratan dokumen juga perlu kalian siapkan sebelum mendaftar ke Studienkolleg Indonesia. Sama seperti persyaratan kemampuan bahasa Jerman, persyaratan dokumen juga terkadang ada perbedaan tergantung dengan universitas atau jurusan yang kalian pilih. Namun, secara umum persyaratan dokumen yang perlu kalian siapkan diantaranya adalah sebagai berikut :
• SKHUN, Raport Semester II (berkas dikumpulkan menjadi satu)
• FC ijazah yang sudah dilegalisir,
• FC ijazah yang sudah dilegalisir, Raport Semester II, dan SKHUN yang sudah di terjemahkan dalam Bahasa Jerman.
• Antrag (Formulir standar DAAD). Beberapa Studienkolleg tertentu memiliki formulir pendaftaran tersendiri dan bisa di download di website universitas tersebut.
• Curriculum Vitae (untuk Studienkolleg tertentu saja)
• FC sertifikat B1 atau B2 yang sudah dilegalisir. Studienkolleg ada yang meminta sertifikat B2 dan ada juga yang meminta sertifikat B1. Setelah semua dokumen yang disiapkan sudah lengkap, maka dapat dikirim langsung ke alamat Studienkolleg masing-masing.

Baca Juga  Kuliah di Jerman Gratis Tapi Kualitas Kelas Dunia Berikut Kuliatasnya

3. Lulus Ujian Masuk Studienkolleg Indonesia

Agar bisa mengikuti Studienkolleg Indonesia, tentunya kalian harus lulus ujian masuk Studienkolleg atau yang biasa disebut dengan Aufnahmeprüfung terlebih dahulu. Adapun materi yang diujikan biasanya adalah terkait dengan bahasa Jerman.

Namun, jika kalian memilih jurusan ilmu pasti akan ada materi tambahan tentang sains dan matematika. Walaupun sebagian jurusan hanya menggunakan materi bahasa Jerman, jangan sepelekan ujian masuk Studienkolleg ini ya, karena banyak dari mereka yang tidak lolos saat mengikuti Aufnahmeprüfung.

Tapi, jika kalian gagal dalam tes kalian bisa mencobanya lagi dengan mendaftarkan ujian masuk di Studienkolleg yang berada di kota lain. Dengan begitu kalian akan mendapatkan kesempatan tambahan untuk bisa lulus ujian Aufnahmeprüfung.

Studienkolleg Indonesia

Studienkolleg Indonesia

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, biasanya Studienkolleg memiliki satu cabang di tiap negara termasuk Indonesia. Jadi, dengan begitu kalian tidak perlu jauh-jauh ke Jerman untuk ambil ujian Studienkolleg.

Hal ini dikarenakan Indonesia juga memiliki Studienkolleg yang bekerjasama dengan Leibniz University of Hannover. Jika ingin mendaftarkan diri menjadi siswa di Studienkolleg Indonesia, kalian bisa mendatangi Studienkolleg yang berada di Jakarta.

Selain itu, Studienkolleg Indonesia juga memiliki keistimewaan sendiri dibanding Studienkolleg di negara lain. Studienkolleg Indonesia terkenal dengan persyaratan masuk yang lebih mudah yaitu hanya dengan memiliki sertifikat B1.

Selain itu, kerja sama yang Studienkolleg Indonesia dengan Leibniz University of Hannaover, bisa membuka peluang kalian untuk lebih mudah mendapatkan surat penerimaan. Dan masa pembelajaran di Studienkolleg Indonesia juga tidak terlalu lama, hanya membutuhkan 8-9 bulan saja atau sekitar dua semester.

Langkah-langkah Mempersiapkan Studienkolleg

Setelah mengetahui persyaratan dan studi di Studienkolleg di Indonesia. Kini saatnya bagi kalian untuk mempersiapkan langkah-langkah yang harus dilakukan, baik sebelum maupun sesudah mendaftar di Studienkolleg Indonesia. Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa kalian lakukan untuk mendafar Studienkolleg di Indonesia. Jangan lupa cermati dan catat ya!

1. Ambil Kursus Bahasa Jerman

Ini adalah langkah pertama yang harus kalian lakukan 2 sampai 1 tahun sebelum mendaftar Studienkolleg . Kenapa harus 2 sampai 1 tahun? Hal ini dikarenakan mempelajari bahasa Jerman adalah hal yang tidak mudah, harus membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menguasainya.

Perlu diketahui bahwa eropa memiliki standar CEFR untuk mengukur kemampuan bahasa seseorang. Adapun level bahasa jerman yang perlu kalian capai sebelum mendaftar Studienkolleg Indonesia adalah minimal B1-B2. Akan tetapi persyaratan ini harus disesuaikan dengan jurusan yang kalian pilih ya.

Baca Juga  Aupair Adalah Program Pertukaran yang Membawamu ke Jerman

2. Tetapkan Pilihan Jurusan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, di Studienkolleg Indonesia ini memiliki lima jurusan yang bisa kalian pilih. Dari kelima jurusan itu, pilihlah satu jurusan yang paling kamu minati dan cita-citakan. Jangan sampai kalian salah jurusan dan menyesalinya dikemudian hari. Hal tersebut akan membuat pembelajaran menjadi tidak maksimal.

3. Pesiapkan Motivation Letter dan Daftar Riwayat Hidup

Kalian bisa mempersiapkan surat motivasi dan daftar riwayat hidup enam bulan sebelum kalian mendaftar Studienkolleg Indonesia. Nantinya kedua dokumen ini wajib kalian lampirkan sebagai persyaratan pengajuan visa dan untuk melamar Studienkolleg serta universitas di Jerman.Tentunya penulisan surat motivasi dan daftar riwayat hidup menggunakan bahasa Jerman. Jika masih bingung kalian bisa mencari terkait panduan menulis surat motivasi dan daftar riwayat hidup dalam bahasa Jerman di internet.

4. Ikut Ujian Bahasa Jerman B1

Jika sebelumnya kalian sudah mengikuti kursus bahasa Jerman, kini saatnya untuk mengikuti ujian bahasa Jerman B1. Kalian bisa memilih lembaga kursus dan ujian bahasa Jerman di Goethe Institut (GI). Setelah mengikuti ujian bahasa Jerman B1 kalian bisa melanjutkan untuk mencari tempat kursus bahasa Jerman tingkat B2 di Jerman.

5. Mencari Tempat Tinggal di Jerman

Studienkolleg Indonesia

Jangan lupakan langkah yang satu ini ya. Kalian bisa mencari tempat tinggal melalui bantuan studienkolleg yang kalian ikuti. Sebab biasanya studienkolleg akan membantu mencarikan tempat tinggal untuk calon mahasiswa.

6. Lamar Studienkolleg/Universitas

Kalian sebagai calon mahasiswa harus aktif mencari tahu informasi tentang pendaftaran mahasiswa asing di universitas tujuan kalian. Pastikan untuk menanyakan secara langsung kepada universitas terkait. Setelah itu kalian akan dimintai untuk melengkapi persyaratan yang harus dipenuhi. Setelah semuanya sudah siap lalu kirimkan persyaratan tersebut via pos. Dan tunggulah jawaban untuk mengikuti Aufnahmeprufung di Jerman.

7. Siapkan Terjemahan Dokumen Penting

Sebelum mendaftar visa studi di Kedutaan besar Jerman di Jakarta, kalian harus menerjemahkan dokumen penting seperti pada persyaratan.

8. Membuka Sperrkonto di Deutsche Bank

Langkah ini bisa kalian lakukan jika kalian sudah dinyatakan diterima studi di Jerman. Kalian bisa membuka rekening Sperrkonto di Deutsche Bank yang ada di Jakarta. Tujuan pembuatan rekening Sperrkonto ini adalah sebagai jaminan bahwa kalian memiliki biaya hidup yang cukup untuk tinggal selama satu tahun di Jerman.

9. Membuat Visa Studi

Agar kalian bisa membuat visa studi, kalian harus melampirkan persyaratan diantarnya adalah sertifikat bahasa Jerman B1, Zulassung dan Sperrkonto dari Deutsche Bank.

Itulah informasi mengenai Studienkolleg Indonesia beserta persyaratan dan langkah-langkah untuk mendaftar. Ayo tunggu apa lagi persiapkan dirimu dari sekarang dan raihlah mimpi untuk kuliah di Jerman. Semoga sukses!

Bahasa Jerman Sehari-Hari

Contoh Percakapan Bahasa Jerman Sehari-Hari Beserta Artinya

Bahasa Jerman Sehari-Hari – Negara Jerman merupakan salah satu negara maju di dunia yang cukup populer dalam berbagai bidang. Mulai dari ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi, sosial-politik, lingkungan, hingga pariwisata. Tak heran jika negara ini menjadi salah satu negara favorit untuk tujuan berlibur maupun melanjutkan pendidikan. Mempelajari bahasa Jerman sehari-hari akan memberikan banyak keuntungan khususnya bagi Anda yang berencana untuk mengunjungi atau tinggal di negara ini.
Baca juga ” Apa Bedanya AM dan PM dalam Penunjuk Waktu Bahasa Inggris?
Sama halnya seperti bahasa Inggris, dalam mempelajari bahasa Jerman Anda juga harus menguasai kosakata (vocabulary) dan tata bahasa (grammar). Menguasai contoh percakapan bahasa Jerman sehari-hari akan sangat membantu memudahkan Anda dalam mempelajari bahasa ini. Anda bisa mencoba membuat percakapan bahasa Jerman dalam berbagai topik dan mempraktekkannya untuk meningkatkan kefasihan. Kosakata Penting dalam Bahasa Jerman Sebelum membuat contoh percakapan bahasa Jerman sehari-hari dan cara membacanya, sangat disarankan untuk memahami kosakata penting yang sering muncul dalam percakapan. Kosakata penting bahasa Jerman berikut ini bisa Anda hafalkan dan pahami terlebih dahulu.
Kosakata  Arti
Hallo! Halo! / Hai!
Guten Morgen! Selamat pagi!
Guten Tag! Selamat siang!
Guten Abend! Selamat sore/malam!
Gute Nacht! Selamat malam!
Auf Wiedersehen! Sampai jumpa!
Ja Ya
Nein Tidak
Vielleicht Mungkin/bisa jadi
Danke! Terima kasih!
Bitte! Kembali!
Entschuldigung Maaf
Ich Saya
Du Kamu
Uns kami
Er Dia
Sie Mereka
Ich habe/ Saya punya
Ich habe kein Saya tidak punya
Wir haben Kami punya
Ich heiße Nama saya
Ich komme Saya berasal
Ich bin Umur saya
Ich bin verheiratet Saya menikah
Ich reise alleine Saya bepergian sendiri
Ich reise nicht alleine Saya tidak bepergian sendiri
Ich reise mit Saya bepergian dengan
Ich spreche kein English Saya tidak bisa bahasa Inggris
Das verstehe ich nicht Saya tidak mengerti
Bitte schreiben Sie das auf! Tolong tuliskan!
Bitte wiederholen Sie das Tolong ulang!
Einen Moment bitte Tolong tunggu sebentar!
Herzlich Willkommen! Selamat datang!
Das tut mir Leid Maaf, saya menyesal
Schade Sayang!
Verzeih mir bitte! Tolong maafkan saya!
Kein problem Tidak masalah
Das macht nichts Tidak apa-apa
Herzlichen Glückwunsch! Selamat!
Alles gute zum geburstag! Selamat hari ulang tahun!
Alles gute zur hochzeit Selamat menempuh hidup baru!
Schönes Wochenende! Selamat berakhir pekan!
Ja, bitte! Ya, silahkan!
Contoh Percakapan Bahasa Jerman dalam Berbagai Topik Percakapan bahasa Jerman sehari-hari dalam berbagai topik berikut ini bisa menjadi referensi untuk memperkaya kosakata dan tata bahasa Jerman Anda.  Bahasa Jerman Sehari-Hari
  1. Percakapan di kantor
Bella : Guten Morgen, Nisa! (Selamat pagi, Nisa!) Nisa : Guten Morgen, wohin gehst du? Du siehst sehr beschäftigt aus! (Selamat pagi, kamu mau pergi kemana? Kamu terlihat sibuk sekali!) Bella : Ich gehe zu einem training heute nachmittag! So, Ich muss arbeit beenden! (Aku akan pergi pelatihan siang ini! Jadi, aku harus menyelesaikan pekerjaanku! Nisa : Was für ein Training? Es scheint wichtig! (Pelatihan apa? Sepertinya sangat penting!) Bella : Business Development Training. Mein boss frag mich kommen das training. (Pelatihan pengembangan bisnis. Boss saya memintaku untuk hadir di pelatihan ini!) Nisa : Nett! Viel Glück! (Menyenangkan! Semoga beruntung!) Bella : Danke! (Terima kasih!)
  1. Percakapan dengan teman
Dian : Guten Aben, Rina! Wie geht es Ihnen?) (Selamat sore, Rina! Apa kabarmu?) Rina : Ich bin Ok! Ich hoffen, es geht dir auch gut!) (Saya baik-baik saja! Aku harap, kamu juga baik-baik saja!) Dian : Ja, ich bin fein! Wohin sollen wir dieses wochenende gehen? (Ya, saya baik-baik saja! Sebaiknya kemana kita pergi akhir pekan ini? Rina : Letzte woche sind wir auf den stadt gegangen. Wie wäre es, wenn wir morgen an den strand gehen? (Minggu lalu kita sudah pergi ke kota. Bagaimana kalau kita pergi ke pantai besok? Dian : Ich denke gute idee. Um wie viel uhr gehen wir? (Saya pikir itu ide yang bagus. Jam berapa kita berangkat?) Rina : Es wird besser sein, wenn wir am Manchmittag gehen! Ich möchte den Sonnenuntergang sehen. (Akan lebih baik jika kita berangkat siang! Saya ingin melihat sunset.) Dian : Ok, ich hole dich morgen um 13 Uhr ab. Wir sehen uns morgen! (Ok, aku akan jemput besok jam 1 siang. Sampai bertemu besok! Rina : Danke, Dian! (Terima kasih, Dian!)
  1. Percakapan di klinik
Pasien : Guten Tag! Enstchuldigen Sie, bitte. (Selamat siang! Permisi!) Dokter : Ja, kommen Sie herein, bitte. Was den passiert? (Ya, silahkan masuk! Apa yang kamu rasakan?) Pasien : Ich habe Bauchschmerzen seit drei Tagen. (Saya sudah 3 hari sakit perut.) Dokter : Nur das? (Hanya itu?) Pasien : Zuerst nur bauchschmerzen. Jetzt bin ich aber sehr müde. Ich fühle die anderen krank auch. Ich habe Kopfschmerzen, kann nicht konzentrieren, und niese oft. (Awalnya hanya sakit perut. Tapi sekarang saya sangat lelah. Yang lain juga ikut sakit, saya sakit kepala, tidak bisa konsentrasi dan sering bersin-bersin.) Dokter : Lieg hier, bitte. Ich untersuche zuerst. (Silahkan berbaring di sini. Saya periksa dulu!) Pasien : Was den passiert, doktor? (Apa yang terjadi, dokter?) Dokter : Ach, Sie haben Influenza. Sie mussen sich für drei tage verschnaufen. Viel wasser und orangesaft trinken. Diese medikamente mussen sie drei mal täglich nehmen. (Oh, kamu sakit flu. Kamu harus istirahat selama 3 hari. Minum air yang banyak dan jus jeruk. Minum obat ini 3 kali sehari.) Pasien : Danke, doktor! (Terima kasih, dokter!)
  1. Percakapan di tempat belanja
Nina : Guten morgen! (Selamat pagi!) Penjual : Guten morgen, kann ich ihnen helfen? (Selamat pagi, ada yang bisa saya bantu? Nina : Ich will eine landkarte kaufen. Wie viel kostet die da? (Saya mau membeli sebuah peta. Berapa harganya yang di situ? Penjual : Drei Euro (Tiga Euro) Nina : Das ist sehr teuer! (Mahal sekali!) Penjual : Vielleicht. Die kleine aber kostet nur eins Euro. (Mungkin. Tapi yang kecil harganya hanya satu Euro.) Nina : Ich brauche aber die grosse. (Tapi, saya butuh yang besar.) Penjual : Dann können du anderswo suchen, vielleicht. (Mungkin, kamu bisa cari di tempat lain.) Nina : Ja, Danke! (Ya, terima kasih!)
  1. Percakapan perkenalan
Dina : Guten morgen! Grüße, ich heiße Dina. Wis heißen Sie? (Selamat pagi, salam kenal nama saya Dina. Siapa nama Anda?) Sisca : Guten morgen! Ich heiße Dina. (Selamat pagi, nama saya Sisca.) Dina : Wo kommst du her? (Darimana asalmu?) Sisca : Ich komme aus Jakarta, wo kommst du her? (Aku dari Jakarta, kamu dari mana?) Dina : Ich komme aus Bandung und fange gerade heute hier an. (Aku dari Bandung, baru hari ini memulai kelas di sini.) Sisca : Ich war in Bandung in Lembang. (Saya pernah ke Bandung di Lembang.) Dina : Ja, Lembang ist ein berühmter Urlaubsort. (Ya, Lembang adalah tempat liburan yang terkenal.) Percakapan bahasa Jerman sehari-hari tersebut bisa menjadi referensi untuk Anda yang ingin mencoba berlatih mengucapkan bahasa Jerman secara langsung dalam percakapan sehari-hari. Jangan pernah ragu untuk mencoba ngobrol dalam bahasa Jerman karena semakin sering Anda berlatih maka kemampuan bahasa Jerman yang Anda miliki akan semakin terasah.
Makanan Khas Jerman

11 Makanan Khas Jerman yang Wajib Anda Coba Saat Berkunjung ke Jerman

Makanan Khas Jerman – Setiap negara pasti mempunyai kebudayaan yang berbeda-beda, salah satunya adalah keragaman kulinernya. Sebagai pecinta kuliner, Anda pasti memiliki keinginan untuk mencicipi makanan khas di setiap negara bukan? Jika Anda berkunjung ke Jerman, tidak ada salahnya untuk menyicipi beberapa makanan khas Jerman berikut ini.

Baca juga ” Pengertian Generic Structure Descriptive Text dan Contohnya

Makanan khas Jerman sudah pasti lezat yang membuat para pecinta kuliner penasaran ingin menyicipi. Penasaran? Di bawah akan dibahas mengenai beberapa daftar makanan khas Jerman yang wajib Anda coba jika berkunjung ke Jerman.

1. Bratwurst

Makanan Jerman yang pertama wajib Anda coba adalah Bratwurst. Bratwurst merupakan jenis sosis khas Jerman yang cara pengolahannya dengan dipanggang. Bratwurst seringkali disajikan bersama dengan salad yang bernama Kartoffelsalat.
Namun, seiring berkembangnya jaman, semakin banyak versi dalam penyajian Bratwurst. Salah satu contohnya yaitu bratwurst disajikan dengan taburan keju dan bawang.

Bratwurst terbuat dari beberapa varian daging seperti daging sapi, daging babi, daging ayam, bahkan daging kalkun. Jika dikumpulkan, terdapat kurang lebih 1.500 jenis sosis yang berada di Jerman.

Salah satu jenis sosis yang terkenal adalah currywurst. Sosis ini dipanggang dengan cara dibumbui menggunakan saus tomat dan bumbu kari. Sosis jenis ini pertama kali ditemukan oleh warga Jerman yang bernama Herta Heuwer pada tahun 1949.

Karena sosis ini sangat terkenal maka terdapat museum di Berlin yang bernama Currywurst. Sebelum menikmati Bratwurst atau Currywurst, Anda wajib bertanya terlebih dahulu sebelum memastikan daging apa yang mereka gunakan. Terutama bagi Anda yang tidak bisa mengkonsumsi daging tertentu.

Makanan Khas Jerman

Sosis di Jerman juga bisa Anda jadikan pilihan oleh-oleh khas Jerman untuk dibawa ke Indonesia. Karena makanan khas Jerman ini sangat tahan lama jika dibiarkan dalam waktu beberapa jam di suhu ruangan.

2. Schwarzwalder Kirschtorte

Makanan Jerman yang lezat ini merupakan kue coklat yang dilapisi oleh krim vanilla segar disertai dengan parutan coklat dan tidak lupa dihiasi dengan buah ceri diatasnya yang membuat tampilan kue ini semakin cantik dan menarik untuk dicoba.
Jika dilihat sekilas memang kue ini terlihat seperti kue blackforest di Indonesia. Jika penasaran apa perbedaan antara keduanya, silahkan sempatkan untuk mencicipi makanan ini jika berkunjung ke Jerman.

3. Gulaschsuppe

Pada umumnya, makanan Jerman banyak yang menggunakan bahan dasar daging, salah satunya seperti Gulaschuppe. Tetapi makanan khas Jerman yang satu ini disajikan dalam bentuk sup, berbeda dengan jenis makanan Jerman lainnya.

Sup ini terbuat dari kuah yang kental dan bewarna merah. Bahan dasar dari makanan ini adalah daging sapi, kentang, tomat, dan rempah-rempah khas Jerman. Daging yang biasanya digunakan terbuat dari daging sapi atau daging babi. Cara memasaknya yaitu dengan mencincang-cincang daging tersebut menjadi potongan yang agak besar. Kemudian dicampurkan dengan bumbu-bumbu lain.

Bentuknya sekilas seperti sup merah yang banyak dijual di Indonesia. Yang membedakannya hanyalah jika sup merah di Indonesia disajikan bersama nasi, sedangkan Gulaschuppe disajikan bersama roti. Makanan Jerman ini sangat cocok bila dinikmati pada saat musim dingin atau makan malam.

4. Leubkuchen

Cemilan khas Jerman ini memiliki sebutan lain yaitu roti jahe atau ginger bread. Bahan dasar untuk kue ini juga sangat beragam seperti tepung, madu, telur, kacang walnut, kacang hazelnut, kacang badam, manisan jeruk, potongan buah kemin, marzipan dan beberapa rempah seperti jahe, pimento, adas manis, ketumbar, dan kapulaga.
Dengan campuran bahan-bahan tersebut sudah pasti membuat makanan ini menjadi sangat nikmat. Leubkuchen sangat cocok jika disajikan dengan susu atau teh hangat. Cemilan ini juga bisa dijadikan oleh-oleh khas Jerman yang bisa Anda bawa pulang ke Indonesia.

5. Flascher Hase

Makanan khas Jerman yang satu ini berbentuk mirip seperti steak saat disajikan tetapi cara pengolahannya berbeda dengan steak. Flascher Hase merupakan makanan khas Jerman yang terbuat dari bahan dasar daging cincang, telur, tepung, dan bawang.
Semua bahan tersebut dicampur lalu dimasak dengan cara dipanggang. Setelah matang, makanan Jerman ini diiris tipis-tipis kemudian disajikan bersama kentang goreng ataupun kentang tumbuk dan disirami saus diatasnya.

6. Sauerkraut

Makanan khas Jerman ini biasanya menjadi makanan pendamping utama yang terbuat dari kol putih yang diiris lalu difermentasi dan memiliki rasa yang asam yang bisa menyegarkan. Kedengarannya sekilas seperti Kimchi makanan khas Korea, tetapi jika dilihat bentuknya sangat berbeda sekali.

Sauerkraut mempunyai banyak sekali manfaat untuk kesehatan karena makanan ini banyak mengandung vitamin C yang sangat bagus untuk dikonsumsi bagi tubuh. Makanan Jerman ini juga sangat baik untuk dikonsumsi pada saat musim dingin karena dapat meningkatkan suhu badan.

7. Kartoffelsalat

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, makanan ini merupakan makanan pedamping untuk dimakan bersamaan dengan Bratswurst. Makanan Jerman ini terbuat dari potongan kentang yang direbus lalu dikombinasikan dengan bawang bombai, mayones, cuka, tomat, telur, daging sapi, dan saus yang terbuat dari susu.

8. Bretzel

Makanan khas Jerman yang satu ini sudah banyak sekali dijual di Indonesia, atau mungkin Anda adalah salah satu penggemarnya? Walaupun banyak yang dijual di Indonesia, tetapi tentu saja ada sedikit perbedaan dengan buatan Jerman.

Kue ini berbentuk seperti pita dan bewarna coklat dan diatasnya ditaburi garam, biji bunga matahari, atau biji wijen. Kue ini berbahan dasar tepung gandum, ragi, air, garam, dan malt yang menjadikan teksturnya sedikit keras tetapi justru menjadi daya tarik tersendiri.

Bretzel menjadi salah satu cemilan wajib yang ada di festival Oktoberfest di Jerman. Varian pada kue ini juga beragam, ada yang berbentuk stick, pita, dan bola-bola kecil. Taburan pada atasnya juga beragam, seperti keju, gula, bubuk kayu manis, irisan sosis, dan lainnya. Bretzel juga bisa dijadikan oleh-oleh khas Jerman Karena makanan ini cukup tahan lama jika ditaruh di ruangan terbuka dalam beberapa jam.

9. Bienenstich

Makanan khas Jerman ini juga bisa dijadikan makanan penutup bagi Anda pecinta dessert. Bienenstich adalah kue manis yang terbuat dari krim vanilla, kacang almond, dan madu sebagai lapisan diatasnya.

Dengan bahan-bahan tersebut menjadikan makanan ini memiliki cita rasa yang manis dan unik. Makna dari makanan ini adalah sengatan lebah karena terdapat kandungan madu di dalam kue.

10. Spatzle

Makanan khas Jerman ini adalah pasta tradisional yang terbuat dari tepung, telur, garam, dan soda kue. Makanan ini biasanya disajikan dengan potongan daging beserta sayuran sebagai pelengkap. Jika ingin menyempurnakan makanan ini, Anda bisa menambahkannya dengan keju sesuai selera.

11. Apfelstrudel
Bagi orang Indonesia mungkin sudah familiar dengan makanan Jerman yang satu ini karena mirip dengan Apel Strudel yang dijual di kota Malang. Makanan khas Jerman ini memiliki cita rasa yang enak sekali sehingga orang Indoensia yang mencobanya dapat mengembangkannya sendiri.

Pada umumnya, kue ini berbentuk bulat dan memiliki tekstur lembut. Apfelstrudel sangat cocok jika dinikmati sebagai makanan penutup di restoran atau di rumah. Tetapi makanan ini juga bisa dinikmati sebagai cemilan ketika bersama kerabat atau keluarga.
Makanan Jerman ini memiliki rasa yang manis dan asam karena terdapat bahan dasar apel di dalamnya. Alfelstrudel juga ditaburi dengan

bubuk kayu manis yang membuat aromanya semakin nikmat.

Itulah beberapa daftar makanan khas Jerman yang bisa Anda coba ketika mengunjungi negara yang Indah ini. Beberapa diantara makanan tersebut dapat dijadikan oleh-oleh khas Jerman jika ingin membawakan makanan untuk keluarga atau kerabat.

Beasiswa Jerman S1

Macam-Macam Beasiswa Jerman S1 dan Cara Mendapatkannya

Beasiswa Jerman S1 – Siapa yang tidak mengenal Jerman sebagai salah satu negara maju di Benua Eropa yang terkenal dengan kualitas pendidikannya ini. Negara Jerman menjadi salah satu negara incaran para mahasiswa yang ingin mewujudkan impiannya kuliah di luar negeri.

Sudah banyak ilmuwan-ilmuwan ternama berasal dari negara ini dan tokoh-tokoh yang sukses setelah mengenyam pendidikan di Negara Jerman ini. Sebut saja Albert Einstein, Rudolf Diesel, BJ Habibie, dan lain sebagainya.

Buat kamu yang ingin meneruskan jejak mereka, tak perlu khawatir karena ada banyak kesempatan terbuka lebar termasuk untuk mendapatkan beasiswa Jerman S1. Sejak tahun 2014, terdapat 16 negara bagian di Jerman yang menghapus biaya kuliah di semua universitas negeri untuk program gelar sarjana.

Baca juga ” Tips dan Cara Kuliah di Luar Negeri

Keputusan ini membuka gerbang yang semakin lebar bagi siapa saja baik mahasiswa dalam maupun luar negeri yang ingin menempuh pendidikan di Negara Jerman. Meskipun biaya pendidikannya gratis, mahasiswa di Jerman tetap harus mengeluarkan biaya untuk administrasi, fasilitas pendidikan, dan juga biaya hidup selama tinggal di sini.
Sehingga opsi mencari beasiswa Jerman S1 bisa menjadi salah satu pilihan untuk kamu yang ingin melanjutkan sekolah di Jerman dengan biaya seminimal mungkin atau bahkan gratis.

Syarat Kuliah di Jerman

Setiap kampus atau universitas tentu memberikan persyaratan tertentu untuk para calon mahasiswa yang mendaftar, tak terkecuali universitas-universitas di Jerman. Berikut ini beberapa persyaratan yang harus kamu siapkan jika ingin kuliah di Jerman, di antaranya:

1. Residence permit dan visa

Status kamu ketika kuliah di luar negeri adalah WNA (Warga Negara Asing) bagi mereka. Sehingga untuk dapat tinggal di Jerman, kamu membutuhkan visa dan residence permit sesuai dengan berapa lama kamu berencana untuk tinggal di negara ini.

2. Bukti sumber keuangan atau beasiswa

Sebagai salah satu syarat untuk kuliah di Jerman, pihak di sana ingin memastikan bahwa calon mahasiswa yang mendaftar memiliki uang yang cukup untuk biaya hidup selama tinggal di Jerman.
Kamu bisa memberikan bukti berupa tabungan atau beasiswa yang kamu dapatkan. Pada umumnya, jumlah minimal tabungan uang yang harus ada di rekening bank milik pendaftar adalah sebanyak 8.000 Euro atau berkisar Rp 130.000.000,00.

3. Memenuhi kualifikasi penerimaan universitas

Setiap kampus memilki persyaratan dan kualifikasi yang berbeda-beda yang harus dipenuhi oleh para pendaftar. Kualifikasi tersebut seperti ijazah lulus SMA, sertifikat prestasi, sertifikat TOEFL/IELTS, transkrip nilai dengan standar minimal tertentu, dan lain sebagainya.

4. Kemampuan bahasa Jerman yang bagus

Bahasa pengantar pembelajaran yang digunakan di universitas-universitas di Jerman mayoritas adalah bahasa Jerman. Sehingga setiap mashasiswa yang ingin kuliah di sini harus menguasai bahasa Jerman agar bisa mengikuti pelajaran dengan baik.
Selain bermanfaat untuk membantu perkuliahan kamu, memiliki kemampuan bahasa Jerman juga akan berguna untuk membantu kamu dalam berkomunikasi dengan penduduk sekitar yang ada di Jerman.

5. Asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan menjadi salah satu persyaratan wajib yang harus dimiliki calon mahasiswa yang akan kuliah di Jerman. Bukti asuransi kesehatan ini bisa kamu tunjukkan saat mendaftar dan melamar residence permit.

6. Tes bakat dan kecerdasan (Aptitude Test)

Tes bakat dan kecerdasan ini akan membantu kamu untuk menentukan program dan jurusan apa yang sesuai dengan minat dan kemampuan yang kamu miliki. Tes ini biasanya diadakan untuk menguji tes bahasa, the core test, dan modul tes untuk subyek tertentu.

9 Macam Beasiswa Kuliah di Jerman

Buat kamu yang berprestasi namun merasa kurang mampu untuk kuliah di Jerman dari segi biaya, tak perlu khawatir karena ada berbagai program beasiswa Jerman S1 yang tersedia yang bisa kamu coba. Berikut ini 9 macam beasiswa Jerman S1 baik dari pemerintah, non pemerintah, maupun program dari universitas sendiri, di antaranya:

Beasiswa dari Pemerintah

1. Erasmus+

Program beasiswa ini didanai oleh European Commission untuk program pelatihan, pendidikan, pemuda, dan olahraga. Program Erasmus ini memiliki beberapa program, salah satunya Erasmus+ yang bekerjasama antara negara-negara Uni Eropa dan Asia.

Tidak hanya memberikan beasiswa untuk jenjang S1, akan tetap program ini juga menyediakan beasiswa untuk program S2, S3, Post-Doc, dan Staff. Bagi kamu yang tertarik mengambil jurusan ilmu agrikultur, manajemen dan bisnis, arsitektur, pendidikan, teknik, geografi, hukum, kedokteran, sosial, politik, dan ilmu alam sangat cocok untuk mencoba program beasiswa ini karena jurusan tersebut merupakan bidang studi yang diprioritaskan.

Beasiswa Jerman S1

Selain biaya untuk pendidikan, uang saku bulanan, tiket perjalanan pulang, asuransi, dan tuition fees juga menjadi hak yang akan didapatkan mahasiswa penerima beasiswa Jerman ini.

2. DAAD Scholarships

DAAD merupakan singkatan dari Deustcher Akademischer Austauschdienst Academic Exchange Service dan tersedia dalam berbagai program. Program beasiswa Jerman S1 dan S2 ini didanai oleh Kementerian Federal Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (EMZ) Jerman.
Tidak hanya ditawarkan kepada para mahasiswa saja akan tetapi juga ditujukan untuk para profesional yang sudah bekerja yang ingin upgrade kapasitas ilmunya. Program beasiswa ini memberikan biaya bulanan sekitar 750 – 1000 EURO untuk biaya hidup, kesehatan, tiket pulang pergi ke Jerman, asuransi, serta biaya pendidikan selama kuliah di Jerman.

Beasiswa dari Non-Pemerintah

3. Deutschland Stipendium

Pendanaan yang akan didapatkan oleh penerima program beasiswa Deutschland Stipendium ini adalah berkisar mulai dari 150 hingga 300 EURO. Besarnya beasiswa program beasiswa yang berasal dari non pemerintah ini tergantung dari kerjasama negeri-swasta, organisasi dan sponsor individual, serta organisasi antar bisnis.

4. Heinrich Böll Scholarships

Beasiswa yang rutin dilaksanakan setiap tahun dan dibagi ke dalam dua gelombang pendaftaran ini ditawarkan oleh Heinrich Böll Foundation. Kesempatan terbuka lebar bagi mahasiswa domestik maupun internasional yang ingin mendaftar program beasiswa ini.
Beasiswa Jerman S1 ini tersedia juga untuk jenjang master dan doktor (PhD). Kemampuan bahasa Jerman menjadi salah satu persyaratan wajib yang harus dimiliki calon mahasiswa yang mendaftar.

5. Kurt Hansen Science Scholarships

Program biasiswa Jerman yang didanai oleh Bayer ini memberikan kesempatan pada para calon mahasiswa yang berprestasi dan ingin merambah dunia sains. Para penerima beasiswa akan mendapatkan fasilitas berupa biaya pendidikan gratis, pendanaan proyek magang, semester musim panah, pelatihan tenaga pengajar sains, prgram persiapan, dan suplementer, dan lain sebagainya.

Beasiswa dari Universitas

6. Frankfurt School of Finance and Management Doctoral Tuition Waivers

Program beasiswa yang disediakan oleh Frankfurt School ini memang bukan program beasiswa full kepada mahasiswa penerimanya. Akan tetapi berupa 10 potongan biaya kuliah yang diperuntukkan bagi mahasiswa doktoral yang mengambil program bahasa Inggris di bidang matematika, administrasi bisnis, keuangan, dan akuntansi.

7. RWTH Aachen University Scholarships

Universitas yang masuk ke dalam 100 besar Times Higher Education Reputation Rankings ini menyediakan berbagai macam program. Beberapa di antaranya seperti RWTH Aachen University MIRAI Scholarship for Japan, MOGAM Scholarship for Korea, Tsinghua Junior Research Fellowships, Exchange Scholarships, dan lain sebagainya.

8. FRIAS Cofund Fellowship Programme

Program beasiswa yang ditawarkan oleh University of Freiburg ini ditawarkan untuk para peneliti internasional yang berprestasi dan memiliki projek penelitian menarik. Beasiswa yang diberikan oleh universitas yang terkenal akan keunggulan penelitiannya ini biasanya diumumkan saat musim panas.

9. DRD Scholarships

Program beasiswa DRD ini diberikan untuk mahasiswa master yang berprestasi dari negara-negara sub-sahara Afrika. Para calon mahasiswa yang mendaftar diharuskan untuk mengumpulkan proposal rencana penelitian untuk perkuliahan purna waktu di Jerman nantinya.
Kesempatan untuk kuliah di Jerman terbuka lebar untuk siapapun yang memiliki impian kuliah di sini selama memiliki kemampuan dan prestasi. Bagi yang memiliki kendala biaya untuk mewujudkan impiannya tersebut pun tidak perlu khawatir lagi karena ada banyak program beasiswa Jerman S1, S2, maupun S3 yang bisa kamu coba. Kuncinya adalah terus berusaha dan tekun belajar agar bisa meraih prestasi terbaik yang bisa menjadi penunjang saat mendaftar program beasiswa Jerman S1 nantinya.

Cara Mendapatkan Beasiswa S2 Luar Negeri

Cara Mendapatkan Beasiswa S2 Luar Negeri

Cara Mendapatkan Beasiswa S2 Luar Negeri – Anda yang membaca artikel ini sudah pasti ingin untuk melanjutkan pendidikan S2 keluar negeri ? Anda juga penasaran bagaimana cara mendapatkan beasiswa S2 luar negeri serta apa saja beasiswa S2 luar legeri tanpa syarat IPK. Jika Anda berminat untuk melanjutkan kuliah keluar negeri, ada beberapa hal yang sangat penting untuk Anda persiapkan, yaitu :

1. Hilangkan Keraguan Pada Diri Anda.

Jika Anda masih ragu-ragu coba Anda tanyakan kepada diri Anda sendiri apa yang menjadi prioritas Anda saat ini. Kuliah? Kerja? atau Menikah?
Karena setiap orang mempunyai prioritas hidupnya masing-masing dan tidak bisa disamakan. Coba Anda meminta saran dari orang terdekat seperti orang tua atau sahabat untuk meminta saran ketika keraguan itu datang kepada Anda.

Baca juga ” Sejarah Negara Jerman dan Sistem Pemerintahannya

2. Tentukan Mengapa, Apa, Di mana, dan Kapan.

Coba tanyakan ke diri Anda sendiri kira-kira Anda sudah tahu belum jurusan apa yang ingin diambil dan kenapa Anda memilih jurusan tersebut? Jika Anda sudah tahu jawabannya, Anda bisa googling universitas mana saja yang paling bagus untuk jurusan yang Anda pilih.
Jika Anda tidak tahu cara memilihnya bisa dengan melihat universitas yang mempunyai ranking tinggi secara keseluruhan atau universitas yang mempunyai ranking tinggi sesuai dengan jurusan yang Anda pilih.

Jika ternyata Anda menemukan masalah seperti secara keseluruhan ranking universitasnya rendah tetapi kalau dilihat dari ranking jurusan yang Anda minati tinggi lebih baik memilih universitas yang mempunyai kedudukan yang tinggi untuk jurusan yang Anda pilih.
Karena, orang-orang yang bekerja di jurusan yang Anda pilih biasanya lebih mempertimbangkan universitas yang rankingnya lebih tinggi di jurusan daripada universitas yang mempunyai ranking tinggi di dunia tetapi lebih rendah di jurusan tersebut.

Jangan lupa juga untuk memperhatikan kapan jadwal universitas tersebut menerima mahasiswa baru. Biasanya terdapat beberapa pendaftaran dalam satu tahun dan kebanyakan universitas membuka pendaftaran pada bulan September.
Dengan mengetahui informasi tersebut mengenai kapan dibukanya ajaran baru, maka Anda bisa merencanakan untuk mengambil pendaftaran yang mana.

3. Apa Langkah Selanjutnya?

Kalau Anda sudah mendapatkan beberapa referensi mengenai universitas yang diminati, maka saatnya untuk mulai mengumpulkan persyaratan yang diminta. Dokumen yang diminta selain ijazah, transkrip nilai, dan dokumen dasar lainnya, terdapat beberapa hal yang dipersiapkan lebih awal.

Diantaranya yaitu sertifikat TOEFL/IELTS, surat referensi sebanyak dua buah dari dosen atau atasan di tempat Anda bekerja jika Anda sudah bekerja serta Motivation Letter.
Pada Motivation Letter ini perlu diperhatikan karena biasanya universitas akan menilai apakah Anda sesuai dengan kriteria mereka atau tidak ditentukan dari Motivation Letter yang Anda buat. Oleh sebab itu, Anda harus menunjukkan kelebihan diri Anda dan kasih alasan yang jelas kenapa Anda ingin melanjutkan kuliah di jurusan dan universitas tersebut.

4. Mendapatkan Beasiswa.

Ada ingin melanjutkan pendidikan keluar negeri tetapi tidak mempunyai biaya yang banyak sehingga harus mengandalkan beasiswa? Anda disarankan untuk mencari universitas yang dituju sambil mencari beasiswa yang akan Anda apply juga nantinya.
Ada bermacam-macam beasiswa, seperti harus mendapatkan beasiswa terlebih dahulu baru menentukan universitasnya kemudian atau ada juga beasiswa yang mensyaratkan untuk harus ada Letter of Acceptance (LoA) dari universitas yang dituju baru Anda bisa apply beasiswanya.

Selain itu juga terdapat beasiswa dari pemerintahan Indonesia dengan negara yang dituju, misalnya Anda ingin mendapatkan Beasiswa S2 luar negeri Jerman maka Anda bisa mendapatkannya di beasiswa DAAD.
Tetapi, ada juga beasiswa yang ditawarkan oleh universitas itu sendiri yang bisa Anda googling langsung di Internet karena terdapat ribuan beasiswa yang bisa Anda peroleh termasuk mendapatkan Beasiswa S2 luar negeri tanpa syarat IPK.

5. Terakhir.

Yang harus Anda ingat bahwa semakin besar hal yang ingin Anda capai maka semakin besar juga perjuangannya. Jadi Anda jangan mudah menyerah melihat daftar universitas yang ingin Anda tuju atau bolak-balik memeriksa kapan beasiswa dibuka beserta dengan informasinya.
Anda harus ingat bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Selalu ingat kata-kata ini jika Anda mulai pesimis “Kalau orang lain bisa, mengapa saya tidak?”. Yang membedakanya adalah bisa atau tidaknya balik ke diri Anda masing-masing, sejauh apa usaha yang mau Anda berikan untuk mencapainya.

Jangan lupa berdoa untuk diberikan pilihan yang terbaik. Karena terkadang Anda lupa ketika sudah berusaha keras tetapi tidak dapat juga, mungkin rencana Tuhan yang lebih baik dari rencana kita.

Cara Mendapatkan Beasiswa S2 Luar Negeri

Setelah Anda mengetahui hal penting apa saja yang harus diperhatikan sebelum melanjutkan pendidikan ke luar negeri, selanjutnya adalah cara mendapatkan beasiswa S2 luar negeri sebagai berikut :

1. Tentukan Bidang yang Anda minati.

Anda harus tahu apa yang Anda inginkan secara akademik, cita-cita, karir, atau personal karena hal ini akan memudahkan Anda dalam mendapatkan program beasiswa S2 seperti apa yang Anda cari.

2. Mencari Tahu Program S2 yang Tersedia.

Cari tahu negara atau kampus mana yang mempunyai keunggulan di bidang yang dipilih. Anda bisa memeriksa reputasi ranking kampus secara global atau secara subjek di publikasi QS University Ranking atau Times Higher Education.
Namun, agar informasi yang diperoleh lebih akurat coba Anda meminta ulasan secara personal dengan dosen terkait atau mahasiswa yang sedang atau pernah kuliah di negara, kampus, atau bidang tersebut.

3. Periksa Program yang Diminati.

Periksa kurikulum, klaster riset, dosen pembimbing yang potensial, publikasi tim pengajar, prospek kerja, sampai dengan alumni. Jika Anda ingin berusaha lebih jauh, maka sebaiknya hubungi dosen dengan riset yang sebanding untuk menunjukkan ketertarikan Anda atau bertanya tentang subjek riset atau perkuliahan di jurusan terkait.

4. Periksa Persyaratan Program.

Agar informasi yang Anda dapatkan akurat, Anda bisa mengunjungi website resmi program tersebut. Persyaratan penting yang tidak boleh terlewatkan seperti persyaratan kualifikasi akademik, IPK, Sertifikat Bahasa Asing, surat rekomendasi, Essai, dan Portofolio atau sertifikat tertentu jika ada.

Pasti akan diminta ijazah dan transkrip akademik dalam Bahasa Inggris atau bahasa asing negara tersebut. Jadi Anda harus menyiapkan terjemahan dokumen itu lebih awal dari kampus sebelumnya atau ke penerjemah tersumpah karena akan memakan waktu.

Cara Mendapatkan Beasiswa S2 Luar Negeri

5. Periksa Batas Akhir Pendaftaran.

Cara Mendapatkan Beasiswa S2 Luar Negeri yang kelima – Sebagian besar batas akhir untuk pendaftaran di kampus-kampus Amerika dan Kanada sekitar bulan Januari, untuk Inggris dan Eropa sekitar bulan Juli. Petunjuknya adalah daftar lebih cepat karena banyak kampus yang membuka pendaftaran rolling basis, artinya mereka akan mereview aplikasi yang datang lebih awal dan memberi tahu hasilnya ke pendaftar yang lebih awal juga, tanpa menunggu batas akhir pendaftaran. Hal ini sangat biasa terjadi di kampus-kampus Inggris.

6. Menghubungi Dosen atau Atasan Untuk Surat Rekomendasi.

Hubungi dosen pembimbing saat S1, Ketua Departemen/Fakultas, Pusat Kajian, atau atasan bagi yang pernah bekerja. Surat rekomendasi tersebut akan memberikan penilaian akademik secara mendalam kepada Anda, tidak generik karena surat tersebut memberikan dukungan ke program bahwa Anda memenuhi ekspektasi dan tantangan akademik S2.
Surat rekomendasi tidak berbentuk surat pada umumnya melainkan link daftar pertanyaan isian yang akan dikirim langsung oleh kampus ke email pemberi rekomendasi.

7. Membuat Akun Pendaftaran.

Pendaftaran kampus luar negeri hampir semua dilakukan secara online. Pada akun tersebut Anda akan diminta untuk mengisi identitas, mengunggah dokumen persyaratan, dan esai atau proposal riset. Kadang sering dimintai kontak rekomendasi dan pastikan mereka bersedia sebelum Anda memasukkan data mereka.

8. Persiapkan Personal Statement/Letter.

Personal Statement biasanya berisi tentang minat riset Anda. Seperti surat rekomendasi, dokuman ini bisa diminta dalam bentuk fisik atau form pertanyaan yang Anda isi, yang akan diketahui saat Anda membuat akun pendaftaran.
Sebaiknya persiapkan esai sejak tahap pertama karena akan membutuhkan waktu untuk mencari ide, meminta orang lain untuk memberikan masukan dan memeriksa grammar.

9. Membayar Biaya Pendaftaran.

Biasanya biaya pendaftaran akan diminta melalui kartu debit, kredit, atau Paypal. Biayanya sekitar £50-75 untuk Inggris dan $100 untuk Amerika Serikat dan Kanada, bahkan bisa gratis tergantung kebijakan kampus.

10. Menunggu Hasil.

Untuk hasil pendaftaran dapat Anda cek melalui email atau akun pendaftaran dalam waktu sekitar 2-12 minggu. Oleh sebab itu, Anda harus rajin memeriksa email dan akun pendaftaran Anda.
Itulah cara mendapatkan beasiswa S2 luar negeri, semoga dapat membantu Anda dalam mewujudkan cita-cita Anda.

Sejarah Negara Jerman

Sejarah Negara Jerman dan Sistem Pemerintahannya

Sejarah Negara Jerman – Jerman merupakan salah satu negara yang terletak di Benua Eropa yang sangat terkenal. Bukan hanya dari segi sejarah saja, tetapi destinasi untuk berlibur di negara ini juga sangat banyak. Hal ini tentu membuat Jerman menjadi salah satu tujuan favorit bagi Anda yang ingin liburan ke Eropa.

Bagi Anda pecinta kuliner, tidak ada salahnya jika ingin mencicipi makanan dan minuman khas dari negara ini. Bagi Anda yang ingin melanjutkan pendidikan, Jerman tidak perlu diragukan lagi. Karena banyak lulusan berkualitas yang menyenyam pendidikan di negara ini.
Tetapi, seperti sebelum Anda memutuskan untuk ke Jerman, tidak ada salahnya jika Anda mengetahui sedikit sejarah negara Jerman ini. Agar pengetahuan Anda semakin bertambah dan membuat minat Anda untuk mengunjungi Jerman semakin tinggi.

Sejarah Negara Jerman

Jerman merupakan sebuah negara yang modern dan baru dimulai terbentuk sejak Konfederasi Jerman pada tahun 1915 yang digerakkan oleh Kerajaan Prusia. Kawasan ini telah memainkan banyak peran penting dalam sejarah Eropa, sejak jaman prasejarah.

Baca juga ” Beasiswa S2 di Jerman dan Langkah-langkah Mendapatkannya

Wilayah Republik Federal Jerman dihuni oleh bermacam-macam kelompok masyarakat etnik. Bahkan Homo neanderthalensis, yaitu sejenis primata yang sangat dekat dengan manusia (Homo Sapiens). Masa-masa sebelum kehadiran bangsa Romawi yang menuliskan bermacam catatan mengenai wilayah tersebut merupakan prasejarah Jerman.

Catatan sejarah negara Jerman ini dimulai dengan terdapatnya laporan-laporan Romawi dan Yunani tentang kaum yang menempati bagian utara Pegunungan Alpen. Pada saat ini disebut dengan era protosejarah.

Era ini dimulai pada abad ke-5, yang dinamakan Abad Pertengahan oleh para sejarawan. Masa itu, panggung sejarah didominasi suatu federal longgar berbagai kaum feudal yang dikenal dengan Kekaisaran Suci Romawi, yang membentang selama hampir 10 abad dari abad ke-9 sampai tahun 1806.

Saat masa kejayaannya, wilayah kekaisaran tersebut mencakup wilayah modern Jerman, Austria, Slovenia, Ceko, Polandia Barat, Perancis Timus, Swiss, dan Italia Utara modern. Pertengahan abad ke-16, saat hilangnya banyak teritori bangsa non-Jerman, kekaisaran ini dinamakan Kekaisaran Romawi Suci Bangsa Jerman.

Perang Napoleon telah mengubah alur sejarah negara Jerman, dari orientasi feodalisme menjadi negara militeristik, dengan dibentuknya Konfederasi Jerman pada tahun 1815-1866, Kekaisaran Jerman pada tahun 1817-1918, dan Republik Weimar tahun 1919-1933.

Setelah pemerintahan Jerman yang dipimpin oleh Adolf Hitler pada tahun 1933-1945 yang membuat kehancuran bangsa pada Perang Dunia II, muncul Republik Federal Jerman (Jerman Barat) dan Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur) dengan simbol Perang Dingin, dan pada akhirnya Jerman bersatu kembali pada tahun 1990.

Profil Jerman

Jerman merupakan negara yang terletak di benua Eropa dengan bentuk pemerintahan Republik Federal Parlementer. Karena kalah pada Perang Dunia II, Jerman dulu pernah terpecah menjadi dua bagian yaitu Jerman bagian barat dikuasai oleh sekutu Perancis, Inggris, dan Amerika Serikat.

Jerman Barat disebut Republik Federal Jerman yang dibentuk pada tanggal 23 Mei 1949 dengan ibukota di Bonn. Lalu, Jerman bagian Timur dikuasai oleh Uni Soviet dengan membentuk negara baru yang disebut Republik Demokratik Jerman pada tanggal 7 Oktober 1949 dengan ibukota di Berlin.

Namun, pada tanggal 3 Oktober 1990. kedua negara ini bersatu kembali dengan nama Republik Federal Jerman dengan ibukota di Berlin. Oleh sebab itu, pada tanggal tersebut dinamakan Hari Persatuan Jerman.

Letak astronomis Jerman yang memiliki luas wilayah ini letaknya diantara 47°LU-55°LU dan 6°BT-15°BT. Sementara letak geografis Jerman dibatasi oleh negara Polandia, Ceko, dan Slovakia untuk sebelah timur, dan sebelah barat dibatasi oleh negara Belanda, Luksemburg, Belgia, dan Perancis.

Sebelah selatan Jerman dibatasi oleh negara Swiss dan Austria, lalu sebelah utaranya di batasi oleh laut Baltik, laut Utara, dan negara Denmark. Berdasarkan wilayah di Eropa, Jerman merupakan negara terbesar ketujuh dan terbesar ke-64 di dunia.

Jerman memiliki jumlah penduduk terbanyak di Eropa yaitu sejumlah 80.722.792 jiwa. Jerman adalah anggota dari kunci organisasi Uni Eropa dan menjadi penghubung transportasi barang dan jasa antar negara Eropa, dan merupakan negara dengan penduduk imigran ketiga terbesar di dunia.

Sejarah Negara Jerman

Bangsa Jerman mayoritas memeluk agama Kristen Protestan dan Kristen Katolik. Bahasa Jerman adalah bahasa resmi negara Jerman. Lagu kebangsaan negara Jerman yaitu berjudul Das Lied der Deutschen. Mata uang Jerman yaitu Euro (EUR).

Jerman terbagi menjadi 16 negara bagian, yaitu :
• Baden-Württemberg
• Bavaria
• Berlin
• Brandenburg
• Bremen
• Hamburg
• Hesse
• Mecklenburg-Vorpommern
• Lower Saxony
• North Rhine-Westphalia
• Rhineland-Palatinate
• Saarland
• Saxony
• Saxony-Anhalt
• Schleswig-Holstein
• Thuringia.

Jerman adalah negara yang menganut sistem pemerintahan Republik Federal Parlementer yaitu negara dengan kepala negaranya adalah Presiden dan kepala pemerintahan Jerman adalah seorang Kanselir.

Presiden Jerman yang merupakan jabatan seremonial dipilih setiap 5 tahun oleh 630 anggota Federal Convention Jerman. Jabatan Kanselir diperoleh secara otomatis oleh kandidat utama pertai pemenang pemilihan umum federal Jerman yang diselenggarakan setiap 4 tahun sekali.

Jerman memiliki ekonomi pasar sosial dan didukung oleh tenaga kerja yang memiliki kemampuan tinggi, kapitalisasi pasar yang besar, tingkat korupsi yang rendah, dan tingkat inovasi yang tinggi.

Jerman adalah negara dengan ekonomi terbesar dan terkuat di Eropa, Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar keempat dunia, pendapatan nasional bruto terbesar kelima dunia, serta kontributor terbesar ke Uni Eropa tahun 2011.

Jerman juga menjadi pencetus ekonomi dan integrasi politik Eropa. Banyak kebijakan-kebijakan yang diusulkan Jerman yang digunakan sebagai kebijakan Uni Eropa. Dari 500 perusahaan terbesar di dunia yang ditulis oleh Fortune Global 500, 37 di antaranya berkantor pusat di Jerman.

Perusahaan-perusahaan Jerman yang terkenal sampai seluruh dunia di antaranya yaitu Mercedes-Benz, BMW, SAP, Siemens, Volkswagen, Adidas, Audi, Allianz, Porsche, Bayer, Bosch, dan Nivea. Jerman banyak dikenal karena perusahaan kecil dan menengahnya yang spesialis.

Kepala Pemerintahan Jerman

Presiden Jerman, secara resmi Presiden Republik Federal Jerman adalah kepala negara Jerman. Jerman menganut sistem parlementer yang mana Kanselir merupakan tokoh politik utama negara dan kepala eksekutif de facto. Tetapi, Presiden memiliki peran, walaupun bukan posisi eksekutif, lebih dari sekedar seremonial.

Presiden memiliki keleluasaan yang luas tentang cara menjalankan tugas resmi mereka. Presiden memberikan arahan terhadap politik umum dan perdebatan sosial dan memiliki beberapa kekuasaan cadangan pada ksus ketidakstabilan politik.

Kaselir Jerman merupakan Kepala Pemerintahan Jerman. Gelar resmi kanselir dalam bahasa Jerman adalah Bundeskanzler, terkadang disingkat menjadi Kanzler. Istilah tersebut berawal pada abad pertengahan, yaitu sebuah istilah Latin, yakni cancellarius.
Pada politik Jerman, Kanselir setara dengan perdana menteri di berbagai negara lain. Jerman mempunyai dua penerjemah setara dengan perdana menteri, yaitu Premierminister dan Ministerprasident.

Premierminister mengacu kepada kepala pemerintahan dari negara-negara asing seperti Britania Raya. Sedangkan Ministerprasidentbisa merujuk kepada kepala pemerintahan sebagian besar negara bagian Jerman.

Kanselir Jerman saat ini bernama Angela Merkel yang melayani selama periode ketiganya di kantor. Ia merupakan kanselir wanita pertama sehingga menjadi terkenal di Jerman sebagai Bundeskanzlerin.

Kantor Kanselir terus berevolusi dari posisi yang dibuat untuk Otto von Bismarck pada Konfederasi Jerman Utara pada tahun 1867. Konfederasi ini terus berkembang hingga menjadi negara Jerman dengan Penyatuan Jerman pada tahun 1871. Peran Kanselir sangat banyak dalam sejarah modern Jerman dan hingga saat ini Kanselir merupakan pemimpin efektif negara.

Beasiswa S2 di Jerman (3)

Beasiswa S2 di Jerman dan Langkah-langkah Mendapatkannya

Beasiswa S2 di Jerman – Mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan keluar negeri pastinya menjadi suatu hal yang sangat membanggakan. Karena ini bisa menjadi pintu ke masa depan cerah yang menanti, sebab tak semua orang bisa beruntung mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri. Apalagi jika mendapatkan beasiswa S2 luar negeri Jerman.

Siapa sih yang gak mau kuliah di Jerman? Negara yang terkenal akan teknologi nya yang maju ini sudah menghapus biaya kuliah untuk program gelar sarjana di semua universitas negeri di Jerman pada tahun 2014, Berarti saat ini kalian bisa kuliah tanpa biaya di Jerman, baik untuk mahasiswa program sarjana dari dalam maupun luar negeri di universitas-universitas negeri di Jerman.

Beasiswa S2 di Jerman teknik juga bisa kamu dapatkan, karena Jerman menjadi salah satu negara dengan pendidikan teknik terbaik. Belajar di Jerman akan memberikan kamu banyak wawasan baru yang mungkin tidak bisa kamu dapatkan di universitas asalmu saat S1 dulu.

Bagi kamu yang ingin mendapatkan beasiswa S2 di negara yang terkenal akan keindahan alam dan kualitas pendidikannya ini, tentu saja ada banyak persiapan harus yang dilakukan. Waktu dan usaha harus dikorbankan demi meraih cita-cita meraih beasiswa S2 di luar negeri Jerman.

Untuk mendapatkan beasiswa tersebut, kalian harus mengetahui langkah-langkah untuk mendapatkan beasiswa tersebut, beserta persyaratannya agar kalian bisa lolos mendapatkan beasiswa S2 di Jerman.

Baca Juga : Kursus SSAT Surabaua

Daftar Beasiswa S2 di Jerman

Sebelum memutuskan untuk berkuliah dan mengambil beasiswa S2 di Jerman, pastikan kalian sudah tau beberapa beasiswa di bawah ini:

1. Erasmus + (Erasmus Mundus)

Yang pertama ada program beasiswa Erasmus+. Eramus+ adalah program beasiswa yang didanai oleh European Comission untuk mensubsidi biaya program pendidikan, pelatihan, pemuda dan olahraga. Beasiswa ini disediakan oleh pemerintah Indonesia untuk WNI yang ingin menempuh pendidikan S2 dan S3. Seingkali pelajar Indonesia menggunakan beasiswa ini untuk melanjutkan studi ke Jerman.

Beasiswa ini diberikan kepada kurang lebih 160 negara di dunia, yang berada di luar kawasan Uni Eropa untuk kuliah di negara-negara Uni Eropa seperti Jerman. Beasiswa ini secara keseluruhan mencakup biaya kuliah, tunjangan bulanan, biaya perjalanan, biaya akomodasi dan lainnya.

Gambaran besaran nilai beasiswa untuk beberapa program yang tercakup dalam Erasmus+ diantaranya:
• 24.000 euro per orang untuk program EMJMD dengan masa 1 tahun dan 48.000 euro per peserta untuk program EMJMD 2 tahun.
• 60.000 euro hingga 130.000 euro per orang untuk program EMJD (3 tahun)
• 4.800 euro per orang untuk program mengajar atau penelitian selama maksimal 3 bulan.

Bisa dilihat jika beasiswa ini menanggung biaya hidup dan biaya kuliah untuk penerima beasiswa, jadi sangatlah menguntungkan bagi kita. Namun sebelumnya, kamu harus mengikuti training kepemimpinan dan pembekalan terlebih dahulu.

2. DAAD Scholarships

Selanjutnya ada beasiswa S2 di Jerman yang disediakan oleh Deutscher Akademischer Austauschdienst Academic Exchange Service (DAAD) yaitu DAAD Scholarship. Program beasiswa ini memiliki berbagai program yang dapat anda pilih. Beberapa diantaranya yaitu:

• Development-Related Postgraduate Courses (EPOS)
• Helmut-Schmidt-Programme: Master’s Scholarship for Public Policy and Good Governance (PPGG)
• Sustainable Water Management: Study Scholarship and Research Grants for Foreigner
• Doctoral Degree dan Post Doc Scholarship Programs

3. LPDP

Berikutnya ada beasiswa LPDP, beasiswa yang satu ini disediakan oleh pemerintah Indonesia untuk WNI yang ingin menempuh pendidikan S2 dan S3 di dalam dan luar negeri. Jadi cocok sekali jika kamu ingin melanjutkan studi di luar negeri terutama S2 dan S2.

Peminat untuk beasiswa ini terbilang sangat besar dan meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu, persaingan untuk mendapatkan beasiswa LPDP juga sangat ketat dan tidak mudah mendapatkannya. Walaupun begitu, tidak ada batasa kuota kok untuk beasiswa ini, jadi jangan khawatir jika kehabisan kuota ya, langsung daftar saja kalau kamu tertarik.

Beasiswa ini juga memprioritaskan hampir semua bidang studi. Sehinnga kesempatan untuk mendapatkan beasiswa ini sangat terbuka untuk siapapun dan bidang studi apapun yang kamu ingin tekuni.

4. KAAD Scholarship

Selanjutnya ada beasiswa dari KAAD yang merupakan sebuah institusi berbasis agama Katholik. KAAD menawarkan beasiswa bagi mahasiswa dari negara berkembang yang ada di seluruh dunia, termasuk indonesia, yang berminat untuk melanjutkan ke jenjang S2 atau S3, maupun bagi mereka yang sedang melakukan proyek penelitian post-doktoral.

Beasiswa S2 di Jerman

Langkah-Langkah Mendapatkan Beasiswa S2 di Jerman

Secara umum, yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan beasiswa S2 luar negeri Jerman adalah persyaratan administrasi. Cara mendapatkan beasiswa S2 di Jerman yang bisa kamu lakukan yaitu:

• Cari informasi mengenai beasiswa.
• Kursus bahasa Jerman hingga level A2 atau B1
• Ambil ujian TOEFL atau IELTS resmi yang untuk memenuhi persyaratan beasiswa.
• Ambil testDaf untuk bahasa Jerman.
• Terjemahkan dan legalisir ijazah serta transkip ke bahasa Inggris atau bahasa Jerman.
• Kirim semua berkas ke universitas atau ke pihak pemberi beasiswa.
Adapun beberapa persyaratan yang harus kamu penuhi untuk kuliah di Jerman, diantaranya sebagai berikut.

1. Visa dan Residence Permit

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, visa pelajar wajib dibutuhkan bagi kamu yang ingin melanjutkan studi di luar negeri. Oleh karena itu, sebagai mahasiswa internasional, kamu membutuhkan visa pelajar untuk datang ke Jerman. Kamu bisa datang ke kedutaan Jerman yang berada di Jakarta untuk mengetahui informasi lengkap persyaratannya atau langsung kunjungi website resminya.

2. Bukti Sumber Keuangan

Bukt sumber keuangan sangatlah penting jika kamu ingin mendapatkan beasiswa S2 luar negeri Jerman. Terlebih lagi jika kamu benar-benar memiliki kesulitan dalam membiayai uang kuliah di luar negeri dan biaya hidup disana.

Ini akan membuktikan bahwa kamu memiliki uang yang cukup untuk membiayai hidup kamu di Jerman. Umumnya, calon mahasiswa yang akan kuliah di Jerman harus membuktikan bahwa mereka memiliki uang sebanyak 8,000 euro di rekening bank untuk 1 tahun.

3. Kemampuan bahasa Jerman

Mempelajari bahasa Jerman memanglah wajib, apalagi untuk kalian yang ingin melanjutkan kuliah di Jerman. Karena jika kalian tidak lancar berbahasa Jerman, akan ada banyak kendala yang kalian rasakan, seperti sulit mengikuti pelajaran dan susah berkomunikasi dengan orang lain.

Namun jika kamu yang kuliah di program gelar internasional, mungkin tidak terlalu penting untuk mempelajari bahasa Jerman, karena dominan bahasa Inggris digunakan pada proses belajar program ini.

Meski begitu, banyak program yang memerlukan pengetahuan dasar bahasa Jerman sebagai persyaratan masuk di universitas di Jerman. Maka persiapkanlah kemampuan kamu berbahasa Jerman agar lulus mendapatkan beasiswa S2 di Jerman.

Nah itulah beberapa langkah-langkah mendapatkan beasiswa S2 luar negeri Jerman yang harus kamu dan persyaratan agar mendapatkan beasiswa S2 di Jerman. Sebelum berkuliah ke Jerman carilah informasi sedetail-detailnya agar kamu dapat mempersiapkan semuanya dengan baik.

Beasiswa Kedokteran Jerman

Mau Kuliah di Jerman Dengan Beasiswa Kedokteran Jerman? Ini Cara Mendapatkannya

Beasiswa Kedokteran Jerman – Jurusan kedokteran menjadi jurusan terfavorit setiap tahunnya, terutama untuk calon mahasiswa di Indonesia. Oleh karena itu, banyak calon mahasiswa yang berloma-lomba untuk bisa melanjutkan studi kedokteran, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Berbicara tentang sekolah kedokteran, kamu mungkin sering mendengar jika salah satu negara terbaik di dunia untuk sekolah kedokteran adalah di Jerman. Banyak mahasiswa internasional yang menaruh mimpinya dan berharap untuk bisa melanjutkan studi kedokteran di Jerman.

Karena Jerman menjadi salah satu negara dengan sekolah kedokteran terbaik, maka belajar di Jerman akan mengubah kehidupanmu. Akan ada banyak sekali hal baru yang dipelajari di bidang kedokteran.

Bagi yang bersekolah di Jerman, tentu saja persiapan yang dilakukan tidak sebentar. Banyak waktu dan usaha yang dikorbankan demi meraih cita-cita menjadi tenaga medis di negara yang juga terkenal di bidang teknologinya ini. Apalagi kedokteran Jerman sangat menjanjikan, karena setelah lulus kalian akan dapat praktek sebagai dokter di seluruh negara Eropa, dan di sebagian besar negara-negara di dunia.

Melanjutkan studi kedokteran di Jerman memang penuh tantangan, apalagi jika kamu tidak memiliki sanak saudara disana dan biaya yang cukup. Namun banyak kesempatan yang terbuka lebar untuk kalian agar bisa berhasil menyelesaikan studi di Jerman, salah satunya dengan mengandalkan beasiswa kedokteran Jerman.

Apakah kamu berani mengambil keputusan untuk kuliah kedokteran di Jerman untuk meraih mimpi dan cita-cita kamu? Tentunya sebelum memutuskan untuk mendaftar, kamu harus mempertimbangkan dan memperhatikan banyak hal, seperti universitas kedokteran di Jerman mana saja yang menjadi pilihan kamu serta biayanya. Lalu yang paling penting yaitu informasi akan beasiswa, karena sangat membantu bagi kamu yang memiliki keterbatasan biaya.

Kelebihan Kuliah Kedokteran di Jerman

Sebenarnya apa saja sih kelebihan kuliah kedokteran di Jerman? Bukannya sama saja dengan negara lain walaupun sekolah kedokteran disana sangat bagus? Eitss tunggu dulu, kamu harus baca penjelasan kali ini.
Alasan utama memang dari diri kita sendiri dan tergantung masing-masing tujuan kita. Apalagi saat ini banyak sekali universitas yang menyediakan jurusan kedokteran sehingga mahasiswa di negara masing-masing bisa belajar ilmu medis.

Kamu sangat cocok kuliah di Jerman jika kamu merupakan salah satu mahasiswa yang ambisius dan ingin meningkatkan kemampuan intelektual lebih jauh, Jadi mengapa harus Jerman? Berikut ini ada beberapa penjelasannya, mengapa kamu harus kuliah kedokteran di Jerman.

1. Termasuk Sekolah kedokteran terkemuka

Sejak dulu, Jerman memang terkenal dengan pendidikan yang bersejarah dan tradisi kuat. Sehingga banyak mahasiswa Jerman yang memiliki intelektual tinggi dan pastinya sistem pembelajaran di Jerman juga lebih ketat dan komplit.

Selain itu, disertai juga dengan komitmen serius dalam pengembangan pengajaran serta riset. Semua hal tersebut dibutuhkan untuk membantu mahasiswa kedokteran di Jerman mendapatkan peringkat terbaik di seluruh dunia.
Maka tak heran jika banyak lulusan S1 di Indonesia yang berharap bisa melanjutkan studi ke Jerman. Tak jarang banyak mahasiswa Indonesia yang terinpirasi dari Alm. B.J Habibie yang pernah menempuh pendidikan di Jerman, agar bisa sukses seperti beliau.

2. Fasilitas Yang Lengkap & Modern

Melihat banyaknya praktek yang dilakukan mahasiswa kedokteran, fasilitas pastinya harus lengkap, karena sangat penting dalam ilmu kedokteran dan pengajaran. Sudah bukan hal biasa lagi jika Jerman memiliki fasilitas yang lengkap dan modern untuk para mahasiswa jurusan kedokteran.

Kabarnya juga sekolah-sekolah di Jerman memiliki laboratorium modern yang dilengkapi dengan teknologi terbaru. Hal ini wajar, karena Jerman memiliki perkembangan teknologi yang sangat maju. Dengan terfasilitasinya alat praktek, maka ini juga akan meningkatkan keterampilan mahasiswa secara langsung.

3. Prospek Masa Depan Yang Baik

Saat mengambil jurusan kuliah dan menentukan ingin melanjutkan dimana, sudah pasti kamu juga memikirkan tentang prospek di masa depan dan kedepannya ingin seperti apa. Begitupun ketika kamu mengambil kuliah kedokteran Jerman.

Praktisi dalam bidang kedokteran sering dicari dan membuat pendidikan kedokteran di Jerman telah diakui oleh negara-negara besar. Kamu akan memiliki kesempatan yang besar dan prospeknya sangat tinggi untuk bisa bekerja di Jerman atau negara lainnya setelah lulus kuliah nanti. Sehingga kamu tidak perlu khawatir akan pekerjaanmu setelah lulus kuliah.

Rekomendasi Universitas Kedokteran di Jerman

Setelah kamu mengetahui alasan mengapa kamu harus kuliah kedokteran di Jerman, maka kini saatnya kamu untuk menentukan pilihanmu. Pertama-tama sebaiknya pilihlah universitas terbaik yang akan menjadi tempatmu melanjutkan studi nanti.

Jika kamu bingung harus pilih universitas yang mana, dibawah ini ada beberapa rekomendasi yang bisa menjadi acuan kamu.

1. Universitas Heidelberg

Mungkin sudah tak asing bagi beberapa mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan kuliah kedokteran, dan mendapat rekomendasi untuk melanjutkan studinya di Universitas yang satu ini. Hal tersebut karena Universitas ini sudah berdiri sejak lama dan memiliki sejarah panjang selama enam dekade.

Terdapat banyak sekali riset di bidang kedokteran yang berasal dari universitas ini dan dilakukan oleh mahasiswanya. Bahkan departemen kedokteran di universitas ini memiliki visi untuk menjadi yang terdepan di abad ke 21. Bagi kamu yang ingin melanjutkan kuliah di Universitas ini, itu adalah pilihan yang tepat. Karena institusi ini akan mendukung banyak penelitian dan dunia kedokteran.

2. Universitas RWTH Aachen

Universitas legendaris lainnya yaitu RWTH Aachen, yang didirikan pada tahun 1966 dan kini telah memiliki sembilan fakultas. Dari beberapa fakultas, salah satu yang terkenal adalah departemen kedokteran.
Saking hebatnya, universitas ini memiliki klinik tersendiri bernama Klinikum Aachen yang terdiri dari beberapa klinik, ruang riset dan teori, ruang pengajaran, dan sekolah untuk praktek. Jadi fasilitas di universitas ini benar-benar hampir mirip dengan rumah sakit pada umumnya.

3. Universitas Lubeck

Dengan memiliki empat fokus pendidikan, universitas ini menjadi salah satu yang direkomendasikan. Keempat fokusnya yaitu pertama infeksi dan inflamasi, yang kedua adalah tentang otak, kebiasaan dan metabolism. Selanjutnya yang ketiga mempelajari genetik kesehatan dan keempat tentang teknologi biomedical. Kalian akan dibekali pengetahuan teknis yang dibutuhkan pada masa depan, keterampilan, penelitian, dan etika kerja.

Beasiswa Kedokteran Jerman yang Bisa Kamu Apply

Ada universitas negeri dan swasta di Jerman, yang tentunya berbeda dari segi biaya. Berapapun biaya yang dibutuhkan untuk kuliah di Jerman, kamu masih memiliki kesempatan besar untuk bisa kuliah gratis di Jerman. Nah, dibawah ini ada beberapa beasiswa kedokteran Jerman yang bisa kamu ikuti.

1. Beasiswa Carl Duisberg

Beasiswa ini diadakan oleh Bayer Foundation dan bisa diikuti oleh mahasiswa lokal dan internasional yang tertarik mempelajari ilmu kedokteran, serta terbuka bagi mahasiswa atau profesional muda yang telah memiliki pengalaman kerja selama dua tahun dalam beberapa bidang studi. Seperti dokter umum dan hewan, teknik kedokteran, penelitian, dan ekonomi.

Untuk mahasiwa internasional dari Indonesia juga bisa mengikuti beasiswa ini. Dari besiswa ini kamu bisa mendapatkan akomodasi, traveling, proyek khusus, biaya kuliah, kebutuhan riset dan magang. Cukup banyak bukan? Jadi tentu saja beasiswa ini sangat dicari, terutama oleh mahasiswa internasional.

2. Beasiswa Universitas Heidelberg

Universitas Heidelberg kabarnya akan memberikan beasiswa kepada empat orang pada tahun 2020 ini. Beasiswa Universitas Heidelberg ini bertujuan agar mahasiswa bisa meraih gelar Ph.D selama tiga tahun yang dimulai dari tanggal 1 Oktober.

Tentu saja mahasiswa internasional diperbolehkan untuk mengikuti beasiswa ini khususnya yang berasal dari negara berkembang. Melalui beasiswa kuliah ini, mahasiswa bisa mempelajari tentang molekuler biologi dan teknologi untuk memperbaharui sel.

3. Beasiswa Friedrich Ebert Stiftung

Beasiswa ini diberikan hanya untuk mahasiswa yang melanjutkan pendidikan kedokteran di Jerman. Yang didapatkan jika kamu mengikuti beasiswa kedokteran Jerman ini yaitu sekitar 650 euro per bulannya untuk program S2 dan S3 mendapatkan 1.000 euro. Kamu juga akan mendapat tambahan 276 euro jika membawa anggota keluarga. Lumayan bukan?

Cara Mendapatkan Beasiswa Kedokteran Jerman

Kini saatnya kamu untuk mengetahui cara mendapatkan beasiswa kedokteran Jerman, serta langkah apa yang harus kamu lakukan untuk mendapatkan salah satu beasiswa ini. Ini dia beberapa tipsnya.

1. Tingkatkan Kemampuan bahasa Jerman

Jika ingin melanjutkan studi di Jerman, sudah pasti kamu harus fasih berbahasa Jerman, apalagi jika ingin mengambil beasiswa. Semua beasiswa akan mengharuskan calon mahasiswa untuk memiliki kemampuan ini.
Masih ada waktu bagi kamu untuk mempelajari bahasa Jerman. Umumnya, pelajaran membutuhkan waktu sekitar enam bulan, kemudian mengikuti tes untuk mendapatkan sertifikat kemampuan bahasa Jerman. Sertifikat ini akan menjadi bukti bahwa kamu memiliki kemampuan seperti yang disyaratkan.

2. Sertifikat kompetensi dengan bidang yang bersangkutan

Salah satu syarat untuk mendapatkan beasiswa yaitu harus berprestasi dan memiliki pengalaman lebih di bidang yang bersangkutan. Maka dari itu jika kamu memiliki peringkat tinggi di SMA untuk bidang kimia dan biologi untuk melanjutkan ke jenjang S1. Hal yang sama juga berlaku ketika kamu ingin mendapatkan beasiswa S2 dan S3.

3. Mengikuti Studienkolleg

Studienkolleg menjadi hal yang wajib jika kamu ingin mengikuti S1 kedokteran dan mendapatkan beasiswanya. Kursus ini berjalan selama 1 tahun dan harus melalui, kursus ini dibutuhkan untuk menyetarakan pendidikan dengan lulusan SMA di Jerman.

Demikian beberapa kelebihan kuliah kedokteran di Jerman, rekomendasi universitas di Jerman, beberapa beasiswa kedokteran serta cara mendapatkannya. Untuk kamu yang mau melanjutkan studi di Jerman dengan beasiswa, semoga diterima ya!

Kursus Bahasa Jerman di Bali

Tingkatan Les dan Kursus Bahasa Jerman di Bali

Kursus Bahasa Jerman di Bali – Terkenal dengan keindahan dan keunikannya, Bali menjadi salah satu destinasi wisata yang populer di dunia. Banyak wisatawan dari berbagai negara di dunia memilih Bali sebagai tempat untuk berlibur, sebagian di antaranya adalah wisatawan dari negara Jerman. Bertemu wisatawan dari Jerman dan mengobrol dengan mereka dapat menambah wawasan Anda tentang budaya Jerman.

Namun, tidak semua wisatawan Jerman fasih berbahasa Inggris, sehingga tidak ada salahnya jika Anda mulai belajar bahasa Jerman. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mempelajari bahasa Jerman. Diantaranya belajar secara otodidak atau dengan mengikuti kursus bahasa Jerman di Bali.

Kedua cara belajar bahasa Jerman tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kelebihan belajar secara otodidak, tentu Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk les bahasa Jerman di Bali. Anda bisa mempelajari materi bahasa Jerman dari buku, internet, podcast, video di Youtube, dan menggunakan aplikasi bahasa Jerman yang bisa Anda unduh di smartphone Anda.

Namun, belajar bahasa Jerman secara otodidak memiliki kelemahan, salah satunya tidak ada yang mengoreksi Anda ketika Anda melakukan kesalahan. Sementara jika Anda memilih untuk mengikuti les bahasa Jerman di Bali, Anda bisa mendapatkan teman baru, ada tutor yang membimbing dan mengoreksi kesalahan Anda, ada ujian tiap levelnya, materi tersusun secara sistematis, serta mendapatkan sertifikat bahasa Jerman.

Jika Anda sudah memiliki kemampuan bahasa Jerman, ada banyak manfaat yang bisa Anda peroleh, seperti Anda memiliki kesempatan untuk melanjutkan studi di Jerman, meningkatkan peluang untuk mencari beasiswa kuliah di Jerman, memperluas peluang kerja sehingga Anda bisa bekerja di tempat kerja yang menggunakan bahasa Jerman dalam komunikasinya, bisa mempelajari budaya Jerman, bisa mengikuti Aupair, Ausbildung, dan bisa berlibur di Jerman tanpa takut miskomunikasi.

Tingkatan Les dan Kursus Bahasa Jerman di Bali

Ada banyak kursus bahasa Jerman di Bali yang menawarkan kursus secara private ataupun grup. Kebanyakan tempat kursus bahasa Jerman di Bali menawarkan program kursus berdasarkan level kemampuan bahasa Jerman seperti berikut ini.

1. Level A1
Level A1 merupakan level bahasa Jerman dasar untuk pemula. Secara umum bahasa Jerman tingkat A1 ini mempelajari perkenalan diri sendiri dan orang lain, memahami penggunaan kalimat-kalimat sederhana, bertanya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan sederhana.

Level A1 ini memungkinkan siswa untuk berkomunikasi dalam bahasa Jerman sederhana. Sertifikat bahasa Jerman level A1 dapat digunakan untuk mengikuti program Aupair dan juga bisa digunakan untuk memenuhi persyaratan mengajukan ijin tinggal di Jerman.

2. Level A2
Level A2 merupakan materi dasar untuk pemula yang lebih tinggi dari level A1. Pada tingkat ini, siswa dapat memahami kalimat-kalimat yang berkaitan dengan pokok bahasan, dapat berkomunikasi dalam situasi sehari-hari, dapat bertukar informasi secara langsung mengenai hal-hal dalam kehidupan sehari-hari, serta dapat mengungkapkan kalimat-kalimat sederhana.

Misalnya saja, informasi tentang keluarga, asal-usul, pendidikan, pekerjaan, lingkungan sekitar, dan hal-hal lain yang terkait dengan kehidupan sehari-hari. Sertifikat level A2 dapat digunakan untuk melamar sebagai Aupair, melengkapi persyaratan visa Jerman, dan praktek di bidang sosial selama satu tahun.

3. Level B1
Level B1 merupakan level menengah bahasa Jerman untuk siswa tingkat lanjut. Pada level ini, siswa dapat memahami topik utama serta pokok bahasan tertentu, dapat berkomunikasi dengan bahasa Jerman standar yang mudah dimengerti, dapat menggunakan bahasa Jerman dan mengatasi masalah kebahasaaan di negara-negara berbahasa Jerman.

Siswa di level ini juga dapat menceritakan tentang kejadian, pengalaman, impian, tujuan hidup, harapan, serta memberikan penjelasan singkat tentang topik tertentu. Sertifikat level B1 dapat digunakan untuk belajar di Studienkolleg Jerman dan dapat memenuhi persyaratan untuk melanjutkan studi di sejumlah universitas di Jerman.

4. Level B2
Level B2 merupakan level menengah untuk siswa tingkat lanjut di atas level B1. Pada level ini siswa dapat memahami inti dari suatu teks rumit, dapat memahami diskusi dengan pokok bahasan tertentu, dapat berkomunikasi lancar dengan native speaker, dapat bercakap-cakap tanpa hambatan di kedua belah pihak.
Selain itu, siswa di level ini juga dapat mengungkapkan pendapat secara rinci tentang berbagai pokok bahasan. Sertifikat B2 dapat digunakan untuk mendaftar universitas di Jerman yang mensyaratkan mahasiswanya memiliki sertifikat B2.

Jika Anda belum pernah mengikuti kursus bahasa Jerman sebelumnya, Anda bisa masuk kursus bahasa Jerman di Bali dari level A1. Namun, jika sebelumnya Anda pernah mengikuti kursus di level tertentu, Anda bisa melanjutkan di tingkat selanjutnya atau mengikuti tes penempatan terlebih dulu.

kursus bahasa jerman di surabaya

Rekomendasi Tempat Kursus Bahasa Jerman di Surabaya

Kursus Bahasa Jerman di Surabaya – Jerman merupakan salah satu negara maju yang terkenal bersih dan memiliki sistem pendidikan yang bagus. Sehingga tak jarang banyak pelajar yang memiliki impian untuk bisa melanjutkan sekolah tingkat tinggi ke negara yang beribukota di Berlin ini.

Bukan tanpa alasan lantaran negara ini terkenal memiliki sekitar 400 institusi perguruan tinggi dengan kualitas yang bagus dan bahkan banyak di antaranya masuk ke rangking internasional serta mendapat pengakuan dari seluruh dunia. Keunggulan sekolah di Jerman lainnya adalah mudahnya mendapatkan akses ke pendidikan tanpa biaya uang masuk dan cukup membayar biaya per semester saja.

Baca Juga  8 Manfaat Jika Anda Ikut Kursus Bahasa Perancis di Jakarta

Namun, tekad dan nilai bagus saja tidak cukup untuk bisa bersekolah di negara ini. Anda harus bisa lancar dalam berbahasa Jerman karena materi pelajaran di sekolah-sekolah Jerman disampaikan dalam bahasa Jerman baik untuk S1 maupun S2. Literasi bahasa Jerman yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris pun masih sangat sedikit sehingga sangat penting sekali untuk fasih berbahasa Jerman.

Selain penting untuk kebutuhan belajar di sekolah dan universitas, bahasa Jerman juga sangat dibutuhkan agar bisa berinteraksi sehari-hari dengan orang Jerman. Bagi Anda yang ingin lancar dan fasih berbahasa Jerman, tak perlu khawatir lagi karena sudah banyak tersedia tempat kursus bahasa Jerman di Surabaya yang berkualitas.

Daftar Tempat Kursus Bahasa Jerman di Surabaya

Terdapat beberapa tempat les bahasa Jerman di Surabaya yang sangat direkomendasikan, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Virtu Education

Buat Anda yang ingin sukses untuk persiapan kuliah di Jerman, Virtu Education bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain memberikan kursus bahasa Jerman, tempat ini juga membagi banyak informasi tentang cara kuliah di Jerman dan bagaimana mencapai target lulus tes di Studienkoleg Negeri.

Kepuasan pelanggan dan kualitas pelayanan menjadi prioritas utama bagi Virtu Education. Tempat kursus bahasa Jerman di Surabaya ini juga memberikan layanan konsultasi gratis sehingga Anda bisa bertanya-tanya terlebih dahulu sebelum mendaftar. Bahkan Virtu Education akan membantu dan membimbing Anda untuk bisa masuk kuliah di Jerman tanpa agen. Berikut ini beberapa keunggulan yang dimiliki Virtu Education, di antaranya:

• Biaya kursus sangat terjangkau untuk semua kalangan dan transparan untuk semua detail biaya yang harus dikeluarkan selama kursus

• Peserta kursus akan mendapat banyak informasi tentang sekolah di Jerman termasuk tips dan triknya

• Layanan informasi akan diberikan secara terus-menerus jika peserta kursus membutuhkannya

• Tersedia pembimbingan terhadap siswa untuk mandiri dengan dibantu bersama tim

• Memberikan keterampilan kepada peserta khusus untuk mahir berbahasa Jerman baik secara lisan maupun tulisan

Bagi Anda yang berminat untuk mendaftar kursus di sini, Anda bisa mengunjungi kantornya langsung di cabang Surabaya di PLAZA GRAHA FAMILI BLOCK D -26 (Samping SMA Kristen Petra 1) JL. Mayjen Yono Suwoyo, Surabaya, HOTLINE: 0811 123 0051 atau kunjungi situs resminya di www.virtueducation.org dengan mengklik baner di bawah ini.