Cara Mendapatkan Beasiswa S2 Luar Negeri

Cara Mendapatkan Beasiswa S2 Luar Negeri – Anda yang membaca artikel ini sudah pasti ingin untuk melanjutkan pendidikan S2 keluar negeri ? Anda juga penasaran bagaimana cara mendapatkan beasiswa S2 luar negeri serta apa saja beasiswa S2 luar legeri tanpa syarat IPK. Jika Anda berminat untuk melanjutkan kuliah keluar negeri, ada beberapa hal yang sangat penting untuk Anda persiapkan, yaitu :

1. Hilangkan Keraguan Pada Diri Anda.

Jika Anda masih ragu-ragu coba Anda tanyakan kepada diri Anda sendiri apa yang menjadi prioritas Anda saat ini. Kuliah? Kerja? atau Menikah?
Karena setiap orang mempunyai prioritas hidupnya masing-masing dan tidak bisa disamakan. Coba Anda meminta saran dari orang terdekat seperti orang tua atau sahabat untuk meminta saran ketika keraguan itu datang kepada Anda.

Baca juga ” Sejarah Negara Jerman dan Sistem Pemerintahannya

2. Tentukan Mengapa, Apa, Di mana, dan Kapan.

Coba tanyakan ke diri Anda sendiri kira-kira Anda sudah tahu belum jurusan apa yang ingin diambil dan kenapa Anda memilih jurusan tersebut? Jika Anda sudah tahu jawabannya, Anda bisa googling universitas mana saja yang paling bagus untuk jurusan yang Anda pilih.
Jika Anda tidak tahu cara memilihnya bisa dengan melihat universitas yang mempunyai ranking tinggi secara keseluruhan atau universitas yang mempunyai ranking tinggi sesuai dengan jurusan yang Anda pilih.

Jika ternyata Anda menemukan masalah seperti secara keseluruhan ranking universitasnya rendah tetapi kalau dilihat dari ranking jurusan yang Anda minati tinggi lebih baik memilih universitas yang mempunyai kedudukan yang tinggi untuk jurusan yang Anda pilih.
Karena, orang-orang yang bekerja di jurusan yang Anda pilih biasanya lebih mempertimbangkan universitas yang rankingnya lebih tinggi di jurusan daripada universitas yang mempunyai ranking tinggi di dunia tetapi lebih rendah di jurusan tersebut.

Jangan lupa juga untuk memperhatikan kapan jadwal universitas tersebut menerima mahasiswa baru. Biasanya terdapat beberapa pendaftaran dalam satu tahun dan kebanyakan universitas membuka pendaftaran pada bulan September.
Dengan mengetahui informasi tersebut mengenai kapan dibukanya ajaran baru, maka Anda bisa merencanakan untuk mengambil pendaftaran yang mana.

3. Apa Langkah Selanjutnya?

Kalau Anda sudah mendapatkan beberapa referensi mengenai universitas yang diminati, maka saatnya untuk mulai mengumpulkan persyaratan yang diminta. Dokumen yang diminta selain ijazah, transkrip nilai, dan dokumen dasar lainnya, terdapat beberapa hal yang dipersiapkan lebih awal.

Diantaranya yaitu sertifikat TOEFL/IELTS, surat referensi sebanyak dua buah dari dosen atau atasan di tempat Anda bekerja jika Anda sudah bekerja serta Motivation Letter.
Pada Motivation Letter ini perlu diperhatikan karena biasanya universitas akan menilai apakah Anda sesuai dengan kriteria mereka atau tidak ditentukan dari Motivation Letter yang Anda buat. Oleh sebab itu, Anda harus menunjukkan kelebihan diri Anda dan kasih alasan yang jelas kenapa Anda ingin melanjutkan kuliah di jurusan dan universitas tersebut.

Baca Juga  Beasiswa di Jerman Penuh dan Separuh Ini Bisa Anda Dapatkan

4. Mendapatkan Beasiswa.

Ada ingin melanjutkan pendidikan keluar negeri tetapi tidak mempunyai biaya yang banyak sehingga harus mengandalkan beasiswa? Anda disarankan untuk mencari universitas yang dituju sambil mencari beasiswa yang akan Anda apply juga nantinya.
Ada bermacam-macam beasiswa, seperti harus mendapatkan beasiswa terlebih dahulu baru menentukan universitasnya kemudian atau ada juga beasiswa yang mensyaratkan untuk harus ada Letter of Acceptance (LoA) dari universitas yang dituju baru Anda bisa apply beasiswanya.

Selain itu juga terdapat beasiswa dari pemerintahan Indonesia dengan negara yang dituju, misalnya Anda ingin mendapatkan Beasiswa S2 luar negeri Jerman maka Anda bisa mendapatkannya di beasiswa DAAD.
Tetapi, ada juga beasiswa yang ditawarkan oleh universitas itu sendiri yang bisa Anda googling langsung di Internet karena terdapat ribuan beasiswa yang bisa Anda peroleh termasuk mendapatkan Beasiswa S2 luar negeri tanpa syarat IPK.

5. Terakhir.

Yang harus Anda ingat bahwa semakin besar hal yang ingin Anda capai maka semakin besar juga perjuangannya. Jadi Anda jangan mudah menyerah melihat daftar universitas yang ingin Anda tuju atau bolak-balik memeriksa kapan beasiswa dibuka beserta dengan informasinya.
Anda harus ingat bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Selalu ingat kata-kata ini jika Anda mulai pesimis “Kalau orang lain bisa, mengapa saya tidak?”. Yang membedakanya adalah bisa atau tidaknya balik ke diri Anda masing-masing, sejauh apa usaha yang mau Anda berikan untuk mencapainya.

Jangan lupa berdoa untuk diberikan pilihan yang terbaik. Karena terkadang Anda lupa ketika sudah berusaha keras tetapi tidak dapat juga, mungkin rencana Tuhan yang lebih baik dari rencana kita.

Cara Mendapatkan Beasiswa S2 Luar Negeri

Setelah Anda mengetahui hal penting apa saja yang harus diperhatikan sebelum melanjutkan pendidikan ke luar negeri, selanjutnya adalah cara mendapatkan beasiswa S2 luar negeri sebagai berikut :

1. Tentukan Bidang yang Anda minati.

Anda harus tahu apa yang Anda inginkan secara akademik, cita-cita, karir, atau personal karena hal ini akan memudahkan Anda dalam mendapatkan program beasiswa S2 seperti apa yang Anda cari.

2. Mencari Tahu Program S2 yang Tersedia.

Cari tahu negara atau kampus mana yang mempunyai keunggulan di bidang yang dipilih. Anda bisa memeriksa reputasi ranking kampus secara global atau secara subjek di publikasi QS University Ranking atau Times Higher Education.
Namun, agar informasi yang diperoleh lebih akurat coba Anda meminta ulasan secara personal dengan dosen terkait atau mahasiswa yang sedang atau pernah kuliah di negara, kampus, atau bidang tersebut.

3. Periksa Program yang Diminati.

Periksa kurikulum, klaster riset, dosen pembimbing yang potensial, publikasi tim pengajar, prospek kerja, sampai dengan alumni. Jika Anda ingin berusaha lebih jauh, maka sebaiknya hubungi dosen dengan riset yang sebanding untuk menunjukkan ketertarikan Anda atau bertanya tentang subjek riset atau perkuliahan di jurusan terkait.

Baca Juga  3 Julukan Negara Jerman yang Perlu Anda Ketahui

4. Periksa Persyaratan Program.

Agar informasi yang Anda dapatkan akurat, Anda bisa mengunjungi website resmi program tersebut. Persyaratan penting yang tidak boleh terlewatkan seperti persyaratan kualifikasi akademik, IPK, Sertifikat Bahasa Asing, surat rekomendasi, Essai, dan Portofolio atau sertifikat tertentu jika ada.

Pasti akan diminta ijazah dan transkrip akademik dalam Bahasa Inggris atau bahasa asing negara tersebut. Jadi Anda harus menyiapkan terjemahan dokumen itu lebih awal dari kampus sebelumnya atau ke penerjemah tersumpah karena akan memakan waktu.

Cara Mendapatkan Beasiswa S2 Luar Negeri

5. Periksa Batas Akhir Pendaftaran.

Cara Mendapatkan Beasiswa S2 Luar Negeri yang kelima – Sebagian besar batas akhir untuk pendaftaran di kampus-kampus Amerika dan Kanada sekitar bulan Januari, untuk Inggris dan Eropa sekitar bulan Juli. Petunjuknya adalah daftar lebih cepat karena banyak kampus yang membuka pendaftaran rolling basis, artinya mereka akan mereview aplikasi yang datang lebih awal dan memberi tahu hasilnya ke pendaftar yang lebih awal juga, tanpa menunggu batas akhir pendaftaran. Hal ini sangat biasa terjadi di kampus-kampus Inggris.

6. Menghubungi Dosen atau Atasan Untuk Surat Rekomendasi.

Hubungi dosen pembimbing saat S1, Ketua Departemen/Fakultas, Pusat Kajian, atau atasan bagi yang pernah bekerja. Surat rekomendasi tersebut akan memberikan penilaian akademik secara mendalam kepada Anda, tidak generik karena surat tersebut memberikan dukungan ke program bahwa Anda memenuhi ekspektasi dan tantangan akademik S2.
Surat rekomendasi tidak berbentuk surat pada umumnya melainkan link daftar pertanyaan isian yang akan dikirim langsung oleh kampus ke email pemberi rekomendasi.

7. Membuat Akun Pendaftaran.

Pendaftaran kampus luar negeri hampir semua dilakukan secara online. Pada akun tersebut Anda akan diminta untuk mengisi identitas, mengunggah dokumen persyaratan, dan esai atau proposal riset. Kadang sering dimintai kontak rekomendasi dan pastikan mereka bersedia sebelum Anda memasukkan data mereka.

8. Persiapkan Personal Statement/Letter.

Personal Statement biasanya berisi tentang minat riset Anda. Seperti surat rekomendasi, dokuman ini bisa diminta dalam bentuk fisik atau form pertanyaan yang Anda isi, yang akan diketahui saat Anda membuat akun pendaftaran.
Sebaiknya persiapkan esai sejak tahap pertama karena akan membutuhkan waktu untuk mencari ide, meminta orang lain untuk memberikan masukan dan memeriksa grammar.

9. Membayar Biaya Pendaftaran.

Biasanya biaya pendaftaran akan diminta melalui kartu debit, kredit, atau Paypal. Biayanya sekitar £50-75 untuk Inggris dan $100 untuk Amerika Serikat dan Kanada, bahkan bisa gratis tergantung kebijakan kampus.

10. Menunggu Hasil.

Untuk hasil pendaftaran dapat Anda cek melalui email atau akun pendaftaran dalam waktu sekitar 2-12 minggu. Oleh sebab itu, Anda harus rajin memeriksa email dan akun pendaftaran Anda.
Itulah cara mendapatkan beasiswa S2 luar negeri, semoga dapat membantu Anda dalam mewujudkan cita-cita Anda.

Leave a comment