7 Budaya Jerman, No 6 Paling Kamu Suka

Jerman merupakan salah satu negara yang berada di Eropa Barat. Sebagai negara yang berkiblat ke barat, tentunya budaya orang Jerman memiliki banyak perbedaan dari budaya orang Indonesia yang berkiblat ke timur. 

Bahkan beberapa budaya orang Jerman itu seringkali membuat kalian tercengang dan tak habis pikir. Oleh karena itu, kalian tidak perlu heran jika Jerman memiliki budaya atau kebiasaan yang berbeda dengan negara kita Indonesia. 

Apakah kalian berkeinginan untuk pergi atau tinggal di Jerman dalam waktu dekat ini? Maka, kalian harus mempelajari terlebih dahulu budaya mereka, agar tidak salah mengartikan. Berikut ini adalah budaya orang Jerman yang harus kalian tahu sebelum pergi ke Jerman. 

Gratis Beasiswa Program, Kuota Sangat Terbatas (Isi Form Dibawah Ini)
*salin kalimat berikut "Saya mendaftar program beasiswa (mohon diisi dengan program pilihan)"
Baca Juga  Tingkatan Les dan Kursus Bahasa Jerman di Bali
  1. Keperluan Berkas Harus di Atas Kertas 

Sekarang ini, sudah banyak negara-negara yang menerapkan penghematan penggunaan kertas. Tapi hal ini berbeda dengan di Jerman. Berdasarkan data statistik, Jerman menggunakan rata-rata 241,7 kg kertas. Akibatnya negara ini telah dijadikan sebagai negara pengonsumsi kertas terbanyak di dunia. 

Hal ini memang sudah menjadi budaya orang Jerman yang tidak diragukan lagi. Pasalnya, setiap berkas administrasi di Jerman selalu diminta dalam bentuk tertulis di atas kertas. Tidak hanya itu, tak jarang mereka juga mencetak kembali dokumen yang dikirim secara online. Biasanya hal itu dilakukan untuk dokumen untuk tanda bukti terima. 

  1. Tidak Ada Kegiatan di Hari Minggu 

Jika di Indonesia, hari weekend biasanya dijadikan sebagai hari untuk berlibur dan berjalan-jalan bersama keluarga. Namun, berbeda dengan budaya orang Jerman. Pada hari minggu jalanan di Jerman relatif akan lebih sepi dibanding hari biasanya, bahkan di kota Berlin sekalipun. 

Hal tersebut disebabkan karena toko-toko akan tutup di hari minggu, kecuali kafe dan beberapa restoran yang masih buka dalam jumlah yang terbatas. Transportasi umum pun dibatasi pada hari minggu. 

Mau dapat Beasiswa Kuliah Gratis Ke Jerman ? Klik Link Berikut untuk Mendapatkannya.

Tentunya hal ini dilakukan untuk menghargai para pekerja yang telah bekerja keras selama sepekan. Dengan satu hari di hari Minggu ini, tentunya banyak dari mereka yang mengambil kesempatan ini untuk beristirahat di rumah. 

  1. Selalu Membayar dengan Uang Tunai

Saat ini pembayaran melalui e-money sudah banyak dilakukan di seluruh dunia. Namun, berbeda dengan orang Jerman. Membayar dengan uang tunai merupakan budaya orang Jerman yang tak perlu diragukan lagi. Bahkan beberapa orang diluar sana, langsung bisa menebak orang Jerman ketika ada yang membayar secara Cash. Itulah yang menjadi ciri khas orang jerman. 

Bagi mereka budaya membayar menggunakan uang tunai akan mempermudah dalam merekapitulasi keuangan yang dikeluarkan. Tidak hanya itu, mereka juga merasa akan membuat transaksi tersebut menjadi lebih pribadi. Jadi, jangan heran jika kalian melihat orang Jerman yang membawa uang banyak dalam bentuk uang cash. 

  1. Selalu Tepat Waktu 

Jerman merupakan salah satu negara super sibuk, karenanya budaya orang Jerman selalu menerapkan untuk selalu tepat waktu. Mereka menganggap bahwa terlambat akan membuang waktu mereka untuk menunggu. Tentunya hal ini sangat berbeda sekali dengan orang Indoensia yang selalu ngaret dari jam yang telah ditentukan, janjinya saja jam 9 tapi datangnya jam 10. 

Jika kalian berkunjung dan mengadakan perjanjian dengan orang Jerman, maka jangan sekali-kali untuk terlambat yah! Sedikit saja terlambat dari waktu yang ditentukan kalian akan langsung diberitahu melalui telepon maupun pesan singkat, agar segera datang.

  1. Kebiasaan Buang Ingus dan Sendawa

Kita sebagai orang Indonesia tentu saja merasa jijik apabila melihat orang membuang ingus sembarangan. Namun budaya orang Jerman menganggap hal ini adalah sesuatu yang biasa dan wajar. Bahkan mereka pun bisa dengan santainya membuang ingus di meja makan ataupun tempat umum lainnya. Jika hal tersebut dilakukan di Indonesia tentu kalian akan malu bukan? 

Baca Juga  Bentuk Pemerintahan Jerman Yang Unik dan Menarik

Tapi berbeda dengan sendawa, bagi kita orang Indonesia bersendawa setelah makan adalah hal yang biasa bahkan dianggap sebagai bentuk menghargai pemberian makanan yang telah dimakan. Akan tetapi, budaya orang Jerman selalu menahan untuk bersendawa setelah makan. 

  1. Budaya Telanjang 

Budaya orang Jerman yang satu ini mungkin sangat unik dan tidak biasa bagi orang Indonesia. Namun, jika kalian berniat untuk mengunjungi negara Jerman harus bersiap diri untuk menemui budaya telanjang ini. 

Budaya telanjang di Jerman sudah ada sejak abad ke-19, saat itu Jerman sedang dilanda wabah. Itu sebabnya, dengan melakukan aksi telanjang sambil berjemur dapat dinilai ampuh untuk menghilangkan penyakit seperti TBC dan reumatik. 

Di Eropa, warga negara Jerman paling sering mengunjungi pantai-pantai dengan telanjang. Di negara Jerman sendiri banyak ditemukan area berkemah nudis yang dapat ditemukan di sepanjang pantai Jerman. 

  1. Budaya Menggantung Benda Hilang di Pohon

Apabila kalian mengunjungi Jerman, maka kalian akan sering melihat penampakan benda-benda yang di gantung di pohon. Rupanya, hal tersebut merupakan budaya orang Jerman saat melihat benda yang terjatuh di jalanan. 

Mereka akan otomatis menggantungkan benda yang terjatuh itu, agar sang pemilik akan lebih mudah menemukan benda yang hilang itu.  Dilihat dari kebiasaan orang Jerman yang satu ini, orang Jerman memang terkenal lebih ramah dan membantu daripada negara-negara Eropa lainnya. 

Baca Juga  Kursus Bahasa Jerman di Tangerang serta Tips Memilih Kursus

Nah, itu dia 7 Budaya orang Jerman yang harus kalian ketahui sebelum mengunjungi Jerman. Yang harus kalian ingat, dimana pun kalian berada harus tetap menjaga dan menghormati budaya daerah maupun negara yang kalian kunjungi. 

Jangan Sampai terlewat kesempaatan mendapatkan beasiswa gratis kuliah ke luar negeri.

Leave a comment



Kesempatan Beasiswa

Sponsored

TANYA JAWAB ONLINE

*salin kalimat berikut "Saya mendaftar program beasiswa (mohon diisi dengan program pilihan)"

Gratis Beasiswa Program, Kuota Sangat Terbatas (Isi Form Dibawah Ini)
*salin kalimat berikut "Saya mendaftar program beasiswa (mohon diisi dengan program pilihan)"