Rincian Biaya Hidup di Jerman Bagi Mahasiswa

Biaya Hidup di Jerman- Bicara mengenai biaya hidup di suatu negara, tentu saja tergantung daerah atau kota tempat kita tinggal. Biaya hidup antara satu kota dengan kota lainnya pasti berbeda, meski masih dalam satu negara.

Begitu juga dengan Jerman, ada kota dengan biaya hidup murah, dan ada juga kota dengan harga kebutuhan pokok yang tinggi (terutama di kota besar). berdasarkan info dari beberapa orang yang pernah melanglang buana di Jerman, kota-kota besar dengan biaya hidup tinggi diantaranya Munchen, Hamburg, Frankfurt, Stuttgart, dan Berlin.

Baca Juga  Bentuk Pemerintahan Jerman Yang Unik dan Menarik

Menurut sebuah survey, mahasiswa di Jerman rata-rata membutuhkan biaya hidup sekitar 800 Euro atau sekitar Rp 13,5 juta per bulannya. Masih lebih murah dibandingkan dengan kota di negara-negara Eropa lainnya. Berdasar cerita dari para mahasiswa yang pernah kuliah di Inggris, Perancis, Amerika, Belanda, atau negara Uni Eropa lainnya.

Gratis Beasiswa Program, Kuota Sangat Terbatas (Isi Form Dibawah Ini)
*salin kalimat berikut "Saya mendaftar program beasiswa (mohon diisi dengan program pilihan)"

Biaya hidup di Jerman masih lebih rendah dibandingkan negara-negara tersebut. Nah, agar kamu memiliki gambaran biaya hidup di Jerman, berikut ini komponen biaya yang harus disiapkan oleh seorang mahasiswa

1.Sewa tempat tinggal (akomodasi)

Biaya akomodasi bisa dikatakan sebagai biaya terbesar tiap bulannya. Rata-rata tarif sewa kamar di asrama kampus atau student apartment negeri dikenakan biaya 220-290 € per bulan, kalau dirupiahkan dengan kurs Rp 17.000/€, berarti sekitar Rp 3.740.000-4.930.000.

Kamar tersebut hanya bisa dihuni 1 orang saja dengan dapur dan kamar mandi yang dipakai bersama-sama. Biaya tersebut sudah termasuk listrik, air, dan internet.

Kalau kamu ingin lebih ngirit, bisa mencari kost di luar kampus. Terkadang kost di luar kampus bisa lebih murah karena menyediakan kamar yang lebih kecil. Tapi kalau kamu tinggal di kota-kota besar seperti Berlin, harga sewa kamar rata-rata bisa mencapai 400 € per bulan.

Baca Juga  Biaya Kuliah di Jerman Tanpa Beasiswa Yang Penting Kamu Ketahui

2.Makan dan minum

Bagi mahasiswa asing yang belajar di Jerman, wajib hukumnya untuk bisa masak sendiri. Karena harga makan di luar jauh lebih mahal dibanding masak sendiri.

Mungkin, hal ini disebabkan gaji pekerja (termasuk pekerja warung makan) di Jerman sangat tinggi, sehingga harga makanan yang dijualpun menjadi tinggi pula. Lagipula dengan masak sendiri, kitapun bisa memilih bahan-bahan yang sehat dan bernutrisi tinggi.

Dengan asumsi masak sendiri, perkiraan biaya makan adalah 100 € per bulan. Bayangkan kalau kalian lebih suka makan di luar, untuk memesan paket ayam goreng di KFC atau McD bisa menghabiskan 7 € untuk sekali makan.

Untuk makan sosis dan roti di pinggir jalan, harga mulai 1,5 €. Bandingkan dengan masak sendiri, kamu hanya menghabiskan 10 € untuk makan sepuasnya selama 3 hari.

3.Transportasi

Untuk transportasi, biasanya sudah dicover dari semester ticket yang dibayarkan mahasiswa setiap bulan. Dengan semester ticket tersebut, mahasiswa mendapatkan fasilitas transportasi berupa bus atau kereta di sekitar kampus secara gratis. Biayanya tiap kampus bisa berbeda-beda, tapi nilainya sekitar 100 € per semester.

Buat mahasiswa yang kampusnya tidak menyediakan semester ticket, mereka bisa membeli tiket bus bulanan yang harganya antara 40-60 € per bulan, tergantung kota tempat mahasiswa tersebut tinggal. Adanya semester ticket maupun tiket bus bulanan, cukup meringankan pendatang.

Karena untuk naik bus saja, harga tiketnya antara 1,5-2,5 € per sekali jalan. Bisa dibayangkan alangkah borosnya jika kita harus naik bus paling tidak 2 kali dalam sehari.

4.Asuransi

Nah ini dia biaya wajib yang cukup menguras kantong kamu. Asuransi wajib dimiliki oleh pelajar karena akan menanggung biaya perawatan jika mahasiswa sakit atau mendapatkan kecelakaan, sehingga mahasiswa bisa fokus menjalani perkuliahan.

Setiap mahasiswa waib mendaftar asuransi pada perusahaan asuransi yang diakui di Jerman dan bukti asuransi ini sudah harus ditunjukkan sejak mahasiswa melamar visa. Premi asuransi ini berkisar pada angka 90 € tiap bulannya.

Dari berbagai komponen biaya di atas, selanjutnya bisa dirangkum perkiraan biaya hidup per bulan di Jerman sebagai berikut

• Tempat tinggal (akomodasi) : 260 €
• Makan : 100 €
• Transportasi : 100 €
• Asuransi : 90 €
• Lain-lain/biaya tak terduga : 100 €
__________________________________ +
Total : 650 €/bulan/mahasiswa

Baca Juga  10 Tempat Wisata di Jerman yang Recommended Untuk Dikunjungi

Nah, demikian ulasan mengenai biaya hidup di Jerman bagi seorang mahasiswa. Semoga artikel di atas dapat memberi gambaran tentang kisaran biaya yang harus dikeluarkan setiap bulannya.

Walaupun cukup menguras kantong, tetapi kesempatan mahasiswa untuk mencari “part time job” sangat besar. Karena memang perusahaan di Jerman banyak membuka lowongan “part time job” untuk mahasiswa. Siap untuk menerima tantangan hidup dan juga dengan biaya hidup di Jerman??

Leave a comment



Kesempatan Beasiswa

Sponsored

TANYA JAWAB ONLINE

*salin kalimat berikut "Saya mendaftar program beasiswa (mohon diisi dengan program pilihan)"

Gratis Beasiswa Program, Kuota Sangat Terbatas (Isi Form Dibawah Ini)
*salin kalimat berikut "Saya mendaftar program beasiswa (mohon diisi dengan program pilihan)"