Macam-Macam Beasiswa Jerman S1 dan Cara Mendapatkannya

Beasiswa Jerman S1 – Siapa yang tidak mengenal Jerman sebagai salah satu negara maju di Benua Eropa yang terkenal dengan kualitas pendidikannya ini. Negara Jerman menjadi salah satu negara incaran para mahasiswa yang ingin mewujudkan impiannya kuliah di luar negeri.

Sudah banyak ilmuwan-ilmuwan ternama berasal dari negara ini dan tokoh-tokoh yang sukses setelah mengenyam pendidikan di Negara Jerman ini. Sebut saja Albert Einstein, Rudolf Diesel, BJ Habibie, dan lain sebagainya.

Buat kamu yang ingin meneruskan jejak mereka, tak perlu khawatir karena ada banyak kesempatan terbuka lebar termasuk untuk mendapatkan beasiswa Jerman S1. Sejak tahun 2014, terdapat 16 negara bagian di Jerman yang menghapus biaya kuliah di semua universitas negeri untuk program gelar sarjana.

Baca juga ” Tips dan Cara Kuliah di Luar Negeri

Keputusan ini membuka gerbang yang semakin lebar bagi siapa saja baik mahasiswa dalam maupun luar negeri yang ingin menempuh pendidikan di Negara Jerman. Meskipun biaya pendidikannya gratis, mahasiswa di Jerman tetap harus mengeluarkan biaya untuk administrasi, fasilitas pendidikan, dan juga biaya hidup selama tinggal di sini.
Sehingga opsi mencari beasiswa Jerman S1 bisa menjadi salah satu pilihan untuk kamu yang ingin melanjutkan sekolah di Jerman dengan biaya seminimal mungkin atau bahkan gratis.

Syarat Kuliah di Jerman

Setiap kampus atau universitas tentu memberikan persyaratan tertentu untuk para calon mahasiswa yang mendaftar, tak terkecuali universitas-universitas di Jerman. Berikut ini beberapa persyaratan yang harus kamu siapkan jika ingin kuliah di Jerman, di antaranya:

1. Residence permit dan visa

Status kamu ketika kuliah di luar negeri adalah WNA (Warga Negara Asing) bagi mereka. Sehingga untuk dapat tinggal di Jerman, kamu membutuhkan visa dan residence permit sesuai dengan berapa lama kamu berencana untuk tinggal di negara ini.

2. Bukti sumber keuangan atau beasiswa

Sebagai salah satu syarat untuk kuliah di Jerman, pihak di sana ingin memastikan bahwa calon mahasiswa yang mendaftar memiliki uang yang cukup untuk biaya hidup selama tinggal di Jerman.
Kamu bisa memberikan bukti berupa tabungan atau beasiswa yang kamu dapatkan. Pada umumnya, jumlah minimal tabungan uang yang harus ada di rekening bank milik pendaftar adalah sebanyak 8.000 Euro atau berkisar Rp 130.000.000,00.

3. Memenuhi kualifikasi penerimaan universitas

Setiap kampus memilki persyaratan dan kualifikasi yang berbeda-beda yang harus dipenuhi oleh para pendaftar. Kualifikasi tersebut seperti ijazah lulus SMA, sertifikat prestasi, sertifikat TOEFL/IELTS, transkrip nilai dengan standar minimal tertentu, dan lain sebagainya.

4. Kemampuan bahasa Jerman yang bagus

Bahasa pengantar pembelajaran yang digunakan di universitas-universitas di Jerman mayoritas adalah bahasa Jerman. Sehingga setiap mashasiswa yang ingin kuliah di sini harus menguasai bahasa Jerman agar bisa mengikuti pelajaran dengan baik.
Selain bermanfaat untuk membantu perkuliahan kamu, memiliki kemampuan bahasa Jerman juga akan berguna untuk membantu kamu dalam berkomunikasi dengan penduduk sekitar yang ada di Jerman.

Baca Juga  Sistem Pemerintahan Jerman dan Gambaran Umum Negara Jerman

5. Asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan menjadi salah satu persyaratan wajib yang harus dimiliki calon mahasiswa yang akan kuliah di Jerman. Bukti asuransi kesehatan ini bisa kamu tunjukkan saat mendaftar dan melamar residence permit.

6. Tes bakat dan kecerdasan (Aptitude Test)

Tes bakat dan kecerdasan ini akan membantu kamu untuk menentukan program dan jurusan apa yang sesuai dengan minat dan kemampuan yang kamu miliki. Tes ini biasanya diadakan untuk menguji tes bahasa, the core test, dan modul tes untuk subyek tertentu.

9 Macam Beasiswa Kuliah di Jerman

Buat kamu yang berprestasi namun merasa kurang mampu untuk kuliah di Jerman dari segi biaya, tak perlu khawatir karena ada berbagai program beasiswa Jerman S1 yang tersedia yang bisa kamu coba. Berikut ini 9 macam beasiswa Jerman S1 baik dari pemerintah, non pemerintah, maupun program dari universitas sendiri, di antaranya:

Beasiswa dari Pemerintah

1. Erasmus+

Program beasiswa ini didanai oleh European Commission untuk program pelatihan, pendidikan, pemuda, dan olahraga. Program Erasmus ini memiliki beberapa program, salah satunya Erasmus+ yang bekerjasama antara negara-negara Uni Eropa dan Asia.

Tidak hanya memberikan beasiswa untuk jenjang S1, akan tetap program ini juga menyediakan beasiswa untuk program S2, S3, Post-Doc, dan Staff. Bagi kamu yang tertarik mengambil jurusan ilmu agrikultur, manajemen dan bisnis, arsitektur, pendidikan, teknik, geografi, hukum, kedokteran, sosial, politik, dan ilmu alam sangat cocok untuk mencoba program beasiswa ini karena jurusan tersebut merupakan bidang studi yang diprioritaskan.

Beasiswa Jerman S1

Selain biaya untuk pendidikan, uang saku bulanan, tiket perjalanan pulang, asuransi, dan tuition fees juga menjadi hak yang akan didapatkan mahasiswa penerima beasiswa Jerman ini.

2. DAAD Scholarships

DAAD merupakan singkatan dari Deustcher Akademischer Austauschdienst Academic Exchange Service dan tersedia dalam berbagai program. Program beasiswa Jerman S1 dan S2 ini didanai oleh Kementerian Federal Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (EMZ) Jerman.
Tidak hanya ditawarkan kepada para mahasiswa saja akan tetapi juga ditujukan untuk para profesional yang sudah bekerja yang ingin upgrade kapasitas ilmunya. Program beasiswa ini memberikan biaya bulanan sekitar 750 – 1000 EURO untuk biaya hidup, kesehatan, tiket pulang pergi ke Jerman, asuransi, serta biaya pendidikan selama kuliah di Jerman.

Beasiswa dari Non-Pemerintah

3. Deutschland Stipendium

Pendanaan yang akan didapatkan oleh penerima program beasiswa Deutschland Stipendium ini adalah berkisar mulai dari 150 hingga 300 EURO. Besarnya beasiswa program beasiswa yang berasal dari non pemerintah ini tergantung dari kerjasama negeri-swasta, organisasi dan sponsor individual, serta organisasi antar bisnis.

Baca Juga  Wujudkan Studi Master Dengan Memanfaatkan Beasiswa Jerman S2

4. Heinrich Böll Scholarships

Beasiswa yang rutin dilaksanakan setiap tahun dan dibagi ke dalam dua gelombang pendaftaran ini ditawarkan oleh Heinrich Böll Foundation. Kesempatan terbuka lebar bagi mahasiswa domestik maupun internasional yang ingin mendaftar program beasiswa ini.
Beasiswa Jerman S1 ini tersedia juga untuk jenjang master dan doktor (PhD). Kemampuan bahasa Jerman menjadi salah satu persyaratan wajib yang harus dimiliki calon mahasiswa yang mendaftar.

5. Kurt Hansen Science Scholarships

Program biasiswa Jerman yang didanai oleh Bayer ini memberikan kesempatan pada para calon mahasiswa yang berprestasi dan ingin merambah dunia sains. Para penerima beasiswa akan mendapatkan fasilitas berupa biaya pendidikan gratis, pendanaan proyek magang, semester musim panah, pelatihan tenaga pengajar sains, prgram persiapan, dan suplementer, dan lain sebagainya.

Beasiswa dari Universitas

6. Frankfurt School of Finance and Management Doctoral Tuition Waivers

Program beasiswa yang disediakan oleh Frankfurt School ini memang bukan program beasiswa full kepada mahasiswa penerimanya. Akan tetapi berupa 10 potongan biaya kuliah yang diperuntukkan bagi mahasiswa doktoral yang mengambil program bahasa Inggris di bidang matematika, administrasi bisnis, keuangan, dan akuntansi.

7. RWTH Aachen University Scholarships

Universitas yang masuk ke dalam 100 besar Times Higher Education Reputation Rankings ini menyediakan berbagai macam program. Beberapa di antaranya seperti RWTH Aachen University MIRAI Scholarship for Japan, MOGAM Scholarship for Korea, Tsinghua Junior Research Fellowships, Exchange Scholarships, dan lain sebagainya.

8. FRIAS Cofund Fellowship Programme

Program beasiswa yang ditawarkan oleh University of Freiburg ini ditawarkan untuk para peneliti internasional yang berprestasi dan memiliki projek penelitian menarik. Beasiswa yang diberikan oleh universitas yang terkenal akan keunggulan penelitiannya ini biasanya diumumkan saat musim panas.

9. DRD Scholarships

Program beasiswa DRD ini diberikan untuk mahasiswa master yang berprestasi dari negara-negara sub-sahara Afrika. Para calon mahasiswa yang mendaftar diharuskan untuk mengumpulkan proposal rencana penelitian untuk perkuliahan purna waktu di Jerman nantinya.
Kesempatan untuk kuliah di Jerman terbuka lebar untuk siapapun yang memiliki impian kuliah di sini selama memiliki kemampuan dan prestasi. Bagi yang memiliki kendala biaya untuk mewujudkan impiannya tersebut pun tidak perlu khawatir lagi karena ada banyak program beasiswa Jerman S1, S2, maupun S3 yang bisa kamu coba. Kuncinya adalah terus berusaha dan tekun belajar agar bisa meraih prestasi terbaik yang bisa menjadi penunjang saat mendaftar program beasiswa Jerman S1 nantinya.

Leave a comment