Inilah Sejarah Perkembangan Komputer yang Perlu Kamu Tahu

Sejarah Perkembangan Komputer  – Komputer menjadi salah satu benda wajib yang harus ada untuk menunjang proses pekerjaan maupun pembelajaran. Banyak fungsi-fungsi yang bisa dikerjakan komputer untuk memudahkan pekerjaan seperti menulis, membuat presentasi, menghitung, mendesain, menyimpan berkas, dan lain sebagainya.

Tak bisa dipungkiri lagi bahwa kehadiran komputer telah banyak membantu kehidupan manusia dalam melakukan bebagai pekerjaannya. Tentu kemajuan teknologi komputer yang bisa dirasakan sekarang tidak lain karena peran para penemunya dalam sejarah perkembangan komputer.

Komputer bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif namun tak jarang ada pula yang menggunakannya untuk hal-hal yang negatif. Sehingga sangat penting untuk mengetahui wawasan tentang komputer, fungsi utamanya, dan bagaimana sejarah perkembangan komputer sejak awal ditemukannya.

Pada dasarnya, komputer merupakan alat yang digunakan untuk mengolah data dengan beberapa komponen di dalamnya yang bekerja sama membentuk satu sistem. Sedangkan secara bahasa, komputer terdiri dari kata com yang berarti menggabungkan dan putare yang berarti menghitung.

Sejarah Perkembangan Komputer

Komputer memiliki 4 fungsi utama yaitu sebagai penerima input (masukan), pemroses input, penyimpan input, dan penyaji output (keluaran). Fungsi komputer yang saat ini begitu kompleks ini tentu tidak datang begitu saja, melainkan melalui berbagai proses pengembangan dan inovasi dalam sejarahnya.
Komputer pertama kali ditemukan oleh Charles Babbage yang juga dikenal sebagai Bapak Komputer atas penemuannya. Dalam sejarah perkembangan komputer, komputer terbagi ke dalam beberapa generasi, yaitu:

1. Generasi Pertama (1946 – 1959)

Pada generasi ini, komputer disebut dengan Electronic Numerical Integrator and Calculator atau ENIAC. Program yang sudah dirancang sejak 1942 dan baru dikerjakan pada tahun 1943 oleh John Presper Eckert dan Dr.John W.Mauchly ini baru selesai pada tahun 1946.

Komputer pada generasi pertama memiliki ukuran yang begitu besar dan memakan ruangan hingga 167 m2 karena menggunakan 18.000 tabung hampa udara, 10.000 kapasitor, 70.000 resistor, serta 75.000 relay dan saklar. Komputer pada generasi pertama dimanfaatkan sebagai alat untuk mendesain pesawat dan peluru kendali.

Ciri khusus komputer pada generasi ini berupa instruksi dalam mengoperasikan tugas tertentu secara spesifik dengan program seperti kode-biner. Kecepatan komputer generasi pertama masih sangat terbatas dan cukup sulit untuk diprogramkan.

2. Generasi Kedua (1959 – 1964)

Pada generasi kedua, komputer sudah dapat dimaksimalkan kinerjanya dengan menggunakan transistor yang ukurannya sangat kecil. Sehingga ukuran komputer pada generasi ini pun lebih kecil dibandingkan generasi sebelumnya.

Pada tahun 1959 – 1960 komputer generasi kedua sudah mulai digarap oleh para ilmuwan dan dimanfaatkan oleh beberapa instansi, pemerintah, perusahaan, maupun universitas. Stretch, Sprery-Rand, dan LARC merupakan nama-nama komputer generasi kedua yang dibuat oleh IBM dengan menggunakan teknologi super komputer.

Kemampuan komputer pada generasi kedua lebih canggih karena mampu mengelola data yang besar yang dikembangkan dengan energi atom. Bahasa yang digunakan pada generasi ini pun sudah menggunakan bahasa assembly atau bahasa yang menggunakan singkatan untuk mengganti kode biner.

3. Generasi Ketiga (1964 – 1970)

Pada generasi ketiga ini, komputer mengalami perkembangan yang sangat pesat. Transistor yang digunakan pada generasi kedua pun mulai ditinggalkan karena membuat kinerja komputer menjadi lebih panas.

Komponen transistor pun diganti dengan yang lebih canggih pada tahun 1958 oleh Jack Billy berupa IC atau Integrated Circuit yang digunakan untuk mengumpulkan banyak komponen menjadi satu. Komputer pada generasi ketiga pun lebih hemat dalam penggunaan listriknya dan memiliki peningkatan dari sisi fungsi software di dalamnya.

Selain itu, kapasitas penyimpanannya pun lebih besar karena dapat menyimpan ratusan ribu karakter dan memiliki kecepatan hingga 10.000 kali lebih cepat dibandingkan komputer generasi pertama. Kemampuan yang bisa dilakukan pun lebih multitasking dan multiprocessing.

4. Generasi Keempat (1979 – 2000-an)

Integrated Circuit pada generasi keempat lebih terintegrasi dan lebih kompleks dibandingkan generasi ketiga. IC ini dikembangkan dan digunakan untuk menampung ribuan komponen.

Chip kecil tersebut pun terus dikembangkan dan muncul komputer generasi keempat dengan nama Large Scale Integration (LSI) dan Very Large Scale Integration (VLSI). Pada generasi ini, komputer sudah dikembangkan menjadi komputer mikro yang menggunakan micro processor dan semiconductor.

5. Generasi Kelima (sekarang)

Perkembangan komputer pada generasi kelima semakin pesat dengan semakin bervariasinya fungsi-fungsi yang bisa dilakukan komputer. Komputer generasi kelima pun banyak disebut-sebut sebagai komputer generasi masa depan. Fitur-fitur yang ada pun semakin banyak dan lebih mudah digunakan sehingga sangat membantu pekerjaan sehari-hari.

Selain komputer dalam bentuk monitor dan CPU, pada generasi ini muncul komputer dengan model yang lebih praktis berupa tablet, netbook, laptop, maupun smartphone. Selain fiturnya yang semakin bervariasi, kecepatan komputer pada generasi ini pun semakin bagus.

Melihat sejarah perkembangan komputer yang selalu berkembang dan berinovasi dari masa ke masa, tidak menutup kemungkinan di masa depan komputer pun akan memiliki fungsi yang lebih kompleks lagi. Hal itu tentu menjadi tugas generasi selanjutnya untuk mengembangkannya dengan ide-ide kreatif yang dimiliki.

Leave a comment