Letak Astronomis Jerman Serta Koordinat Geografis Kota-Kota di Jerman

Letak Astronomis Jerman – Apa itu letak astronomis? Mungkin kamu sudah pernah mempelajari tentang letak astronomis dan letak geografis suatu wilayah dalam pelajaran geografi. Setiap titik di bumi dapat digambarkan dengan garis lintang dan garis bujur yang biasa dikenal dengan letak astronomis.

Garis lintang dan garis bujur sudah ditentukan sejak jaman dulu. Garis lintang adalah garis imajiner pada peta yang sejajar dengan khatulistiwa, yang biasanya digunakan untuk menentukan suatu wilayah terhadap garis khatulistiwa.
Garis khatulistiwa merupakan garis lintang pada posisi 0 derajat yang membagi bumi menjadi dua bagian, yaitu bumi bagian utara dan bumi bagian selatan, membentang dari kutub utara ke kutub selatan bumi.

Garis bujur merupakan garis imajiner pada peta yang melintang secara vertikal atau membujur dan membagi bagian bumi menjadi dua bagian yaitu bagian barat dan bagian timur. Garis lintang pada peta biasanya digunakan untuk menunjukkan perbedaan iklim, seperti iklim tropis dan iklim subtropis.

Daerah yang beriklim tropis berada pada 23½° LU – 23½° LS, biasanya matahari bersinar sepanjang waktu di siang hari. Beberapa negara yanng memiliki iklim tropis diantaranya Indonesia, Australia bagian utara, Brazil, Amerika Tengah, Hongkong, sebagian besar negara di Afrika seperti Zaire, Kenya, Kongo, Gabon, Uganda, Somalia, Ethiopia, Kamerun, Nigeria, Sudan, dan Ghana.

Daerah yang beriklim subtropis berada pada 23½° LU dan 66½° LU dan berada pada antara 23½° LS dan 66½° LS. Daerah yang memiliki iklim subtropis biasanya mengalami 4 musim, yaitu musim panas, musim dingin, musim gugur, dan musim semi.

Negara-negara yang memiliki iklim subtropis diantaranya Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, hampir seluruh negara di Eropa seperti Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, dan masih banyak lagi negara lainnya.

Untuk menentukan letak dan waktu serta pembagiannya di wilayah yang berada di permukaan bumi biasanya menggunakan garis bujur. Garis lintang dan garis bujur dapat digunakan untuk menentukan letak wilayah secara astronomis ataupun objek geografi tertentu di permukaan bumi. Nah, bagaimana dengan letak astronomis Jerman?

Letak Astronomis Jerman

Jerman merupakan salah satu negara terbesar di Eropa dengan populasi sekitar 82 juta jiwa. Lokasi Jerman berada di jantung Eropa yang berbatasan dengan 9 negara tetangga, Denmark dan Laut Baltik (utara), Polandia dan Republik Ceko (timur), Austria (tenggara), Swiss (selatan), Perancis (barat daya), Luksemburg, Belgia, dan Belanda (barat), dan Laut Utara (barat laut).

Letak astronomis Jerman yaitu 47° LU – 55° LU dan 6° BT – 15° BT. Letak astronomis beberapa kota di Jerman diantaranya:

• Berlin: 52° 31 ‘N, 13° 24’ E
• Frankfurt: 50° 6 ‘N, 8° 40’ E
• Dresden: 51° 3 ‘N, 13° 44’ E
• Munich: 48° 8 ‘N, 11° 34’ E
• Kiel: 54° 19 ‘N, 10° 8’ E

Koordinat Geografis Kota-Kota di Jerman

Sistem koordinat geografis memungkinkan setiap tempat di dunia dapat ditemukan menggunakan lintang dan bujurnya. Lintang dan bujur Jerman telah dihitung berdasarkan datum geodetik WGS84. Berikut ini koordinat geografis kota-kota di Jerman, berdasarkan letak astronomis Jerman:

Berlin 52.5243683, 13.4105301
Hamburg 53.5753212, 10.0153399
Munich 48.1374283, 11.57549
Frankfurt am Main 50.1155205, 8.6841698
Köln 50.9333305, 6.9499998
Stuttgart 48.7823181, 9.1770201
Dortmund 51.5149384, 7.4660001
Düsseldorf 51.2217216, 6.7761598
Essen 51.4565697, 7.01228
Bonn 50.7343788, 7.09549
Bremen 53.075161, 8.8077698
Hannover 52.3705215, 9.7332201
Leipzig 51.3396187, 12.3712902
Duisburg 51.4324684, 6.7651601
Nürnberg 49.4542084, 11.0775204
Dresden 51.0508919, 13.7383204
Wandsbek 53.5833397, 10.0830498
Bochum 51.4816513, 7.2164798
Bochum-Hordel 51.5016785, 7.1756001
Wuppertal 51.2702713, 7.1675501
Bielefeld 52.033329, 8.53333

Leave a comment