Tempat Kursus TOEFL Bali Terbaik Hanya di Sini

Kursus TOEFL Bali – Memiliki nilai TOEFL yang bagus merupakan impian banyak orang khususnya yang ingin mendaftar dan mengenyam pendidikan di luar negeri. Karena TOEFL merupakan salah satu tes yang disyaratkan oleh beberapa perguruan tinggi luar negeri.

Dengan banyak berlatih dan belajar mendalami latihan soal-soal maka Anda pun akan semakin fasih dan nilai yang bagus dalam ujian TOEFL pun bukan hal mustahil. Untuk mengasah kemampuan dan keterampilan, Anda pun bisa belajar secara otodidak maupun mengambil bimbingan seperti di tempat kursus TOEFL Bali terbaik.

Saat ini telah banyak lembaga-lembaga kursus TOEFL Bali yang dapat membantu Anda untuk mewujudkan impian Anda memiliki nilai TOEFL bagus dan sesuai dengan yang disyaratkan universitas pilihan Anda.

Salah satu tempat kursus TOEFL yang sangat direkomendasikan adalah Westwood Prep. Sebelum melakukan persiapan untuk ujian TOEFL, maka ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu TOEFL dan apa saja yang diujikan dalam tes ini.

Pengertian TOEFL

TOEFL merupakan singkatan dari Test of English as a Foreign Language yang digunakan untuk menguji kemampuan berbahasa Inggris dengan logat Amerika. Sehingga tes TOEFL ini paling banyak digunakan sebagai salah satu syarat masuk universitas-universitas di Amerika Serikat dan Kanada baik untuk jenjang S1 maupun S2.

Tes TOEFL juga sering digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi calon mahasiswa yang mendaftar di universitas-universitas di Eropa maupun Australia. Selain itu, tes ini juga sudah mulai digunakan sebagai salah satu mekanisme untuk perekrutan tenaga kerja baru maupun untuk promosi kenaikan pangkat. Untuk tesnya sendiri,TOEFL terdiri dari tiga jenis, yaitu:

1. Computer-based Testing (CBT)

Tes ini merupakan tes yang dilakukan dengan menggunakan media komputer dan memiliki range skor antara 216 – 677. Setiap soal yang diberikan langsung dikerjakan di software komputer dengan materi yang diujikan berupa listening structure, writing, dan reading. Tes CBT harus dikerjakan dalam waktu 2 – 2,5 jam dan dengan kisaran skor 0 – 300.

2. Internet-based Testing (iBT)

Tes ini merupakan tes terbaru TOEFL atau biasa disebut dengan istilah Next Generation TOEFL yang mulai diperkenalkan sejak tahun 2005. Setiap peserta bisa mengerjakan dan menjawab soal-soal tes secara online dengan ETS. Waktu yang diberikan untuk mengerjakan jenis tes ini adalah 4 jam dengan materi tes berupa speaking, listening, writing, dan reading. Kisaran skor yang diperoleh adalah 0 – 120.

3. Paper-based Testing (PBT)

Model tes paper-based testing menggunakan media kertas dan pensil 2B sebagai media pengujiannya dengan kisaran skor antara 217 – 677. Materi yang diujikan terdiri dari listening, reading, dan structure yang diujikan dalam waktu 2 – 2,5 jam.

Setiap peserta ujian tes TOEFL akan dihadapkan dengan 4 bagian tes, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Listening Comprehension

Bagian ini diujikan untuk menguji kemampuan peserta ujian dalam mendengarkan pidato atau percakapan dalam bahasa Inggris. Tes ini biasanya menggunakan media audio seperti tape atau media lainnya dengan jumlah soal sebanyak 50 dan harus dikerjakan selama 40 menit.

2. Structure and Written Expression

Pada bagian ini, setiap peserta tes akan diuji kemampuannya dalam memahami tata bahasa Inggris atau ungkapan-ungkapan liannya yang lazim digunakan. Anda juga akan diuji kemampuannya dalam mengetahui letak kesalahan tata bahasa pada pernyataan dan ungkapan dalam bahasa Inggris. Waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan bagian ini adalah 25 menit dengan total soal sebanyak 40.

3. Reading Comprehension

Bagian ini diujikan untuk mengetahui kemampuan peserta ujian dalam memahami bacaan ilmiah yang terkait dengan ide utama, topik, isi bacaan, arti kata, serta informasi detail lain yang berkaitan dengan bacaan tersebut. Jumlah soalnya sebanyak 50 soal dan harus dikerjakan dalam waktu 55 menit.

4. Test of Written English (TWE)

Setiap peserta ujian TWE akan diminta untuk membuat esai dengan topik tertentu. Tes ini hanya terdiri dari 1 soal dan diujikan dalam waktu 30 menit.

5. Speaking

Tes speaking terdiri dari 4 latihan yang saling berkaitan dan 2 latihan yang bersifat independen. Setiap peserta akan diminta untuk memberikan pendapatnya tentang topik yang sedang familiar atau hangat yang ditujukan untuk menguji kemampuan berbicara secara spontan. Jumlah soal dalam tes ini terdiri dari 6 pertanyaan dan harus dilakukan dalam waktu 20 menit.

Agar nilai TOEFL Anda maksimal, tentu Anda harus berusaha keras dengan tekun belajar dan berlatih. Selain itu, Anda juga perlu mengetahui strategi dan trik-trik yang bisa dilakukan untuk menghadapi tes TOEFL yang biasanya bisa didapatkan melalui kursus TOEFL Bali terbaik.

Leave a comment