Elang Hitam, Lambang Negara Jerman yang Bersejarah

Lambang Negara Jerman – Seperti yang kita ketahui bahwa Jerman menggunakan elang berwarna hitam sebagai lambang federal negaranya. Elang berkepala tunggal yang menghadap ke kanan dan sayap terbuka. Bulunya tidak menyebar, paruh, lidah and cakar berwarna merah.

Latar belakang dari elang hitam ini berwarna emas. Elang tidak begitu saja diambil sebagai lambang negara namun memiliki asal usul yang panjang sejak 800 Masehi. Simbol tersebut telah digunakan oleh Charlemagne sebagai ilustrasi yang menunjukkan kaisar Otto III.

Buktinya terdapat pada gambar kaisar yang memegang tongkat kerajaan berbentuk elang 1.000 Masehi. Selama abad ke 12 latar belakang umumnya dicap sebagai lambang kekaisaran Romawi. Pada tahun 1200 yakni masa pemerintahan Frederick II elang berkepala dua pertama kali digunakan hingga abad ke 15 dan seterusnya sebagai pelindung kaisar.

Elang berkepala tunggal kemudian digunakan untuk melambangkan kerajaan Jerman. Konfederasi Jerman yang didirikan pada tahun 1815 masih belum memiliki lambang. Hingga pada akhirnya pada bulan Maret 1848 Konfederasi Jerman menyatakan bahwa elang berkepala dua dijadikan sebagai lambang konfederasi.

Pada bulan Juli 1848, Majelis Nasional di Frankfurt juga mengkonfirmasi elang berkepala dua sebagai lambang kekaisaran. Perubahan terjadi pada tahun 1871 dimana Raja Prusia dan Kaisar Jerman Wilhelm I memilih rajawali Jerman berkepala tunggal untuk lambang kerajaan Kekaisaran Jerman.

Elang berkepala tunggal tetap dipertahankan ketika Republik Weimar mulai muncul. Pemberitahuan yang dikeluarkan pada 11 November 1919 tentang lambang kerajaan dan elang kekaisaran menyatakan:

“Atas dasar keputusan oleh Pemerintah Kekaisaran, aku menyatakan bahwa lambang kekaisaran akan menunjukkan elang hitam tunggal dengan latar belakang emas, dengan kepalanya berputar ke kanan, sayap terbuka dan bulu tidak menyebar, dengan paruh, lidah dan cakar digambarkan dalam warna merah.”

Perubahan sempat terjadi ketika partai nasionalis sosialis yaitu rezim Nazi berkuasa. Lambang negara yaitu elang hitam digabungkan dengan swastika. Elang bersayap terbuka dan menghadap ke kanan, sebagai simbol berdaulat Reich mencengkram lambang swastika yang dibingkai oleh karangan bunga daun ek.

Pada tanggal 20 Januari 1950 ketika Republik Federal Jerman resmi berdiri lambangyang diperkenalkan adalah elang hitam yang hingga saat ini bisa kita lihat. Penggunaan elang tersebut terdapat pada koin, perangko dan juga kop surat. Walaupun beberapa penggunaannya memiliki desain berbeda.

Penggambaran resmi elang sebagai lambang negara Jerman dapat dilihat pada bendera, perangko serat stempel resmi.

Jumlah Penduduk Jerman sesuai Demografi

Selain lambang negara Jerman, jumlah penduduknya terbesar nomor 17 di dunia. Hingga saat ini estimasi dari jumlah penduduknya adalah 82,44 juta jiwa. Terdapat empat kelompok penduduk yang disebut sebagai minoritas nasional. Artinya para penduduk telah tinggal di daerah mereka selama berabad-abad.

Kelompok ini adalah Sorbs, Danes, Frisians, dan Roma dan Sinti. Mayoritas dari orang Jerman memeluk agama Kristen, baik Katolik Roma (29,9%) atau Protestan (29,8%), meskipun 1,3% penduduknya juga Kristen Ortodoks.

Islam merupakan agama terbesar kedua di Jerman dengan perkiraan mencapai 6,1% dari populasi. Jumlah tersebut membuat Jerman memiliki populasi Muslim terbesar kedua di Eropa.

Kelompok tunggal terbesar adalah orang yang tidak percaya atau tidak memeluk agama yaitu sekitar 34% populasi. Jumlah ateis dan agnostik lebih tinggi di Jerman Timur daripada Jerman Barat. Hal ini terjadi karena sebagian besar kebijakan umum negara komunis di daerah Jerman Timur mengecilkan keyakinan agama.

Leave a comment