Mudahnya Belajar Grammar Bahasa Inggris

Belajar Grammar Bahasa Inggris – Di era globalisasi, bahasa Inggris merupakan bahasa internasional pertama yang menjadi bahasa universal di berbagai negara di seluruh dunia. Bahasa Inggris sudah banyak diterapkan dalam berbagai bidang baik bisnis, politik, maupun pendidikan. Saat ini, bahasa Inggris menjadi bahasa yang paling mendominasi sebagai bahasa komunikasi yang digunakan di dunia internasional. 

Untuk menghadapi persaingan global dalam berbagai bidang, kemampuan berbahasa Inggris yang baik dan benar sangat penting dan diperlukan. Selain mempelajari kosa kata (vocabulary) dan pelafalan (pronounciation), belajar grammar bahasa Inggris sangat penting agar kalimat yang disampaikan bisa tepat dan benar. 

Apa Itu Grammar?

Grammar dalam bahasa Inggris sangat penting untuk dipelajari karena dalam penggunaannya terdapat penggunaan kata dalam bentuk present (kejadian sekarang) dan past tense (kejadian masa lampau). Berbeda dengan bahasa Indonesia yang cenderung tidak ada perbedaan penggunaan kosa kata dan kalimat hubung (to be). 

Grammar adalah kumpulan dari aturan terstuktur dalam susunan sebuah kalimat, frase, dan kata yang digunakan dalam bahasa apapun. Dengan adanya grammar, susunan kalimat bisa menjadi lebih efektif dan makna kalimat yang akan disampaikan lebih mudah dimengerti. 

Pembagian Grammar Bahasa Inggris

Banyak yang bilang hal yang paling sulit belajar bahasa Inggris adalah belajar grammarnya. Belajar grammar bahasa Inggris tidaklah sulit selama Anda mengikuti kaidah dan aturan baku dari setiap jenis kalimat yang akan digunakan. Berikut ini pembagian tata bahasa Inggris yang menjadi rumus grammar baku:

  • Etimologi

Etimologi dalam grammar bahasa Inggris mempelajari tentang penyusunan huruf dalam bahasa Inggris yang tepat untuk menjadi sebuah kata bahasa Inggris (verb). Ilmu etimologi grammar bahasa Inggris sendiri dibagi lagi ke dalam 8 bagian sebagai berikut:

  • Kata ganti (pronoun)

Kata ini digunakan untuk menggantikan kata benda baik berupa orang maupun benda. Contohnya adalah me, mine, my, I, you, your, they, their, he, his, she, her. 

  • Kata benda (noun)

Kata ini digunakan untuk menunjuk atau menamai benda, tempat, hewan, orang, ataupun hal abstrak. Contoh: Jogja, lion, teacher, chair, sadness. 

  • Kata kerja (verb)

Kata ini digunakan untuk menunjukan suatu peristiwa, keadaan, atau tindakan yang dilakukan subyek. Contoh: sing, eat, ate, eaten, go, drink.

  • Kata sifat (adjective)

Kata ini digunakan untuk menerangkan kata ganti atau kata benda. Contoh: interested, beautiful, small, difficult, amazing. 

  • Kata keterangan (adverb)

Kata ini digunakan untuk menerangkan kata sifat, kata sifat, atau kata keterangan lainnya. Contoh: beautifully, carefully, honestly. 

  • Determiner

Determiner merupakan kelompok kata atau kata untuk membatasi makna kata benda dan biasanya ditempatkan di depan kata benda. Contoh: the, some, an, a. 

  • Kata depan (preposition)

Preposisi merupakan kelompok kata atau kata yang digunakan untuk menunjukkan hubungan letak, waktu, maupun arah dengan kata benda tersebut. Preposisi biasanya diletakkan di depan kata benda atau kata ganti. Contoh: in, on, at. 

  • Kata hubung (conjunction)

Kata ini disebut juga kata penghubung yang berfungsi untuk menghubungkan kata, klausa, kalimat, dan paragraf. Contoh: then, or, and, after, because. 

Orthographi

Ortographi merupakan sistem ejaan atau gambaran bunyi bahasa baik berbentuk tulisan maupun lambang. Sistem ini meliputi masalah pemenggalan kata, masalah ejaan, tanda baca, serta kapitalisasi. Berikut ini hal-hal yang dipelajari dalam orthographi:

  • Huruf (letter)

Huruf merupakan satuan lambang baik berbentuk vokal maupun konsonan yang digunakan untuk dirangkai menjadi sebuah kata. Contoh: a, b, c, d, e.

  • Kata (word)

Kata merupakan rangkaian huruf yang mengandung sebuah arti. Contoh: eat (makan), month (bulan).

  • Suku kata (syllable)

Suku kata merupakan bagian-bagian dalam sebuah kata yang diucapkan dan dikelompokkan sebagai berikut:

  • Monosyllable terdiri dari satu suku kata, contoh: bring, drink, think. 
  • Disyllable terdiri dari dua suku kata, contoh: happy, clever, stupid.
  • Trisyllable terdiri dari tiga suku kata, contoh: interest, happinnes, thinking.
  • Polysyllable terdiri dari empat suku kata, contoh: responsible, allocation, determined. 
  • Sintaks

Sintaks merupakan ilmu tentang cara menyusun kata-kata bahasa Inggris menjadi sebuah kalimat sesuai dengan kaidah yang berlaku. Sintaks disebut juga sebagai ilmu yang mempelajari proses pembentukan sebuah kalimat. 

Rumus Grammar Bahasa Inggris

Setelah mengetahui pembagian grammar bahasa Inggris di atas, tahap berikutnya adalah mempelajari rumus grammar. Rumus grammar dibagi menjadi 16 tenses sebagai berikut:

  • Simple present tense, untuk menunjukkan pekerjaan rutin dengan keterangan waktu yang biasa digunakan adalah often, usually, always, seldom. 

(+) S+V1 (+es/s for he, she, it)

(-) S+Do/Does+Not+V1

(?) Do/Does+S+V1 

  • Present continues tense, untuk menunjukkan pekerjaan yang sedang berlangsung dengan keterangan waktu yang biasa digunakan adalah now, soon, at present. 

(+) S+am/is/are+Verb-ing

(-) S+am/is/are+not+Verb-ing

(?) Am/is/are+S+Verb-ing?

  • Present perfect tense, untuk menunjukkan pekerjaan yang telah selesai dikerjakan pada saat sekarang dengan keterangan waktu already, yet, so far. 

(+) S+have/has+V3

(-) S+have/has+not+Verb3

(?) Have/has+S+V3

  • Present perfect continous tense, untuk menunjukkan pekerjaan yang sudah dilakukan dan ada kemungkinan terjadi lagi nanti dengan keterangan waktu for, since. 

(+) S+have/has+been+Verb-ing

(-) S+have/has+not+been+Verb-ing

(?) Have/has+S+been+ Verb-ing

  • Simple past tense, untuk menunjukkan pekerjaan yang terjadi pada masa lampau dengan keterangan waktu yesterday, last time. 

(+) S+V2

(-) S+did+not+V2

(?) Did+S+V2

  • Past continous tense, untuk menunjukkan pekerjaan yang sedang dilakukan pada masa lampau saat sedang terjadi pekerjaan lain. 

(+) S+was/were+Verb-ing

(-) S+was/were+not+Verb-ing

(?) Was/were+S+Verb-ing

  • Past perfec tense, untuk menunjukkan pekerjaan yang telah selesai dilakukan pada saat pekerjaan lain sedang dimulai pada masa lampau. 

(+) S+had+V3

(-) S+had+not+V3

(?) Had+S+V3

  1. Past perfect continuse tense, untuk menunjukkan pekerjaan yang sudah terjadi dan masih berlangsung hingga waktu tertentu di masa lampau. 

(+) S+had+been+Verb-ing

(-) S+had+not+been+Verb-ing

(?) Had+S+been+Verb-ing

  • Simple future tense, untuk menunjukkan pekerjaan yang akan terjadi. 

(+) S+will+V1

(-) S+will+not+been+V1

(?) Will+S+V1

  • Future continous tense, untuk menunjukkan pekerjaan yang sedang terjadi di masa yang akan datang.

(+) S+will+be+V-ing

(-) S+will+not+ V-ing

(?) Will+S+be+V-ing

  • Future perfect tense, untuk menunjukkan pekerjaan yang telah selesai dilakukan di masa yang akan datang.

(+) S+will+have+V3

(-) S+will+not+have+ V3

(?) Will+S+have+V3

  • Future perfect continous tense, untuk menunjukkan pekerjaan yang sudah dilakukan dan ada kemungkinan terjadi lagi nanti di masa yang akan datang.

(+) S+will+have+been+V-ing

(-) S+will+have+not+been+ V-ing

(?) Will+S+have+been+V-ing

  • Past future tense, untuk menunjukkan pekerjaan yang akan dilakukan pada masa lampau. 

(+) S+would+V1

(-) S+would+not+V1

(?) Would+S+V1

  • Past future continous tense, untuk menunjukkan pekerjaan yang akan sedang dilakukan pada masa lampau. 

(+) S+would+be+V-ing

(-) S+would+not+be+V-ing

(?) Would+S+be+V-ing

  • Past future perfect tense, untuk menunjukkan pekerjaan yang akan sudah selesai dilakukan pada masa lampau. 

(+) S+would+have+been+V3

(-) S+would+not+have+been+V3

(?) Would+S+have+been+V3

  • Past future perfect continous tense, untuk menunjukkan pekerjaan yang akan telah dan masih dilakukan pada masa lampau. 

(+) S+would+have+been+V-ing

(-) S+would+not+have+been+V-ing

(?) Would+S+have+been+V-ing

Semakin sering Anda belajar grammar bahasa Inggris dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari, maka belajar grammar bahasa Inggris tidaklah sulit. Anda pun akan semakin ahli dalam mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. 

Leave a comment