Persiapan Sebelum Belajar Bahasa Jerman

Belajar Bahasa Jerman – Selain bahasa Inggris, bahasa Jerman adalah bahasa yang semakin banyak diminati oleh banyak orang. Untuk belajar bahasa Jerman pun ini tidaklah sulit. Kita bisa belajar secara mandiri ataupun belajar melalui lembaga Kursus yang kini sudah banyak berdiri.

Namun, di samping teknik belajar yang akan kita ambil, ada beberapa hal yang harus dipahami mengenai bahasa Jerman. Hal ini akan membuat kita menjadi lebih mudah dan efektif dalam mempelajari bahasa Jerman. Simak poin-poin berikut.

1. Mulai belajar dari variasi abjad dan bunyi-bunyi dalam bahasa Jerman

Selain menggunakan 26 huruf abjad yang lazim pada bahasa lain, bahasa Jerman juga memiliki beberapa huruf extra yang tentu bunyinya juga berbeda. Beberapa huruf extra yang dimaksud adalah seperti ä, ö, ü , ß.

Selain huruf-huruf ekstra tersebut, kita juga harus mengenal beberapa diftong dan kluster khas dalam bahasa Jerman. Kita ketahui bahwa kata-kata dalam bahasa Jerman seringkali tersusun atas gugus huruf vokal atau konsonan lebih dari 2 huruf. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai bunyi-bunyi huruf yang dipakai dalam bahasa Jerman akan membuat kita menjadi lebih mudah mengucapkan kata-kata bahasa Jerman.

2. Aturan berbentuk ada kata kerja

Hampir seperti bahasa Inggris, dalam bahasa Jerman juga terdapat beberapa peraturan, seperti perubahan bentuk kata kerja mengikuti subjek yang ada dan penambahan suku kata di akhir kata kerja. Dalam bahasa Jerman juga dikenal penjenisan kata kerja beraturan dan kata kerja tidak beraturan.

Kata “lernen” dalam bahasa Jerman akan berubah bentuk menjadi “lernst” apabila ditempatkan dalam sebuah kalimat yang bersubjek orang kedua tunggal. Kata yang sama juga akan berubah bentuk menjadi di “lernte” apabila ditempatkan pada kalimat dari subjek orang pertama tunggal dan lampau.

Kata-kata kerja dalam kalimat bahasa Jerman umumnya juga diberi tambahan “n” dan “en”. Namun, bentuk definisi tersebut akan menghilangkan tambahan an “n” dan “en” apabila berubah menjadi stamn yang memperhatikan subjek dan waktu. Oleh karena itu, sintaksis dalam bahasa Jerman penting untuk diperhatikan sebagai langkah belajar bahasa Jerman.

3. Perhatikan kata-kata benda ber-gender

Kata-kata benda dalam bahasa Jerman diketahui memiliki gender. Hal ini sebenarnya sangat unik, namun faktanya 98% kata benda dalam bahasa Jerman hanya dapat digunakan pada gender tertentu saja. Jika dijabarkan, maka ada 46% kata benda yang cocok digunakan untuk menyebut perihal feminim dan 34% lainnya untuk perihal maskulin.

Sisanya, ada sekitar 1,3% kata benda yang dapat digunakan untuk menunjuk dua gender dan hanya sebesar 0,2% benda yang dapat digunakan secara umum.

Kata-kata benda dalam bahasa Jerman lazimnya diikuti huruf tertentu untuk menandai gender, huruf “m” maskulin dan huruf “f” untuk feminim, serta huruf “n” untuk Netral.

Setelah penambahan huruf dibelakang kata, dikenal juga penambahan beberapa atribut di depan kata yang menjadi ciri khas gender, seperti atribut “der” untuk maskulin, atribut “die” untuk feminim, dan atribut “das” untuk Netral.

Seperti nama jalan atau nama orang dalam bahasa Indonesia, kata benda dalam bahasa Jerman juga akan ditulis menggunakan awalan huruf kapital. Namun, atributnya hanya akan ditulis dengan huruf kecil.

4. Penyusunan gramatikal yang rumit

Setiap bahasa di dunia memiliki keunikan dan kerumitan gramatikal masing-masing, sehingga kerumitan gramatikal bahasa Jerman akan menjadi tantangan yang seru bagi orang yang memang benar-benar ingin belajar bahasa Jerman.

Salah satu aturan gramatikal dalam bahasa Jerman adalah penggunaan kata depan yang ternyata tidak hanya terletak di depan kata benda, tapi juga dapat terletak di belakang kata benda. Untuk mengenal variasi-variasi gramatikal dalam bahasa Jerman, tentu kita harus lebih sering membaca wacana-wacana utuh dalam bahasa Jerman. Dengan begitu, kita akan menemukan berbagai gramatikal.

5. Kemampuan bahasa Inggris bisa menjadi modal penting

Sejatinya Bahasa Jerman adalah bahasa yang serumpun dengan bahasa Inggris. Oleh karena itu, tidak sedikit kata dalam bahasa Jerman yang mirip dengan kata-kata bahasa Inggris. Hal tersebut bukan merupakan hasil serapan, melainkan memang kesamaan karena Serumpun.

Oleh karena itu, ada kemungkinan belajar bahasa Jerman menjadi lebih mudah apabila sebelumnya kamu sudah menguasai bahasa Inggris, terutama vocabulary.

6. Jangan lupakan dialek

Faktanya, bahasa Jerman memiliki setidaknya 35 dialek. Hal itu tentu dipengaruhi oleh masyarakat yang tersebar di beberapa negara bagian. Masyarakat tersebut tentu akan memiliki perbedaan di beberapa hal. Oleh karena itu, jika kamu akan belajar listening atau pembelajaran lain yang mengenai native speaker, kamu harus memperhatikan dialek yang sedang digunakan.

Itulah tadi beberapa hal penting yang perlu diperhatikan ketika kita akan memulai belajar bahasa Jerman dengan efektif. Kamu bisa melupakan lebih banyak tips untuk mempelajari bahasa Jerman di website virtueducation.org

Leave a comment