Apa Itu Spam? Inilah Pengertian, Jenis, Tujuan Serta Dampak Negatif Spam

Apa Itu Spam – Semakin berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi tentu saja memberikan dampak positif dan negatif. Dampak positif yang ditimbulkan diantaranya masyarakat jadi lebih mudah untuk mendapatkan berbagai informasi. Selain membawa dampak positif, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi juga menimbulkan dampak negatif. Salah satu dampak negatif yang sangat mengganggu adalah spam. Apa itu spam, macam-macam spam, dan tujuan spam bisa kamu simak berikut ini.

Apa Itu Spam?

Spam adalah pesan yang dikirimkan secara masal dan terus-menerus ke banyak penerima tanpa dikehendaki oleh penerimanya. Pelaku yang mengirim spam disebut dengan spammer, sementara aktivitas spam disebut dengan spamming. Spam umumnya berisi informasi yang tidak penting dan kemunculannya seringkali membuat orang merasa terganggu.

Ini dikarenakan aktivitas spamming seringkali mengirimkan suatu informasi pada orang lain secara acak, padahal orang yang bersangkutan tidak menginginkan informasi tersebut. Spamming bisa ditujukan untuk mengirimkan berbagai promosi suatu brand atau perusahaan. Penerima spam sering dibuat jengkel karena mereka harus menghapus spam yang masuk, hal ini tentu saja bisa menyita waktu.
Selain itu, kapasitas penyimpanan pesan juga bisa berkurang jika spam yang masuk tidak dihapus secara berkala. Bahkan, pesan-pesan penting yang harusnya kita terima, menjadi tidak bisa masuk karena penyimpanan yang overload.

Macam-Macam Spam

Setelah mengetahui apa itu spam, kamu juga perlu mengetahui macam-macam spam. Saat ini spam ada banyak jenisnya, yang paling umum adalah spam iklan di email. Macam-macam spam yang sering ditemui yaitu:

1. Spam SMS

Spam jenis SMS biasanya dikirimkan melalui pesan singkat (Short Message Service). Spam ini umumnya berisi tentang iklan barang, tawaran jasa, atau informasi pemenang undian yang menyertakan alamat suatu situs. Pesan-pesan ini dikirimkan secara terus-menerus meskipun tidak setiap hari.

2. Spam Email

Jenis spam email ini biasanya ditemui pada orang yang aktif menggunakan email. Pesan spam yang seringkali dikirimkan melalui email adalah pesan iklan yang selalu dikirimkan secara berulang. Spam email ini banyak terjadi karena pengguna mendaftarkan email pada website tertentu. Namun, pengiriman spam email ini juga bisa terjadi melalui jaringan virus yang telah menginfeksi komputer.

3. Spam Search Engine

Search Engine merupakan mesin pencari yang banyak dikunjungi seperti Google, Yahoo, Bing, dan lainnya. Spam search engine atau mesin pencari biasa disebut dengan spamdexing. Apa itu Spamdexing? Spamdexing ini singkatan dari spamming dan indexing. Spamdexing bertujuan untuk menempatkan halaman-halaman situs spam di mesin pencari sehingga mendapatkan trafik dari mesin pencari. Untuk mengantisipasi terjadinya spamdexing ini, mesin pencari seperti Google selalu mengupdate algoritma sehingga situs-situs yang menggunakan spamdexing dihapus dari indeks pencarian Google.

4. Spam Blog

Jenis spam blog biasanya berupa situs web yang membuat orang akan terkecoh dengan isinya. Selain melalui isi blog, spam blog juga bisa terjadi melalui komentar-komentar yang ada dalam suatu blog. Komentar spam di blog bisa dilakukan dengan menggunakan software khusus yang dapat membuat komentar spam di sebuah blog berjumlah sangat banyak. Tentunya spam komentar blog sangat mengganggu para pemilik website atau blogger.

5. Spam Iklan Baris

Spam iklan baris seringkali muncul ketika kamu membuka sebuah situs atau website. Kamu akan menemui spam iklan di situs tersebut. Spam yang biasa muncul ini biasanya berisi tentang produk-produk, jasa ataupun hal lainnya.

6. Spam Media Sosial

Media sosial saat ini juga menjadi target spamming bagi para spammer. Ada banyak bentuk spam media sosial, misalnya saja di Facebook dan Instagram. Spam di Facebook biasanya berupa spam yang gencar dikirim melalui pesan Facebook. Sementara spam di Instagram bisa berupa spam like.

Tujuan Spam

Kegiatan spamming masih marak hingga saat ini karena spammer memiliki beberapa tujuan. Berikut ini beberapa tujuan spam, diantaranya:

• Promosi

Spam yang banyak ditemui saat ini salah satunya adalah spam yang ditujukan untuk promosi berupa penawaran barang atau jasa. Spam ini dilakukan oleh perorangan maupun perusahaan sebagai trik marketing.

Pihak operator layanan seperti operator seluler pun seringkali mengirimkan pesan-pesan spam. Spam promosi yang dilakukan melalui email atau sms ini seringkali membuat penerima merasa terganggu.

• Penipuan

Mungkin kamu pernah menerima sms yang menginformasikan jika kamu menjadi pemenang undian dengan hadiah tertentu dan dilengkapi dengan situs website tertentu. Spam seperti ini sebagian besar adalah penipuan. Spam ini berusaha mengiming-imingi penerima pesan dengan hadiah yang besar. Sehingga penerima pesan yang percaya terhadap spam ini diarahkan untuk mentransfer sejumlah uang atau bisa juga diarahkan ke website tertentu.

Spam yang mengarah ke website tertentu memiliki keterkaitan dengan phising, dimana di email atau sms spam tersebut disisipkan link ke situs tertentu yang meminta penerima pesan ini untuk login menggunakan akun email. Biasanya penipu akan merekam email dan password korban kemudian mencurinya.

• Hanya Iseng

Tujuan spam lainnya adalah hanya karena iseng. Spam yang tujuannya iseng ini biasanya dilakukan dengan membagikan link gambar atau video tidak senonoh melalui pesan instan atau media sosial seperti Facebook dan Twitter. Aktivitas spamming ini bisa berupa menyebarkan link website tertentu atau link situs porno di bagian komentar di akun media sosial atau blog orang lain.

Bahkan, sebagian link spam yang disebarkan melalui media sosial ada yang berisi virus yang dapat menginfeksi perangkat elektronik korbannya. Spam dengan tujuan iseng ini tentu saja sangat mengganggu para pengguna internet. Pelaku spam yang bertujuan iseng ini sebagian besar dari kalangan individu yang mencari keuntungan sepihak karena spammer akan mendapat keuntungan bila korban merespon.

Dampak Negatif yang Ditimbulkan Spam

Keberadaan spam selain dapat mengganggu korbannya tentu saja membawa dampak negatif yang lainnya, diantaranya:

1. Menghabiskan Kuota Internet

Untuk menghapus spam, tentu saja kamu membutuhkan kuota internet. Sehingga kuota internet kamu akan berkurang banyak hanya untuk menghapus spam.

2. Menyebabkan Internet Menjadi Lemot

Munculnya spam di website atau blog seringkali membuat kecepatan akses ke website atau blog menurun. Tentu saja hal ini membuat para pengguna internet yang mengunjungi laman tersebut menjadi tidak nyaman.

3. Perangkat Elektronik Jadi Lebih Rentan Terkena Virus

Munculnya spam terkadang membawa virus yang dapat menginfeksi perangkat elektronik ketika korban membuka spam tersebut. Itu sebabnya perangkat elektronik menjadi lebih rentan terhadap virus ataupun malware.

4. Membuang Waktu untuk Menghapus Spam

Spam yang banyak muncul di perangkat elektronik terkadang membuat risih. Namun, untuk menghapus spam yang banyak tentu saja kamu memerlukan waktu sehingga waktu kamu akan terbuang hanya untuk membersihkan spam dari perangat tersebut.

Munculnya spam seringkali sangat mengganggu dan membuat seseorang menjadi tidak nyaman dengan hal tersebut. Salah satu hal yang bisa kamu lakukan untuk menghindari spam adalah membaca setiap Kebijakan Privasi (Privacy Policy) dan Ketentuan Penggunaan di setiap situs website yang kamu kunjungi.

Leave a comment